"Pelajari Jahitan dalam Bahasa Inggris"
Apa saja jenis jahitan yang berbeda?
Ada 2 jenis utama – jahitan yang dapat diserap dan yang tidak dapat diserap.
Jahitan yang dapat diserap
Jahitan yang dapat diserap tidak perlu dilepas karena akan cepat rusak dan kehilangan kekuatan penahannya antara 5 - 60 hari. Jahitan ini lebih sering digunakan untuk luka dalam.
Jahitan yang tidak dapat diserap
Bagaimana cara merawat bekas jahitan operasi caesar?
Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan selama merawat bekas luka operasi caesar untuk mempercepat penyembuhannya. Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Istirahat yang cukup
Namun, sebisa mungkin usahakan mencukupi waktu tidur untuk mempercepat serta mencegah infeksi pada bekas jahitan caesar. Solusinya, cobalah tidur saat bayi Anda sedang tidur.
2. Hindari aktivitas berat terlebih dahulu
Melakukan aktivitas berat bisa memperburuk kondisi luka bekas jahitan operasi caesar. Hindari mengangkat beban atau melakukan pekerjaan berat sampai luka SC benar-benar sembuh.
Letakkan segala sesuatu yang dibutuhkan di dekat Anda sehingga Anda jadi lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum dan obat-obatan.
3. Banyak minum
Dikutip dari laman American Pregnancy Association , tubuh Anda membutuhkan banyak cairan selama proses penyembuhan bekas jahitan caesar dan menyusui.
Selain mendukung proses pemulihan, minum banyak air juga bisa membantu Anda terhindar dari sembelit pascamelahirkan.
4. Penuhi kebutuhan zat gizi harian
Terpenuhinya asupan gizi akan mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat. Hal ini tentunya dapat membantu luka bekas jahitan caesar Anda sembuh lebih cepat.
Untuk membantu penyembuhan luka dalam operasi caesar, penuhi asupan vitamin A, vitamin C, dan zinc , baik dari makanan sehari-hari atau suplemen sesuai anjuran dokter.
5. Bersihkan luka secara teratur
Meskipun luka jahitan caesar tampak sudah kering dan akan sembuh, penting untuk menjaga kebersihannya.
Untuk itu, pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti perbannya. Pastikan daerah di sekitar luka jahitan tidak lembap untuk mencegah infeksi bakteri.
Jenis-Jenis Jahitan Sesuai Polanya
Setiap kategori mesin jahit akan menghasilkan jenis-jenis jahitan tertentu. Hal ini sangat bergantung pada jumlah jarum, pemotong, serta benang yang digunakan untuk memproses jahitan. Pengaturan ketiganya inilah yang juga dikenal sebagai stitch (jeratan) dan tiap stitch akan dikelompokkan kembali berdasarkan karakteristik utamanya.
Dalam prakteknya, secara umum ada 70+ jenis jahitan. Namun, hanya ada 18-20 jahitan yang digunakan dalam industri manufaktur dan garmen. Jika tujuan utamanya hanya menjahit saja, tanpa terlalu memikirkan hal lainnya. Maka, hanya ada 3 jenis jahitan yang umum digunakan.
Sementara itu, menurut ISO 4915-1981, stitch dapat dibedakan menjadi 6 kelas. Mulai dari kelas 100, 200, 300, 400, 500, dan 600. Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah jenis stitch atau jahitan berdasarkan standar ISO 4915-1891. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya:
Tags: jahit