Seni Sulam Benang Wol - Panduan Lengkap dan Tips Terbaik untuk "Jarum Sulam Benang Wol"
Teknik Pembuatan Kerajinan Tekstil
Sekarang, mari kita jelajahi lebih dalam tentang teknik pembuatan kerajinan tekstil yang menghasilkan karya seni yang memukau. Setiap teknik memiliki ciri khasnya sendiri, dan seniman tekstil menggunakan keterampilan mereka untuk menciptakan berbagai produk yang indah.
Sekarang, mari kita bahas lebih lanjut tentang berbagai macam kerajinan tekstil yang ada. Kerajinan tekstil adalah bentuk seni yang memanfaatkan bahan-bahan tekstil sebagai medium utama dalam pembuatannya. Jenis-jenis kerajinan tekstil ini mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas dari berbagai komunitas di seluruh dunia. Di artikel ini, kita akan menggali berbagai macam kerajinan tekstil, mulai dari yang fungsional hingga yang memiliki nilai dekoratif yang tinggi.
Kerajinan Tekstil Modern
Kerajinan tekstil modern banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional sehari-hari. Mereka sering dibuat dengan tujuan praktis dan memiliki variasi yang luas. Berikut adalah beberapa contoh kerajinan tekstil modern:
Pakaian adalah salah satu bentuk kerajinan tekstil paling umum. Mereka meliputi berbagai macam pakaian seperti baju, celana, rok, dan jaket. Desainer pakaian menggunakan kreativitas mereka untuk menciptakan gaya yang berbeda-beda, dari yang kasual hingga yang formal.
Kerajinan tekstil juga digunakan untuk membuat berbagai aksesoris seperti topi, syal, dasi, dan sarung tangan. Aksesoris ini tidak hanya memberikan fungsi tambahan tetapi juga menjadi pernyataan gaya.
Tas adalah produk tekstil lain yang sangat umum. Mereka hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, termasuk tas tangan, tas selempang, dan tas ransel. Desainer tas sering menggunakan berbagai jenis kain dan teknik pembuatan untuk menciptakan produk yang unik.
Penomoran Jarum Jahit
Selain mengetahui jenis-jenis jarum jahit, kenali pula penomoran jarum jahit agar nantinya lebih mudah memahami tips memilih jarum jahit. Nomor-nomor khusus pada jarum jahit berfungsi menunjukkan ukuran jarum. Setidaknya ada dua cara penomoran jarum jahit.
1. Cara pertama
Menggunakan nomor metrik (Nm). Nomor ini mewakili diameter bagian runcing jarum dengan satuan milimeter. Diameter diukur tepat dari atas bagian cekung tetapi tidak termasuk bagian runcing jarum.
Jarum Nm 110, artinya jarum memiliki diameter 1,1 millimeter pada bagian runcing jarum.
Jarum Nm 50, artinya jarum memiliki diameter 0.5 millimeter pada bagian runcing jarum.
2. Cara kedua
Menggunakan sistem penomoran Amerika dan Eropa. Contoh, jarum ORGAN 80/12. “ORGAN” menunjukkan merk jarum, sedangkan “80/12” menunjukkan ukuran jarum. Angka “80” dan “12” sebenarnya merupakan satu ukuran yang sama. Angka “80” mengacu pada European size, sementara angka “12” merujuk pada American size.
marthastewart.com // tips memilih jarum jahit
Tips Jitu Memilih Jarum Jahit Sesuai Bahan dan Mesin Jahit
Jarum jahit memiliki bentuk batang dengan salah satu ujung yang meruncing. Di ujung yang runcing terdapat mata jarum sebagai jalan masuk untuk benang. Jarum jahit tangan mempunyai mata jarum di bagian pangkalnya. Sedangkan jarum mesin jahit dilengkapi mata jarum pada bagian paling bawah dari batang jarum yang runcing. Di era modern, jarum tersebut dari bahan kawat baja dengan lapisan nikel atau emas yang berfungsi untuk mencegah korosi. Nah, sebelum memilih jarum jahit, sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis-jenis jarum jahit yang ada di pasaran.
1. Jarum Mesin Jahit Manual, Otomatis dan Semi Otomatis
Jarum untuk mesin jahit manual, otomatis dan semiotomatis adalah jenis jarum yang mempunyai mata jarum sebelum bagian ujung jarum yang runcing. Secara sederhana, bagian-bagian penting jarum mesin jahit meliputi:
thesprucecrafts.com // tips memilih jarum jahit
2. Jarum Mesin Jahit Industri
Berbentuk silinder seluruhnya, jarum mesin jahit industri tak mempunyai bagian yang pipih seperti yang terdapat pada jarum mesin jahit manual.
3. Jarum Mesin Obras
Jenis jarum jahit ini memiliki bentuk bulat pada ujung atasnya. Jarum mempunyai ukuran lebih pendek jika dibandingkan jarum mesin jahit.
4. Jarum Jahit Kembar (Twin Needle)
Jenis jarum jahit ini mempunyai 2 mata jarum dalam satu batang benang. Fungsi jarum ini untuk menjahit kelim tiras kain atau membuat jahitan aplikasi dengan ketebalan bervariasi.
Untuk menjahit baju, jarum jahit kembar ini umumnya divariasikan dengan pintuck foot. Adapun fungsinya untuk membuat jahitan dekoratif seperti efek lipatan pada kain untuk mendapatkan kesan vintage dan klasik.
Mengenal Jarum Rajut – Knitting and Crocheting
Jarum rajut secara umum adalah jarum yang digunakan untuk merajut/menyulam benang hingga menghasilkan kain rajutan. Pada umumnya, kegiatan rajut-merajut terdiri dari dua macam yaitu knitting dan crocheting. Knitting sering diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi “merajut”, sedangkan crocheting diterjemahkan “merenda”. Meskipun menurut saya penerjemahan crocheting menjadi “merenda” kurang pas rasanya, karena “renda” sebagian besar adalah berasal dari kegiatan crocheting, tapi tidak semua crocheting menghasilkan “renda”. Dalam bahasa Inggris pun, istilah yang umum digunakan untuk renda adalah “lace”. Tapi karena keterbatasan bahasa Indonesia, banyak yang menterjemahkan crochet dengan renda.
Karena knitting dan crocheting adalah dua hal yang berbeda, maka dari itu jarum yang digunakan berbeda pula. Jarum rajut untuk crochet memiliki ujung yang berkait. Nah, crochet sebenarnya paling tepat diterjemahkan dengan mengait, yang mana semakin tidak populer penggunaannya, karena kata “kait” berkonotasi dengan pancing. Hihihi. Negara jiran Malaysia lah yang menggunakan istilah “kait” ini untuk crochet.
Dalam referensi rajut berbahasa Inggris sangat mudah membedakan antara jarum crochet dan knitting. Jika menggunakan istilah “hook”, berarti yang dimaksud adalah hakpen/crochet. Sedangkan untuk knitting, istilah yang digunakan adalah “needle”.
Tags: benang sulam jarum