Seni Jahit Tikam Jejak - Menggali Kreativitas dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Tusuk Feston
Tusuk feston adalah salah satu teknik jahit yang digunakan untuk menjahit bagian tepi bahan yang berfungsi sebagai hiasan atau dekorasi. Misalnya untuk tepi taplak meja, selimut, baju bayi, ataupun kerajinan berbahan flanel/felt.
Cara membuat tusuk feston adalah sebagai berikut:
- Untuk mengawali, tusukkan benang dari bawah ke atas, lalu tusukkan lagi dari bawah ke atas pada lubang yang sama.
- Masukkan jarum pada jahitan dan tarik ke arah kanan.
- Tusukkan jarum dari atas ke bawah dengan jarak tertentu dari posisi jahitan awal, dan pastikan ujung jarum berada di atas benang sehingga benang akan terkait.
- Ulangi langkah ketiga hingga selesai
Tusuk Flanel
- Tusuk Tangkai (stem stitch). Pada tusuk tangkai biasanya benang kerja itu letaknya di bawah jarum (lihat gambar). Dapat juga benang kerja itu selalu ada di atas jarum dan tusuk hiasnya disebut juga tusuk pinggiran (sebagai batas). Dalam hal ini kedua jarum tersebut ditusukan dan dikeluarkan tepat pada ujung tusuk hias yang sebelumnya. Pada bagian buruk kita harus memperoleh suatu baris tusuk tikam jejak yang rapi.
- Tusuk Tangkai yang dililit. Dibandingkan dengan tusuk pipih yang dililit, lilitan pada tusuk tangkai itu lebih serong, jika memakai benang tebal lilitannya dapat menutupi tusuk tangkai seluruhnya.
- Tusuk Tangkai Bertumpuk. Dalam hal ini cara membuat tusuk tangkai itu lebih serong daripada tusuk tangkai biasa dengan sedemikian rupa sehingga menutupi tusuk tangkai yang semula.
- Tusuk Tangkai Melompat. Benang kerja secara bergilir letaknya di atas dan di bawah.
7 Teknik Dasar Menjahit yang Penting Diketahui
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanSaat ingin belajar menjahit, membutuhkan langkah yang perlahan. Sebagai seorang pemula, penting untuk menguasai gaya dan teknik dasar menjahit sebelum memulai proyek yang lebih kompleks.
Mulailah dengan mengumpulkan semua alat yang diperlukan. Ini biasanya termasuk jarum, benang, kain, kertas pola, gunting kain, pin, dan kapur kain (pastikan kapur dapat dicuci dengan mesin).
Kemudian, coba mulai dengan kegiatan menjahit sederhana, seperti perlengkapan untuk di rumah. Selain itu, perlu juga memahami berbagai teknik dasar dalam menjahit. Apa saja teknik tersebut?
Teknik tusuk batang khusus untuk membuat hiasan pada kain atau baju. Karena menghasilkan bentuk batang, kamu bisa berkreasi sesuai dengan keinginanmu lo~
Teknik menjahit batang via pumora.de
Teknik menjahit batang biasanya digunakan untuk membentuk hiasan. Sama seperti namanya, teknik ini akan memberi kamu bentuk batang. Kalau sudah menguasai teknik ini kamu mungkin bisa berkreasi dan menghasilkan beragam hiasan dari satu teknik ini saja. Kamu bisa membuat kain taplak sendiri atau mungkin sapu tangan bermotif lucu.
Cara menjahit batang nggak sulit kok. Kamu tinggal menjahit dengan pola maju mundur berjarak 1/2 cm dan melapiskan 6 tusukan benang. Lakukan ini berulang-ulang sampai mendapatkan pola batang terlihat. Kalau berhasil, kamu akan mendapatkan hasil seperti gambar teknik menjahit batang di atas.
Teknik jahit paling sederhana adalah tusuk jelujur. Teknik jelujur merupakan teknik menjahit lurus dan datar yang mana ukuran jahitan dan jarak antar jahitan sama. Ada tiga jenis teknik ini, yaitu jelujur biasa, tusuk jelujur, dan jelujur jarang.
Lalu, ada teknik tusuk flanel yang digunakan untuk memperindah kain. Selain sebagai hiasan dan menyambungkan tambalan pada kain, teknik ini juga berfungsi untuk menyembunyikan tepi kain agar jahitan tumpang tindih di bagian tepi dan tidak terlihat dari luar.
Teknik lain, yaitu feston. Teknik ini merupakan teknik menjahit yang sama-sama fokus di bagian tepi kain.
Fetson banyak digunakan sebagai ornamen tepi kain. Misalnya, diterapkan dalam menciptakan bingkai pada jahitan taplak meja, selimut, pakaian, dan kerajinan flanel/felt.
Tags: jahit