Seni Jimat Benang - Mengungkap Rahasia 7 Warna dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Menggantungkan Hati pada Jimat
Mengapa dalam menyelesaikan masalah, ingin lepas dari musibah, ingin menangkal diri dari berbagai penyakit, seseorang malah mencari selain Allah sebagai tempat mengadu. Padahal Allah-lah yang Maha Mencukupi, Allah-lah yang Ghoni, Yang Maha Kaya dan Mencukupi segalanya. Sungguh aneh, sebagian kita malah bergantung pada makhluk yang lemah, pada jimat yang bisa saja rusak dan punah, padahal ada Allah yang selalu mengawasi dan selalu menolong kita.
Dalam hadits ‘Abdullah bin ‘Ukaim, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
“Barangsiapa menggantung hati pada sesuatu, urusannya akan diserahkan padanya” (HR. Tirmidzi no. 2072 dan Ahmad 4: 310. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Barangsiapa menggantungkan hatinya pada jimat dan rajah, maka Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut pada benda-benda tadi dan Allah akan menghinakannya. Beda halnya jika Allah yang dijadikan tempat bergantung. Jika seseorang bergantung pada Allah, maka urusannya akan diselesaikan oleh Allah, yang sulit akan menjadi mudah, dan yang jauh akan didekatkan. Jika Allah yang menjadi sandaran, maka sebagaimana disebutkan dalam ayat,
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3). (Lihat Fathul Majid, 138)
Mengenal Rajah, Jimat dari Alquran dan Hukumnya
MEMINTA keberuntungan, kesehatan, kekayaan, jodoh, dan sebagainya dengan jimat, dukun, ramalan dan lainnya yang bukan kepada Allah adalah syirik. Namun kita pun kerap menemui jimat yang mengandung tulisan arab bahkan penggalan Alquran yang populer disebut rajah. Lalu bagaimanakah pandangan Islam tentang hal ini?
Jimat atau dalam bahasa arab disebut dengan tamimah, bentuk jamaknya adalah tama’im yaitu sesuatu yang digantungkan di leher atau pada selainnya berupa mantra-mantra, kantong berjahit, rajah atau tulang dan yang lainya, dengan tujuan untuk mendatangkan manfaat atau untuk menolak madharat.
Semakna dengan definisi di atas, tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak sebagai penangkal penyakit ‘ain (penyakit karena pandangan mata orang lain yang dengki), dan terkadang juga dikalungkan pada orang-orang dewasa termasuk para wanita.
ArtikelTerkait
Inilah Amalan Penyelamat dari Siksa Kubur
Benarkah Jin Juga Takut pada Manusia?
Setan, Ikut Makan saat Kita Makan Tidak Ucapkan Bismillah
Azab Kubur, untuk Orang Kafir Saja atau Juga untuk Muslim yang Berdosa?
عَنْ أَبِي بَشِيْرٍ الأَنْصَارِىِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صَلِّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَأَرْسَلَ رَسُوْلًا أَنْ لَا يَبْقَيَنَّ فِي رَقَبَةِ بَعِيْرٍ قِلاَدَةٌ مِنْ وَتَرٍ أَوْقِلَادَةٌ إِلَّا قُطِعَتْ )متفق عليه)
Artinya: Diriwayatkan dari Abu Basyir al-Anshari ra, bahwa dia pernah bersama Rasulallah saw dalam satu perjalanan beliau. Lalu beliau mengutus seorang utusan (untuk mengumumkan): “Supaya tidak terdapat lagi di leher unta kalung (jimat) dari tali busur panah atau kalung apapun, kecuali harus diputuskan.” (Muttafaq Alaih)
655 Macam Jimat Azimat Pusaka
- Semua Produk
- Mustika Bertuah Sakti
- Batu Permata Bertuah
- Keris Pusaka
- Keris Pusaka Kuno
- Keris Kamardikan
- Tombak Pusaka Sakti
- Fosil Pusaka
- Batu Cincin Bertuah
- Gelang Pusaka Bertuah
- Liontin Kalung
- Batu Giok Bertuah
- Tasbih Karomah
- Benda Bertuah
- Spesial Pusaka Dunia
- Minyak Pusaka
- Jasa Paranormal Ampuh
- Ubo Rampe Paranormal
- Tempat Pusaka
- Pendulum Hipnotis
- Pin Bros Kerajaan
- Sarung Warangka Keris
- Buku Mistik
- Buku Agama
- Pipa Rokok
- Senjata Knife
- Pusaka Laris Terjual
LEGALITAS PUSAKA DUNIA :
SIUP : 420/11.35/PK/VI/2016.
TDP : 113534701607.
NPWP : 76.147.137.4-532.000.
HO : 503/IG/359/VI/2016.
Akta Notaris No. 10. 11 Mei 2016.
Register Pengadilan : 137/2016/PN.SKH.
SPPL : Tertanggal 17 Mei 2016.
Buka jam 08.00 s/d jam 22.00 , Sabtu- Minggu Tetap Buka
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:
Tags: benang