... Jual Tali Macrame Jogja: Temukan Panduan DIY dan Inspirasi Kerajinan Tangan di Yogyakarta

Seni Tali Macrame - Panduan Lengkap dan Sumber Terbaik di Jogja

Zaara Toko

Pelayanan sangat bagus, ramah² tapi ada satu pelayan yg tidak saya suka karna tidak mau mengecekkan stok tile polos di atas. Padahal saya langganan dan kalau membeli tile polos pun saya ikut pelayan naik sampai lantai 3. Baru pertama kali mbaknya seperti males ehehe. Tapi gapapa positif thinking dan saya harus nyari ke toko lain. tapi secara keseluruhan saya memilih zara karena pelayanannya sangat bagus ga pilih2, ramah semua dan pembayaran bisa pakai debit tanpa minimal pembelian 👍

Harga kain-kainnya murah-murah tapi kualitas top. Cocok banget buat yg mau bikin seragam keluarga. Pelayanan juga oke banget, pelayannya ramah-ramah bgt. Ga nyesel pokoknyaaa

Toko kain di mayestik versi jogja (a.k.a jl. Solo)Kainnya lengkap, pelayanan ramah, cekatan, harga cukup bervariasi. Banyak kain yg harganya ekonomis & sering ada promo kain tertentu . Kalo dateng pas lagi rame, ya harap stok sabar ya sis.

Tempat belanja kain yg memuaskan, mas²nya ramah&sabar banget bantu nyari&milihin.

Kerajinan tangan bermodal murah, macrame cuma butuh tali benang aja

Doc Widiartati Adinegoro

“Untuk membuat macrame, kita butuh tali panjang. Pakai jenis tali apa aja bisa sebenernya. Tali yang halus bisa, yang kasar pun bisa, tapi kalau pakai yang kasar otomatis tangannya akan lebih sakit ketika membuat,” tutur Widiartati.

Untuk hasil yang berbeda, tali yang dipakai pun jenisnya berbeda. Misalnya untuk macrame gantungan pot, tali yang dipakai adalah tali kur karena kuat menahan beban. Selain itu, ukuran tali pun berbeda-beda, ada yang 3 mm, 4 mm, dan 5 mm. Ketiganya dapat dipakai sesuai kebutuhan.

Bikinnya mudah, Widiartati pun belajar mengkreasikan macrame secara otodidak nih

Doc Widiartati Adinegoro

Pertama kali membuat macrame, Widiartati belajar dari YouTube secara mandiri. Sambil melihat Youtube, dia memegang tali. Tali yang dia gunakan adalah tali pramuka bekas camping yang dipotong-potong. Memang, tali yang paling murah untuk membuat macrame adalah tali kur.

Editor’s picks

“Kebanyakan orang liat video tutorial terus tapi gak langsung dipraktekkin,” tutur Widiartati. “Lihat boleh, tapi sebaiknya sambil dicoba,” katanya, menambahkan.

Saat awal-awal membuat macrame, Widiartati pun tak luput dari banyak kesalahan. Seringkali kesalahan tersebut terjadi karena faktor lupa. Hingga akhirnya dia memotivasi diri-sendiri bahwa macramenya harus jadi apapun hasilnya.

Dia berkata, ”Mau jadinya kecil atau gimana, intinya harus jadi. Jangan sampai menggantung. Sebab, orang pasti akan lupa atau malah malas untuk memulai kembali apa yang sudah dia kerjakan sebelumnya.”

Dengan pengalamannya sekitar 1,5 tahun membuat sekaligus mengajar macrame, Widiartati menemukan bahwa untuk menguasai simpul-menyimpul diperlukan kemauan untuk terus menyimpul sehingga tangan akan hapal dengan sendirinya.

“Kalau kita bikin Macrame terus berhenti di tengah jalan, terus sambung lagi berhenti lagi, dst, kita gak akan inget-inget,” tegas Widiartati.

Macrame ternyata udah jadi tren di Indonesia sejak 3 tahun lalu lho

Doc Widiartati Adinegoro

Di Indonesia, Macramé berkembang sekitar 2-3 tahun lalu (2015-2016). Keviralannya pun baru terjadi sekitar tahun 2018 saat tren Bohemian Style naik daun di mana salah satu dari elemen Bohemian adalah hiasan-hiasan dinding yang menggunakan Macrame.

Adapun hasil dari kerajinan macrame di Indonesia antara lain adalah tirai, wall hanging, gantungan pot, kap lampu, sarung bantal, pembatas ruangan, dan yang baru trend saat ini adalah Backdrop Wedding (pengganti gebyog).


Tags: jual jogja

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia