... 7 Tips Mengetahui Jumlah Benang Sari Bunga Sepatu untuk Kerajinan Menjahit

Membuat Bunga Sepatu Cantik - Menghitung Jumlah Benang Sari yang Diperlukan

Bagian-Bagian Kembang Sepatu

Kembang Sepatu – Pengertian, Bagian, Struktur, Fungsi & Gambarnya – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Kembang Sepatu yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, bagian, struktur, fungsi dan gambarnya, untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan dibawah ini.

Bunga sepatu tergolong ke dalam jenis bunga lengkap karena memiliki bagian-bagian atau struktur penyusun bunga yang lengkap. Bunga sepatu memiliki mahkota, kelopak, kepala putik, putik, dan benang sari.

Berdasarkan alat kelaminnya, bunga sepatu juga tergolong ke dalam jenis bunga sempurna karena ia memiliki putik dan benang sari dalam satu bunga. Karena hal tersebut, bunga sepatu juga dapat disebut bunga hermafrodit.

Bunga sepatu berfungsi sebagai tempat reproduksi dalam usaha tanaman bunga sepatu memperbanyak diri. Pada bunga sepatu berlangsung proses penyerbukan dan pembuahan untuk menghasilkan individu baru.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait : Bagian-Bagian Bunga

Untuk melaksanakan fungsinya itu, bunga sepatu dilengkapi dengan sifat-sifat seperti mempunyai warna menarik, bentuknya bermacam-macam, mengandung madu, dan sebagian lagi berbau harum.

Morfologi bunga sepatu

Morfologi atau bentuk fisik dari bunga sepatu antara lain:

Dapat tumbuh dan bertahan selama bertahun-tahun, termasuk jenis tanaman perdu atau semak yang tumbuh tegak, dengan tinggi mencapai 3 meter.

Memiliki sifat batang berkayu (lignosus) dengan bentuk batang bulat (teres), dengan sifat permukaan batang yang kasar.

Termasuk bunga tunggal dengan bentuk terompet dan berdiameter sekitar 6 cm hingga 20 cm, bagian putik (pistillum) menjulur keluar dari dasar bunga.

Setiap bunga terdiri dari 5 helai daun kelopak, yang masing-masing dilindungi oleh kelopak tambahan (epicalyx), sehingga terlihat seperti dua lapis kelopak bunga.

Terdiri dari 15 sampai 20 daun mahkota berwarna merah muda, mempunyai benang sari yang banyak, memiliki tangkai sari berwarna merah, kepala sari berwarna kuning dan putik merah yang berbentuk tabung.

Umumnya daun berwarna hijau muda atau hijau tua, dengan panjang daun sekitar 5 – 10 cm dan lebar 3, - 7,5 cm.

Pada umumnya, tanaman bunga sepatu bersifat steril sehingga tidak menghasilkan buah, namun pada beberapa kultivar khusus buah tetap dihasilkan. Buah pada bunga sepatu berukuran kecil dengan bentuk bulat lonjong dan berdiameter 4 mm.

Proses penyerbukan menghasilkan buah yang mengandung banyak biji. Biji bunga sepatu berukuran relatif kecil, dengan warna coklat sampai hitam dan berbulu.

Pada kembang sepatu meiliki akar tunggang (radix primaria), dengan warna coklat muda.

Bibit Bunga Hibiscus

Kembang sepatu berkembang biak dengan cara stek, pencangkokan, dan penempelan. Bibit kembang sepatu bisa diperoleh dengan dua cara, yakni stek dan cangkok. Jika melalui stek batang bisa langsung di potong miring dan ditancapkan ke tanah. Untuk mempercepat perakaran dan pembusukan batang maka dapat diberikan hormon perangsang akar.

Untuk mencangkok tanaman ini pilihlah batang yang bagus, lurus, dengan diameter diatas 2 cm. Kupas kulitnya dan bersihkan sampai lendirnya hilang semua. Biarkan mengering selama sehari dan bersihkan lagi. Bungkus sayatan batang dengan media tanam porous dan plastik. Berilah sedikit air sedikit kemudian ikat kedua ujungnya dengan kuat. Buatlah lubang-lubang kecil untuk menyiramnya. Siramlah dengan air secara teratur jangan sampai media cangkok mengering. Tunggulah sampai keluar akar lalu potong dan tanam di tempat yang sudah disediakan.


Tags: benang bunga sepatu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia