Jahitan Sunat Kurang Rapi
Adakah dampaknya bagi kesehatan?
Sunat dengan model jengger ayam memang sudah tidak direkomendasikan lagi. Hal ini dikarenakan, benjolan mirip jengger ayam ini tidak memiliki manfaat yang jelas dan justru dapat membuat luka pada vagina ketika melakukan kegiatan seksual.
Jika luka sudah terjadi pada wanita dan dibiarkan tanpa penanganan, maka dapat menimbulkan risiko terinfeksi virus atau masalah kesehatan lain yang lebih serius.
Tak hanya wanita, pria sebagai pasangan seksual juga berisiko terkena infeksi dari penyakit tertentu. Ahli bedah saraf, Prof Dr. Andi Asadul Islam SpBS(K), mengatakan bahwa tren sunat ini berbahaya baik untuk laki-laki maupun perempuan.
Karena itu, sunat tanpa model atau normal lebih dianjurkan karena memiliki manfaat yang jelas termasuk sebagai pilihan pengobatan beberapa kondisi medis.
Bagaimana Melakukan Sunat Laser?
Sunat laser bukanlah memotong kulup dengan sinar laser, melainkan menggunakan alat kauter atau bedah listrik. Alat bedah listrik kauter digunakan untuk memotong kulit tanpa memicu pendarahan. Memiliki sifat panas sehingga segera membekukan darah.
Walaupun tanpa pendarahan, tetap dibutuhkan jahitan untuk merapikan hasil penyunatan. Juga agar luka sunat lebih cepat sembuh. Jadi prosedur penyunatannya sebenarnya sama dengan sunat biasa. Hanya saja menggunakan alat listrik, bukan gunting.
Agar lebih jelas, berikut adalah langkah demi langkah melakukan sunat laser:
- Dokter akan membius lokal area di sekitar kemaluan.
- Bagian kulit yang akan disunat dijepit dan ditarik lurus menggunakan klem kecil. searah jam 6 dan jam 12.
- Kelebihan kulit dijepit melintang menggunakan klem besar, lalu dilakukan pemotongan.
Pada bayi dan balita, prosedur ini tidak memakan waktu lama. hanya sekitar 5-15 menit saja. tetapi untuk remaja dan dewasa, prosesnya bisa memakan waktu hingga 30-40 menit.
Sunat dapat dilakukan atas alasan medis maupun agama. Adapun alasan medis di balik tindakan sunat dan kenapa laki-laki disarankan untuk sunat, adalah:
- Mencegah balanitis, yaitu pembengkakan pada kulup.
- Mencegah balanoposthitis, yaitu radang pada ujung dan kulup penis.
- Mencegah paraphimosis, yaitu kondisi kulup yang ditarik tidak bisa dikembalikan lagi ke posisi semula.
- Mencegah phimosis, yaitu kulup tidak bisa ditarik
Tags: jahit tidak sunat