Fungsi Kerajinan dari Bahan Lunak
Bahan lunak alam
Dilansir dari Buku Saku Prakarya (2019) oleh Retno Murti, tempat asal bahan lunak alam adalah di alam, seperti tanah liat, pasir, serat daun, bunga, kulit pohon, dan kulit hewan. Cara pengolahan bahan lunak alam tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.
Contoh kerajinan bahan lunak alami
Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:
- Sulit menyerap air sehingga lahan tanah liat primer tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.
- Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanahnya.
- Dalam keadaan kering, butiran tanah akan terpecah dengan halus.
- Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya. Dalam pembuatannya harus dibakar di atas suhu 1.000 derajat selsius.
Beberapa contoh kerajinan dari tanah liat yaitu tembikar, guci, piring, perlengkapan makan atau dapur, dan masih banyak lainnya.
Bahan lunak alami juga dapat berasal dari kulit hewan. Jenis kulit yang sering digunakan adalah sapi, ular, domba, dan harimau.
Untuk pewarnaan kerajinan bahan lunak alami dari kulit hewan biasanya mengikuti dari kulit hewan itu sendiri. Dapat juga dilakukan finishing dengan pewarnaan sesuai permintaan.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari kulit adalah tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, dan lain-lain.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari serat tanaman seperti hiasan dinding, perkakas rumah tangga, peralatan dapur, maupun fashion yang keren.
Kesimpulan
Kerajinan bahan lunak adalah produk kreativitas manusia yang memanfaatkan bahan-bahan yang mudah di bentuk dan dapat di perbaharui. Keunggulan utama dari kerajinan ini melibatkan aspek ekonomis, di mana produk-produk ini terjangkau harganya, mudah di produksi, dan berpotensi ramah lingkungan.
Kemampuan bahan-bahan lunak untuk beradaptasi dengan berbagai selera konsumen menjadi daya tarik tambahan, memberikan kebebasan dalam menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan.
memberikan fungsi praktis sebagai hiasan atau perabotan rumah tangga, kerajinan bahan lunak juga memiliki nilai estetis yang tinggi, menjadikannya sebagai pilihan populer sebagai barang koleksi atau souvenir.
Dengan demikian, kerajinan bahan lunak bukan hanya sekadar produk, melainkan juga wujud dari perpaduan keterampilan tangan dan imajinasi manusia yang terus berkembang.
Kerajinan Bahan Lunak Menggunakan Bahan Alami
Sesuai judulnya, bahan lunak alami yaitu bahan yang kita gunakan untuk kerajinan dengan menggunakan bahan dasar dari alam atau bahan lunak dari alam yang cara pengolahannya masih alami.
Nah, biasanya bahan lunak alami ini selain mudah untuk didapatkan, biayanya juga akan lebih terjangkau. Berikut ini contoh kerajinan lunak menggunakan Bahan dasar alam.
Bahan Lunak Alami Kulit
Kerajinan kulit adalah sebuah karya kerajinan yang menggunakan kulit untuk menjadi bahan dasar utama, kulit yang bagus, siap digunakan biasanya sudah disamak atau disucikan, kulit mentah atau juga kulit sintetis.
Kulit hewan yang dipakai biasanya berasal dari kulit:
Contoh kerajinan lunak dari kulit antara lain seperti:
- Dompet
- Tas
- Jaket
- Sepatu
- Wayang
- dan lain sebagainya.
Berikut contoh gambar dari kerajinan lunak dengan menggunakan kulit:
“Biasanya karya kerajinan dari kulit diproses menggunakan teknik ukir atau teknik jahit.”
Bahan Lunak Alami Tanah Liat
Tanah liat adalah bahan lunak yang bisa kita gunakan untuk berbagai jenis kerajinan. Tanah liat ini terbentuk dari proses pelapukan kerak bumi.
Karakteristik atau ciri-ciri dari tanah liat itu ialah:
- Sulit menyerap air
- Memiliki tekstur tanah yang lengket apabila basah
- Kuat menyatu dengan tanah jenis lain.
Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
Bahan lunak sebagai bahan kerajinan juga mempunyai prinsip-prinsip antara lain ialah:
Pada bagian ini tahapan pembuatan kerajinan hanya akan menggunakan tangan-tangan yang handal sebagai tenaga manual dalam proses pembuatan kerajinan, walaupun kerajinan yang diperlukan banyak.
Dalam prinsip ini proses pembuatan kerajinan akan dilakukan secara terus menerus berdasarkan pada kecakapan teknik. Biasanya kerajinan yang dihasilkan juga memiliki ciri khas tertentu, detail, dan terkesan yang rumit.
Dalam prinsip ini proses pembuatan kerajinan yang dibuat akan lebih mengutamakan nilai guna yang mempunyai sifat umum, akan tetapi masih dipengaruhi dengan nilai-nilai tradisional maupun adat istiadat.
Penutup
Kerajinan bahan ini akan mempunyai nilai jual yang tinggi karena bentuknya yang unik dan menarik. Selain digunakan sebagai benda hias, kerajinan dari bahan lunak juga bisa digunakan untuk beberapa keperluan.
Demikian penjelasan mengenai kerajinan bahan lunak, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
2 komentar untuk “Kerajinan Bahan Lunak”
Tags: kerajinan dari bahan fungsi