... Menjelajahi Keindahan Jenis Kerajinan Daerah: Bentuk, Warna, dan Tekstur dalam Ragam Hias

Karya Seni Sulaman Lokal - Eksplorasi Jenis, Bentuk, Warna, dan Tekstur Ragam Hias

Teknik Menggambar Ragam Hias

Menggambar ragam ornamen (hias) harus memperhatikan komposisi, proporsi keseimbangan dan keharmonisannya. Prosedur yang harus dilakukan dimulai dari menentukan jenis, kemudian membuat pola yang ingin digunakan. Lebih jelasnya, akan dijabarkan pada langkah-langkah di bawah ini.

Ragam hias memiliki pola bentuk gambar dan pengulangan yang teratur atau tidak teratur tapi masih tetap seimbang. Pola teratur akan menghasilkan gambar yang rapi, harmonis dan memberikan kesan menenangkan. Sementara pola tidak teratur akan menghasilkan ragam ornamen (hias) yang ekspresif dan dinamis.

Terdapat empat jenis ragam pola hias: (1) Flora, yang berarti motif diciptakan mengikuti bentuk dedaunan, bunga dan tumbuhan lain, (2) Fauna, terinspirasi dari binatang, (3) Geometris, dibuat dari bidang-bidang seperti segitiga, persegi dan lingkaran, (4) dibuat mengikuti wujud manusia.

Kesenian ini banyak ditemukan di Indonesia seperti di pulau Jawa, Sumatra, Kalimatan, Sulawesi, Madura, Bali dan Papua. Beberapa masyarakat Indonesia masih menciptakan ragam hias sebagai penghormatan kepada nenek moyang atau untuk mencari keselamatan hidupnya.

Fungsi dari kesenian ini sendiri meliputi fungsi praktis, fungsi estetis, hingga berkepentingan sebagai simbol dari kepercayaan suatu masyarakat. Gambar-gambar ragam hias dapat ditemukan pada dinding rumah adat, anyaman, kain batik dan benda-benda kerajinan atau kriya lainnya.

Makna ragam hias

  • Warna Merah, sebagai simbol api, menunjukkan keberanian dan semangat
  • Warna putih, sebagai lambang kesucian
  • Warna hitam, warna tanah, dan besi, sebagai simbol kesentausaaan dan keabadian
  • Warna kuning, sebagai simbol keluhuran, kemuliaan, dan kegairahan

Kemendikbud RI ilustrasi motif dasar ragam hias Toraja.

Ada beraneka bentuk ragam hias yang dikembangkan di Indonesia. Kebanyakan, motif atau bentuk ragam hias yang banyak digunakan di wilayah Indonesia yakni bentuk tumbuhan atau gubahan dari tumbuhan.

Selain tumbuhan, ada juga bentuk ragam hias hewan. Motif hewan yang dikembangkan menjadi ragam hias biasanya memilih hewan yang berkembang di daerah tersebut.

Misalnya, di daerag Bali di pinggiran pantai memilih ikan sebagai obyek pengembangan ragam hias. Lalu, Papua yang mengembangkan motif ragam hias faunanya dengan memilih burung Cendrawasih.

Di Toraja, yang menghargai tinggi nilai kerbau, maka ragam hiasnya banyak yang bermotif kerbau.

Sebab, bagi suku Toraja, kerbau menggambarkan tentang harapan akan datangnya kekayaan atau rejeki karena kerja keras mereka sehari-hari.

Mengenal Macam Ragam Hias Nusantara, Pengertian, dan Contohnya dalam Seni Rupa

Macam ragam hias Nusantara berupa ragam hias flora, fauna, figuratif, bentuk geometris, dan polygonal.

Diperbarui 03 Agu 2021, 18:00 WIB Diterbitkan 03 Agu 2021, 18:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Macam ragam hias Nusantara ada banyak jenisnya. Ragam hias adalah komponen produk seni yang ditambahkan atau disengaja dibuat untuk tujuan sebagai sarana memperindah atau sebagai hiasan.

Ragam hias sering ditemui pada karya seni. Karya seni inilah yang dapat berupa tulisan atau batik, songket, ukiran, tenun, serta ukiran maupun pahatan yang ada di kayu atau batu. Pada dasarnya ragam hias ini dapat menhasilkan beraneka ragam variasi. Pastinya variasi yang ada pada ragam hias ini biasanya akan menjadi sebuah ciri khas dari unit budaya yang ada di daerah tersebut.

20 Macam-Macam Tanaman Hias Daun yang Populer, Cantik dan Segar

Macam-Macam Bunga hias dan Namanya, Mudah Ditanam di Pekarangan

Pengertian Ragam Hias dalam Seni Rupa, Ketahui Jenisnya

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora (tumbuhan), fauna (hewan), figural (manusia), polygonal, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

Pola Ragam Hias

Ragam hias biasanya memiliki pola atau susunan yang berulang. Semua unsur hias yang ada mengikuti pola tersebut, sehingga ragam ornamen tampak teratur dan terukur. Pola ini juga biasa disebut irama dan dapat memiliki arah dan ukuran yang beragam disetiap gambar hias yang diulang.

Misalnya untuk ragam hias geometris biasanya mengikuti pola arah yang saling menyilang, zig-zag atau berputar mengikuti lingkaran. Pola lain dapat sesederhana perulangan unsur hias secara diagonal atau horizontal saja, seperti yang biasa ditemukan di motif kain batik.

Pola hias juga dapat dibuat dengan cara yang tidak teratur, namun tetap diperhatikan keseimbangannya. Misalnya gambar hias pertama dibuat dengan ukuran yang lebih besar, gambar kedua dibuat lebih kecil, kemudian pada pengulangna ketiga dibuat dengan ukuran yang besar lagi.


Tags: kerajinan jenis

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia