Mengungkap Rahasia Pembuatan Benang Kapas untuk Karya Seni Rajut
Mengenal Sifat-Sifat Serat Kapas
Kapas merupakan sebuah serat alami dalam pebuatan kain katun yang banyak digunakan dalam produksi pakaian, perabut rumah tangga, dan produk industri lainnya. Bahkan, pada tahun 2004, 40% serat yang digunakan dalam proses produksi adalah serat kapas.
Serat kapas adalah biji dari tanaman ordo Malvales, suku Gossupieae dan Genus Gossypium. Secara botani, ada 4 jenis spesies kapas utama yang dijinakan untuk komersil, yaitu Hirsutum, Barbadense, Aboreum, dan Herbaceum, sehingga sampai saat ini 4 jenis spesies ini dianggap sebagai semak liar yang tidak mempunyai nilai komersil. Jenis spesies diluar 4 jenis tersebut mempunyai varietas yang berbeda yang dikembangkan melalui program pemberdayaan untuk menghasilkan kapas dengan sifat-sifat yang terus meningkat. Pengembangan itu misalnya dalam hal cepat matang, peningkatan hasil, peningkatan resistensi serangga dan penyakit, dan serat serat dengan panjang, kekuatan, dan keseragaman yang lebih besar.
Kegunaan kapas
Kapas ini menjadi salah satu bahan baku utama pembuatan tekstil seperti benang, kain katun, kapas kecantikan dan bahan baku lainnya. Selain itu, kapas juga bermanfaat bagi beberapa bidang produksi, di antaranya :
- Kapas di bidang kesehatan. Kapas berguna untuk membalut luka dan membersihkan sesuatu dengan alcohol. Selain itu, biji kapas juga dapat di konsumsi sebagai obat dengan campuran bahan lain.
- Kapas di bidang sandang. Kapas sebagai bahan baku utama pembuatan serat tekstil yang di olah dari benang hingga lembaran kain yang di sebut dengan katun. Lembaran kain lalu digunakan untuk pembuatan baju.
- Kapas di bidang lainnya. Kapas juga dapat di manfaatkan untuk bahan baku barang lainnya. Salah satunya untuk pembuatan mata uang kertas dollar AS modern.
Masa Panen Kapas
Pada tahun 1965, lebih dari seperempat tanaman kapas di AS dipetik dengan menggunakan tangan. Hal ini berbeda dengan yang terjadi saat ini, pemetikan kapas dengan menggunakan mesin. Mesin ini dapat menarik kapas dari boll dalam satu atau dua baris sekaligus, bahkan satu baris yang dilakukan oleh mesin dapat melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh 40 pemetik dengan menggunakan tenaga manusia, dan hal ini dirasa sangat efisien.
Kapas yang akan mulai dijual mempunyai klasifikasi tersendiri untuk mulai bisa dipasarkan dan digunakan dengan baik. Bahkan terdapat nilai standar untuk kapas terebut. Standarisasi tersebut dilihat dari segi kebersihan, tingkat putih, panjang serat, dan kekuatan serat.
Kapas merupakan pilihan terbaik untuk dibuat dalam bentuk pakaian karena kenyamanan dan perawatannya yang mudah. Serat kapas diproses untuk diolah menjadi benang, lalu benang-benang tersebut diolah untuk menjadi kain yang nyaman dan mudah dicuci tetapi mudah kusut. Kain Katun akan mengalami penyusutan sebanyak 3%.
Kain kapas sangat dijunjung tinggi akan kelebihannya dalam hal kenyamanan, perawatan yang mudah dan harganya yang ekonomis. Kain kapas juga sangat idela untuk digunakan sebagai pakaian, handuk, peralatan tidur dan perabotan lainnya. Serat kapas juga menyerap air dengan baik namun lambat untuk kering.
Serat kapas ini menjadi kuat hingga 20% dalam keadaan basah. Kelemahan dari serat ini adalah mudah diserang jamur, sehingga dianjurkan menyimpan dalam keadaan kering dengan paparan sinar matahari saat penjemurannya.
Tags: benang cara bahan yang proses