... Arti dan Teknik Jatuhnya Benang Sari ke Kepala Putik dalam Kerajinan Tangan dan DIY

"Peristiwa Penting - Jatuhnya Benang Sari ke Kepala Putik"

Apa yang dimaksud dengan kepala putik?

Seperti yang sedikit disinggung sebelumnya, kepala putik adalah salah satu dari organ bunga. Kepala putik berperan sebagai alat kelamin wanita pada bunga.

Keberadaan kepala putik dan benang sari tidak bisa dipisahkan. Kepala putik bunga akan menangkap serbuk dari benang sari pada saat penyerbukan yang kemudian dilanjutkan proses pembuahan. Serbuk sari yang ada di kepala putik akan membentuk tabung dan berjalan menuju bakal biji.

Hasil dari pembuahan yang terjadi akan membentuk kandung lembaga atau disebut juga zigot. Nantinya kandung lembaga akan menjadi biji, kemudian biji bisa ditanam untuk menjadi tumbuhan baru.

Pada bunga, kepala putik berada di bagian tengah dan ujung atas. Agar lebih mudah membayangkan bentuk kepala putik dan posisinya di bunga, kamu bisa lihat gambar kepala putik pada bunga sepatu di bawah ini.

Gambar di atas adalah gambar tangkai putik bunga sepatu yang terdiri dari kepala putik dan benang sari. Kepala putik adalah bagian yang berwarna merah. Sementara bagian yang jumlahnya banyak dan berwarna kuning adalah serbuk sari.

Pengertian, Fungsi, dan Peran Kepala Putik pada Tumbuhan

3K

Selain membahas tentang struktur tubuh manusia, salah satu materi yang menarik untuk kamu bahas di pelajaran Biologi adalah struktur tubuh tumbuhan. Tumbuhan juga memiliki struktur tubuh, yang mana masing-masing bagian memiliki perannya tersendiri, salah satunya bunga.

Pada tumbuhan, bunga bukan hanya sebagai hiasan, namun juga memiliki fungsi penting untuk tanaman tersebut. Bunga adalah salah satu organ reproduksi tanaman dan berperan dalam proses perkembangbiakan.

Ada dua jenis bunga, yaitu bunga lengkap yang memiliki organ sempurna, seperti mahkota, kelopak, putik, dan benang sari. Jenis kedua adalah bunga tidak lengkap yang hanya memiliki satu organ saja. Salah satu organ pada bunga yang sangat penting untuk proses reproduksi adalah kepala putik.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai kepala putik, terutama fungsi kepala putik pada bunga.

Macam-Macam Penyerbukan Pada Bunga

Saat melakukan proses penyerbukan, terdapat macam-macam penyerbukan yang dilakukan pada tanaman. Secara umum, pengelompokkan penyerbukan bisa dibedakan dari asal serbuk sarinya. Apakah dari bunga itu sendiri ataupun dari bunga lain yang sejenis. Macam-macam penyerbukan juga dapat dikategorikan berdasarkan perantaranya, yaitu melalui komponen abiotik seperti air atau angina dan melalui komponen biotik (makhluk hidup) seperti hewan atau bantuan manusia.

Macam-macam Penyerbukan Berdasarkan Asal Serbuk Sari

Terdapat empat macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya, yaitu :

  • Penyerbukan sendiri (autogami)
  • Penyerbukan tetangga (geitonogami)
  • Penyerbukan silang (alogami)
  • Penyerbukan bastar (hybridogamy).

Untuk penjelasan dari masing-masing jenis penyerbukan di atas, cermati ulasan berikut ini !

1. Penyerbukan Sendiri (Autogami)

Gambar Via : idschool

Macam-macam penyerbukan yang pertama yaitu penyerbukan sendiri (autogomi) ialah jenis proses penyerbukan pada suatu bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga itu sendiri.

Dengan kata lain, serbuk sari akan jatuh ke permukaan kepala putih pada bunga itu sendiri. Oleh karena itu, ciri-ciri penyerbukan sendiri yaitu memiliki kelamin jantan dan kelamin betina dalam satu bunga atau biasa disebut bunga sempurna. Jenis penyerbukan ini secara tidak umum tidak akan menghasilkan keturunan yang bervariasi

2. Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)

Gambar Via : idschool

Macam-macam penyerbukan

1. Penyerbukan silang

Alogami atau penyerbukan silang adalah proses menempelnya serbuk sari dari bunga di kepala putik bunga lain yang ada di tumbuhan lain yang masih sejenis. Penyerbukan silang dapat terjadi saat serbuk sari dari tanaman dapat menyuburkan tanaman lain tetapi harus dengan tanaman yang berasal dari spesies yang sama.

2. Penyerbukan tetangga

Proses penyerbukan pada bunga yang sudah mekar oleh serbuk sari dari berbagai macam bunga secara terbuka atau bebas adalah proses penyerbukan bebas, terbuka, dan persarian bebas. Proses penyerbukan terbuka biasanya disebut juga dengan kasmogami.

Proses ini terjadi ketika putik dan juga serbuk sari masak sesudah bunga mekar atau anthesis di waktu yang bersamaan. Hal ini dapat terjadi di antara serbuk sari dan putik dari bunga yang sama, ataupun dari bunga yang berbeda.

3. Penyerbukan bastar

Biasanya disebut dengan hibridogami, penyerbukan ini terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di atas kepala putik berasal dari bunga tumbuhan lain dan memiliki jenis dan juga sifat yang berbeda. Penyerbukan ini hanya bisa dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya.

4. Penyerbukan sendiri

Penyerbukan sendiri atau disebut juga dengan autogami merupakan proses penyerbukan atau berpindahnya serbuk sari dari kepala sari menuju ke kepala putik. Proses ini terjadi secara khusus pada bunga yang sama atau antar bunga yang berbeda namun masih dalam satu tanaman. Biasanya proses ini terjadi saat bunga belum mulai mekar atau masih dalam kondisi tertutup, sehingga proses penyerbukan tersebut sering disebut sebagai kleistogami atau penyerbukan tertutup. (OL-14)

Tanaman yang tidak bisa melakukan penyerbukan

Di bawah ini terdapat beberapa jenis tumbuhan tidak bisa melakukan penyerbukan secara mandiri karena beberapa alasan, diantaranya yaitu :

Yaitu adanya alat kelamin jantan dan betina yang terdapat di dalam individu yang berbeda. Contohnya yaitu tanaman mlinjo.

Yaitu keadaan dimana putik dan serbuk sari dari suatu bunga yang masaknya tidak dalam waktu yang bersamaan. Terdapat dua kemungkinan dalam dikogami yaitu :

  • Protandri yaitu keadaan dimana serbuk sari masak terlebih dahulu dari putik, disebut dengan Protandri. Misalnya seperti seledri, bunga jagung, dan bawang bombay.
  • Protagini yaitu keadaan dimana putik suatu bunga lebih masak lebih dulu dari serbuk sari. Contohnya yaitu alpukat dan bunga coklat.

3. Herkogami

Yaitu keadaan dimana serbuk sari tidak bisa jatuh di permukaan kepala putik tanpa adanya bantuan atau perantara hewan maupun manusia. Contohnya yaitu vanili dan anggrek.

4. Heterostili

Yaitu bunga yang memiliki putik dan benng sari yang panjangnya tidak sama. Misalnya yaitu, kina, kopi, dan kaca piring.

Itulah macam-macam penyerbukan pada tumbuhan

Semoga ulasan di atas mengenai macam-macam penyerbukan dapat bermanfaat bagi sobat semua. Dapat disimpulkan macam-macam penyerbukan terbagi berdasarkan asal serbuk sarinya dan berdasrkan perantaranya. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.


Tags: benang jatuhnya

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia