Memahami Jenis Jahitan Overdeck - Teknik Penting dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Lalu, Apa Saja Jenis Jahitan Kaos?
Ada empat jenis jahitan yang umum digunakan dalam industri konveksi kaos baik kaos biasa atau oversize. Berikut jenis-jenis jahitan tersebut:
Jahitan Obras
Jahitan obras dibuat menggunakan mesin obras dengan kecepatan tinggi. Jahitan ini umumnya dipakai untuk menggabungkan dua bagian kain. Untuk kaos, jahitan obras digunakan untuk menggabungkan dua bagian badan dan juga bagian lengan dengan bagian badan.
Mesinnya sendiri menggunakan 1 hingga 2 jarum dan 3 sampai 5 benang. Untuk kaos-kaos yang biasa dijual di distro, jahitan obrasnya menggunakan 2 jarum dan 4 benang. Lebar jahitannya bervariasi, mulai dari 3 hingga 5 milimeter.
- Kelebihan: Ekstensibilitas cukup tinggi
- Kekurangan: Rentan mengalami seam grinning(jika ditarik, benang jahitannya mudah terbuka)
Model jahitan seperti ini banyak digunakan oleh merk-merk kaos yang terkenal di Indonesia.
Jenis Jahitan Rantai
Sesuai namanya, jahitan satu ini memiliki pola seperti rantai yang umumnya diaplikasikan pada jenis kerah kaos o-neck dan pada bagian pundak kaos. Pada jahitan ini juga terdapat bis, yakni kain untuk merapikan jahitan obras yang digunakan pada pundak kaos. Sangat cocok dikombinasikan dengan berbagai macam warna kaos yang ada dengan benang yang berbeda akan menghasilkan desain yang kece.
Nah, untuk menghasilkan jahitan rantai, mesin perlu menggunakan 2 jarum jahit. Awalnya, jahitan rantai juga hanya diaplikasikan untuk mempermudah proses penjahitan kaos. Namun sekarang sudah menjadi tolok ukur kualitas kaos.
Apa Saja Yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Jahitan Kaos?
Kamu sudah tahu jenis jahitan kaos yang biasa digunakan untuk berbagai produk baju. Dari situ, kamu dapat mengetahui kelebihan serta kelemahannya masing-masing. Hanya saja, ada 2 tips penting yang perlu kamu perhatikan terkait pemilihan jenis jahitan, yakni:
1. Bahan Kaos yang Digunakan
Saat menggunakan salah satu jenis jahitan kaos, kamu perlu memperhatikan bahan kaos terlebih dahulu. Hal ini sangat penting karena karakteristik kain mempunyai pengaruh pada tingkat kualitas serta kerapian hasil jahitan.
Misalnya, kamu menggunakan kaos dari bahan katun. Jenis jahitan yang cocok untuk bahan katun adalah jahitan rantai dan overdeck yang kuat. Dengan begitu, jahitan dapat terpasang dengan baik dan tak mudah terlepas.
Lain halnya kalau kamu menggunakan bahan dari polyester yang relatif tipis. Jenis bahan ini biasa kamu jumpai pada kaos partai. Untuk model bahan polyester, kamu cukup menggunakan jahitan lurus yang sederhana.
2. Jenis Kaos yang Digunakan
Selanjutnya, kamu perlu memperhatikan penggunaan jenis kaos jahitan dengan memperhatikan desain kaosnya. Jahitan pada kaos lengan panjang, lengan pendek, serta kaos raglan mempunyai perbedaan sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Itulah berbagai jenis jahitan yang dapat kamu temukan pada berbagai jenis kaos. Dari penjelasan ini, kamu jadi tahu kalau tak semua jahitan mempunyai hasil jahitan yang sama. Kamu pun dapat memanfaatkan penggunaannya sesuai dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Dengan mengetahui perbedaan dari berbagai jenis jahitan, kamu dapat pula menggunakannya sebagai landasan dalam memilih baju saat berbelanja. Jangan cuma memperhatikan pemilihan baju hanya karena warna kaos keren. Kualitas hasil jahitan juga berpengaruh pada tingkat keawetan baju yang kamu pilih.
Nah, sekarang kamu sudah tahu secara lebih lengkap, kan? Sebagai tambahan, bagi kamu yang ingin mengetahui dunia percetakan secara lebih dalam, pastikan untuk menjadi pengunjung setia Solusi Printing.
Perbedaan Mesin Obras dan Overdeck
Mesin jahit obras dan overdeck adalah dua jenis mesin jahit yang sering digunakan dalam industri garmen. Terdapat bebereapa perbedaan mesin obras dan overdeck, meskipun juga memiliki beberapa kesamaan.
Perbedaan mesin obras dan overdeck adalah pada jenis jahitan yang dihasilkan. Mesin jahit obras menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat, dengan tepian kain yang rata. Jahitan ini sering digunakan untuk merapikan jahitan datar, seperti jahitan dada, jahitan lengan, dan jahitan pinggang.
Mesin jahit overdeck menghasilkan jahitan yang elastis dan kuat, dengan tepian kain yang terpotong. Jahitan ini sering digunakan untuk menjahit bagian-bagian pakaian yang elastis, seperti ujung lengan, ujung kaki, dan leher pakaian.
Perbedaan mesin obras dan overdeck lainnya yaitu pada fungsinya. Mesin obras digunakan untuk merapikan jahitan datar. Sedangkan mesin overdeck digunakan untuk menjahit bagian pakaian elastis.
Untuk mengetahuinya secara ringkas, berikut ini adalah tabel perbedaan mesin obras dan overdeck:
| Karakteristik | Mesin Jahit Obras | Mesin Jahit Overdeck |
| Jenis jahitan | Jahitan pipih | Jahitan elastis |
| Tepian kain | Rata | Terpotong |
| Aplikasi | Merapikan jahitan datar | Menjahit bagian pakaian yang elastis |
Demikianlah informasi tentang jenis-jenis mesin jahit dan perbedaan mesin obras dan overdeck. Bila Anda berencana untuk membeli mesin jahit dan berniat untuk dikirim ke luar kota. Pilihlah jasa pengiriman mesin industri yang aman dan terpercaya seperti Troben.
Troben memiliki layanan Troben Cargo yang akan membantu pengiriman barang dalam jumlah besar minimum 10 kg. Untuk memastikan mesin jahit aman, kami menyediakan layanan packing dan juga asuransi pengiriman.
Kirimkan mesin jahit dengan mudah, ongkir murah, dan terpercaya melalui Troben. Mulai pemesanan sekarang melalui aplikasi dan pilih layanan layanan Troben Cargo untuk mengirimkan mesin jahit Anda! Download aplikasi kirim barang Troben sekarang!
Tags: jahit jenis