... 7 Jenis Jahitan Baju yang Harus Anda Ketahui untuk Proyek Jahit DIY Anda

Jenis-Jenis Jahitan Baju - Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Sisip dan DIY

Apa Itu Stitch (Tusuk Jahitan)?

Dalam tekstil, tusuk jahit atau stitch adalah serangkaian putaran tunggal yang berulang-ulang atau loop benang melalui interloping, intralooping, atau interlacing. Ini adalah elemen dasar untuk menjahit, merajut, menyulam, merenda, dan membuat renda jarum, baik dengan tangan atau mesin. Berikut adalah perbedaan atara interlooping, intralooping dan interlacing dalam menjahit:

  1. Interlooping adalah proses melewati satu lingkaran benang melalui lingkaran lain yang dibentuk oleh benang-benang yang berbeda.
  2. Intralooping adalah proses melewati loop lain dari thread yang dibuat oleh thread yang sama.
  3. Interlacing adalah proses melewatkan benang di atas atau di sekitar benang atau loop yang berbeda.

Kelas 500: Over-Edge Chain Stitch/Overlock

Setik ini dibuat menggunakan satu set atau lebih benang jahit, memiliki loop yang dibentuk oleh setidaknya satu set benang di sekitar tepi kain. Jahitan ini umumnya disebut ‘jahitan overlocking’. Jenis jahitan yang paling sering digunakan di kelas ini memiliki satu atau dua needle thread dan satu atau dua benang looper dan mereka membentuk kelompok garis jahitan yang konsisten di sepanjang tepi kain dengan benang yang silang-menyilang di tepi dan mencegah kain bertiras.

Jenis jahitan ini memiliki elastisitas tinggi, tidak mudah terurai, dan pisau potong pada mesin memastikan pinggiran rapi sebelum menjahit.

Stitch class 503 dibentuk dengan satu jarum dan satu benang looper, terutama digunakan untuk merapikan tepi. Setik tipe 504 dibentuk dengan tiga benang, satu benang jahit atas, satu benang looper, dan satu benang penutup (cover thread).

Jahitan overlock dikategorikan berdasarkan beberapa cara dan cara klasifikasi yang paling umum didasarkan pada jumlah benang jahit yang digunakan dalam satu jahitan seperti benang 1, 2, 3, 4, atau 5. Masing-masing memiliki aplikasi dan manfaat yang berbeda.

  1. Jahitan overlock benang 1, digunakan untuk ‘butt-seaming’.
  2. Jahitan overlock benang 2 dan 3 yang dikenal sebagai ‘merrowing‘ digunakan untuk jahitan tepi pada pakaian tenunan dan rajutan.
  3. Formasi benang 4 yang dikenal sebagai ‘mock safety stitches’ menghasilkan jahitan yang kuat dan fleksibel.
  4. Formasi benang 5, menggunakan dua needle thread, dikenal sebagai safety stitches, membuat jahitan lebih kuat dan digunakan untuk pembuatan pakaian.

Jenis-jenis Setikan

Serangkaian tusuk jahitan dengan suatu pola tertentu yang berulang disebut tusuk/setik. Setikan dapat didefinisikan sebagai suatu lilitan benang hasil dari tusukan tunggal atau gerakan jarum dalam menjahit.

Jenis tusukan/setikan ditunjukkan dalam angka yang berhubungan dengan karakteristik penting dari jalinan atau kaitan benang jahit dalam suatu setikan. Ada enam jenis standar setikan yang ditetapkan oleh ASTM D 6193-16: ‘Standar Praktis untuk Setikan dan Jahitan’.

British Standard/BS 3870 mengkategorikan dalam enam kelas jahitan yang mencakup kebutuhan untuk menggabungkan kain, merapikan pinggiran kain, atau pun untuk kebutuhan dekorasi.

Setikan (stitch) dapat dibentuk dengan salah satu dari tiga metode di bawah ini:

  • Interlooping: terbentuk dengan melewatkan loop/kaitan/lengkungan satu benang ke loop/kaitan/lengkungan benang jahit lainnya (benang yang berbeda).
  • Intralooping: dibentuk dengan melewatkan loop/kaitan/lengkungan dari satu benang ke loop/kaitan/lengkungan lain dari benang yang sama.
  • Interlacing: Satu benang menjalin/menautkan/menyilangkan benang lainnya.

Enam kelas jahitan yang termasuk dalam British Standard adalah sebagai berikut:

Kelas 100: Chain stitch (Jahitan rantai)

Jenis jahitan ini dibentuk dari satu atau beberapa benang jahit, terjadi intralooping. Satu atau beberapa loop benang atas (needle thread) dibawa jarum jahit melewati kain dan akan terkait secara intraloop dengan loop berikutnya. Setik ini tidak mengunci sehingga kurang kuat dan mudah lepas.

Stitch tipe 100 memiliki lima sub-kelompok yang berbeda.

Jahitan kelas 101 adalah yang paling sederhana di kelas ini yang dihasilkan dari satu benang jahit. Jahitan tipe 101 terbentuk dengan satu benang jahit yang melewati bahan dan mengkait (intraloop) dengan benang yang sama di permukaan bawah material.


Tags: jahit baju jenis

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia