Seni Sulam Benang Wol - Panduan Lengkap dan Tips Terbaik untuk "Jarum Sulam Benang Wol"
Teknik Pembuatan Kerajinan Tekstil
Sekarang, mari kita jelajahi lebih dalam tentang teknik pembuatan kerajinan tekstil yang menghasilkan karya seni yang memukau. Setiap teknik memiliki ciri khasnya sendiri, dan seniman tekstil menggunakan keterampilan mereka untuk menciptakan berbagai produk yang indah.
Sekarang, mari kita bahas lebih lanjut tentang berbagai macam kerajinan tekstil yang ada. Kerajinan tekstil adalah bentuk seni yang memanfaatkan bahan-bahan tekstil sebagai medium utama dalam pembuatannya. Jenis-jenis kerajinan tekstil ini mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas dari berbagai komunitas di seluruh dunia. Di artikel ini, kita akan menggali berbagai macam kerajinan tekstil, mulai dari yang fungsional hingga yang memiliki nilai dekoratif yang tinggi.
Kerajinan Tekstil Modern
Kerajinan tekstil modern banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional sehari-hari. Mereka sering dibuat dengan tujuan praktis dan memiliki variasi yang luas. Berikut adalah beberapa contoh kerajinan tekstil modern:
Pakaian adalah salah satu bentuk kerajinan tekstil paling umum. Mereka meliputi berbagai macam pakaian seperti baju, celana, rok, dan jaket. Desainer pakaian menggunakan kreativitas mereka untuk menciptakan gaya yang berbeda-beda, dari yang kasual hingga yang formal.
Kerajinan tekstil juga digunakan untuk membuat berbagai aksesoris seperti topi, syal, dasi, dan sarung tangan. Aksesoris ini tidak hanya memberikan fungsi tambahan tetapi juga menjadi pernyataan gaya.
Tas adalah produk tekstil lain yang sangat umum. Mereka hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, termasuk tas tangan, tas selempang, dan tas ransel. Desainer tas sering menggunakan berbagai jenis kain dan teknik pembuatan untuk menciptakan produk yang unik.
Sejarah Singkat Menyulam
Di Eropa, karya paling awal menggunakan tusuk tikam jejak, sulam rantai, dan tusuk belah. Pada Zaman Kuno akhir, roundel dan pita dekorasi ditemukan pada jubah Koptik dan vestimentum terkadang disulam menggunakan teknik-teknik itu, sisa-sisa sulaman Zaman Kegelapan menunjukkan bahwa kerajinan emas yang dilapisi sudah digunakan untuk membuat pembatas (seperti pada pakaian Ratu Merovingian, Arnegunde, abad ke-6 M) dan panel dengan teknik yang berkembang menjadi Opus Anglicanum yang kaya dari Abad Pertengahan (sulaman Maaseik, abad ke-10).
Beberapa teknik digunakan untuk membuat hiasan dinding menakjubkan dari abad pertengahan yang sebagian besar bertahan dari biara. Yang paling terkenal dari semuanya adalah permadani Bayeux, yang dibuat dengan metode laid-and-couch dan disebut tusuk Bayeux atau refilsaum, sebuah teknik yang hanya umum di Skandinavia. Jahitan yang dilapisi lainnya disebut Klosterstitch, yang populer di Jerman Utara, sementara tusuk bata Jerman digunakan pada permadani, bantal, tas, dan kantong di penjuru Eropa.
Teknik-teknik paling rumit dan indah adalah:
- Opus Teutonicum, teknik whitework dan kerawang yang digunakan untuk membuat kain altar yang rumit selama masa Prapaskah,
- or nué, teknik yang menggunakan jahitan couching di atas benang emas untuk membuat desain, dan
- Opus Anglicanum, teknik kerajinan emas yang membuat Inggris terkenal di seluruh Eropa.
Mulai Renaisans, ada lebih banyak karya yang bertahan menggunakan berbagai jahitan berbeda untuk permukaan. Blackwork sangat populer pada periode Elizabethan, sedangkan pada abad ke-18 muncul sulaman pita di Prancis, sebuah teknik yang segera menyebar ke negara-negara lain bersama dengan mode Paris.
Permadani atau karya karpet menjadi sangat populer di abad ke-19, ketika tusuk silang perlahan mendapatkan popularitas yang dikenal sekarang.
Tags: benang sulam jarum