... 10 Ide Kreatif Menggunakan Jarum Sulam Benang Wol untuk Kerajinan Tangan

Seni Sulam Benang Wol - Panduan Lengkap dan Tips Terbaik untuk "Jarum Sulam Benang Wol"

Jarum Knit / Knitting Needle / Breien

Jenis yang kedua adalah jarum rajut untuk knitting, bahasa Inggrisnya adalah knitting needle. Jarum knit ini populer juga dengan sebutan “breien”. Breien ini memiliki ujung yang runcing, tapi tidak seruncing jarum untuk menjahit. Bisa dikatakan runcing tapi tumpul. Jarum breien ini umumnya lebih panjang daripada hakpen, pun ukurannya sangat bervariatif, mulai 1,25 mm hingga 20 mm. Bahan jarum knit ini yang umum adalah besi, aluminium, bambu dan plastik. Berbeda dengan hakpen, satu ukuran breien ini terdiri dari dua buah jarum (atau lebih) yang digunakan secara bersamaan, dipegang oleh tangan kanan dan kiri (Anda bisa juga merajut pakai kaki, kalau bisa :D). Sedangkan pada crochet, satu tangan memegang jarum, tangan satunya memegang benang.

Tipe jarum knit ini terbagi menjadi tiga, yaitu, single pointed (satu ujung runcing), double pointed (dua ujung runcing) dan circular (melingkar). Pada jarum knit single pointed, satu ujungnya runcing, sedangkan ujung lainnya berbentuk bulat besar (atau bentuk lainnya) yang lebih besar daripada diameter jarum untuk mencegah benang selip/tergelincir.

Jarum knit double pointed adalah yang tertua, di mana tiap ujungnya runcing. Tipe yang terakhir adalah yang paling baru, circular needle. Tipe circular ini hampir sama dengan double pointed, hanya saja kedua jarum dihubungkan dengan sebuah bahan lentur seperti benang atau yang paling umum adalah seperti selang air.

Masing-masing tipe jarum knit yang tersebut di atas memiliki kegunaan dan kelebihan masing-masing tergantung pada kreasi rajutan yang sedang dihasilkan.

Fun fact: Jarum knit terbesar di dunia memiliki diameter 6,5 cm dengan panjang 3,5 m! Dibuat oleh Julia Hopson berkebangsaan Inggris.

Teknik Pembuatan Kerajinan Tekstil

Sekarang, mari kita jelajahi lebih dalam tentang teknik pembuatan kerajinan tekstil yang menghasilkan karya seni yang memukau. Setiap teknik memiliki ciri khasnya sendiri, dan seniman tekstil menggunakan keterampilan mereka untuk menciptakan berbagai produk yang indah.

Sekarang, mari kita bahas lebih lanjut tentang berbagai macam kerajinan tekstil yang ada. Kerajinan tekstil adalah bentuk seni yang memanfaatkan bahan-bahan tekstil sebagai medium utama dalam pembuatannya. Jenis-jenis kerajinan tekstil ini mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas dari berbagai komunitas di seluruh dunia. Di artikel ini, kita akan menggali berbagai macam kerajinan tekstil, mulai dari yang fungsional hingga yang memiliki nilai dekoratif yang tinggi.

Kerajinan Tekstil Modern

Kerajinan tekstil modern banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional sehari-hari. Mereka sering dibuat dengan tujuan praktis dan memiliki variasi yang luas. Berikut adalah beberapa contoh kerajinan tekstil modern:

Pakaian adalah salah satu bentuk kerajinan tekstil paling umum. Mereka meliputi berbagai macam pakaian seperti baju, celana, rok, dan jaket. Desainer pakaian menggunakan kreativitas mereka untuk menciptakan gaya yang berbeda-beda, dari yang kasual hingga yang formal.

Kerajinan tekstil juga digunakan untuk membuat berbagai aksesoris seperti topi, syal, dasi, dan sarung tangan. Aksesoris ini tidak hanya memberikan fungsi tambahan tetapi juga menjadi pernyataan gaya.

Tas adalah produk tekstil lain yang sangat umum. Mereka hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, termasuk tas tangan, tas selempang, dan tas ransel. Desainer tas sering menggunakan berbagai jenis kain dan teknik pembuatan untuk menciptakan produk yang unik.

Tips Jitu Memilih Jarum Jahit

Berbekal pengetahuan mengenai jenis-jenis jarum jahit dan penomoran jarum jahit, maka sekarang saatnya menyimak tips memilih jarum jahit. Adapun beberapa tips jitu yang harus diperhatikan dalam memilih jarum jahit antara lain:

1. Pilih jenis jarum yang sesuai dengan jenis mesin jahit Anda. Sebab, jenis jarum jahit untuk mesin obras dan mesin neci tentu berbeda dengan jenis jarum jahit untuk mesin jahit biasa.

2. Pilih jarum jahit kualitas terbaik. Alasannya, jarum jahit berkualitas lebih awet dan bisa berfungsi dengan baik. Untuk menghindari jarum jahit palsu, pastikan Anda membeli ditempat yang terpercaya dan teruji kualitasnya.

3. Pilih jarum jahit sesuai dengan jenis benang yang hendak dipakai untuk menjahit. Jika ingin menjahit bahan kain yang tebal, sebaiknya pakai jarum jahit bermata jarum besar untuk meloloskan benangnya. Sedangkan untuk menjahit bahan tipis seperti chifon dan satin, pilih jarum berukuran kecil.

4. Kenali pula beberapa pilihan jarum mesin jahit untuk menjahit baju atau kain dengan sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.

Jika jarum jahit besar, misalnya ukuran 14 dipakai untuk menjahit bahan halus, maka hasil jahitan akan berkerut dan menampakkan lubang besar pada bekas jahitan. Sebaliknya, bila jarum mesin jahit ukuran kecil, misalnya jarum jahit ukuran 9, digunakan untuk menjahit bahan tebal seperti drill, maka jarum jahit menjadi mudah patah dan benang sering putus.

Intinya, semakin halus jenis kain maka semakin kecil pula ukuran jarum yang harus digunakan. Sebaliknya semakin tebal jenis kain, maka semakin besar pula ukuran jarum jahit.

Berikut ini beberapa referensi yang bisa digunakan.

  • Ukuran jarum jahit 9 untuk jenis kain sutra, chifon, voile, dan organdi.
  • Ukuran jarum jahit 11 untuk kain paris, brokat halus, dan katun.
  • Ukuran jarum jahit 13 untuk kain katun, shantung, tafeta, dan linen.
  • Ukuran jarum jahit 14 untuk kain linen, poplin, semi wool, dan wool.
  • Ukuran jarum jahit 16 untuk kain jeans tebal.
  • Ukuran jarum jahit 18 dan 20 untuk terpal serta kain jok kursi.

Tags: benang sulam jarum

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia