... 7 Tips Mengetahui Jumlah Benang Sari Bunga Sepatu untuk Kerajinan Menjahit

Membuat Bunga Sepatu Cantik - Menghitung Jumlah Benang Sari yang Diperlukan

Bibit Bunga Hibiscus

Kembang sepatu berkembang biak dengan cara stek, pencangkokan, dan penempelan. Bibit kembang sepatu bisa diperoleh dengan dua cara, yakni stek dan cangkok. Jika melalui stek batang bisa langsung di potong miring dan ditancapkan ke tanah. Untuk mempercepat perakaran dan pembusukan batang maka dapat diberikan hormon perangsang akar.

Untuk mencangkok tanaman ini pilihlah batang yang bagus, lurus, dengan diameter diatas 2 cm. Kupas kulitnya dan bersihkan sampai lendirnya hilang semua. Biarkan mengering selama sehari dan bersihkan lagi. Bungkus sayatan batang dengan media tanam porous dan plastik. Berilah sedikit air sedikit kemudian ikat kedua ujungnya dengan kuat. Buatlah lubang-lubang kecil untuk menyiramnya. Siramlah dengan air secara teratur jangan sampai media cangkok mengering. Tunggulah sampai keluar akar lalu potong dan tanam di tempat yang sudah disediakan.

Struktur Kembang Sepatu dan Fungsinya

Berikut dibawah ini ialah terdapat beberapa struktur bunga sepatu dan juga fungsinya, yaitu :

Kepala Putik

Kepala Putik yaitu suatu bagian dari fertil pada suatu bunga yang mana merupakan dari bakal buah dan bakal biji berada. Putik ini memiliki bentuk yang seperti botol yang pada lehernya lurus dan juga panjang. Pada bagian putik ini yang paling ujungnya biasa disebut dengan kepala putik.

Benang Sari

Benang sari ini memiliki kegunaan untuk menghasilkan serbuk sari. Dan kepala sarinya adalah tempat bersemayamnya serbuk sari tersebut.

Mahkota Bunga

Mahkota bunga ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk memikat hewan atau serangga yang mana memiliki peran penting dalam proses melakukan penyerbukan.

Kelopak Bunga

Kelopak bungan ini adalah tempat berlindungnya mahkota bungan pada saat fase kuncup atau saat sebelum mekar.

Bakal Biji

Bakal Biji adalah bakal guna untuk melindungi dan juga menjadi suatu tempat bersemayamnya sebuah sel terlur atau ovum.

Tangkai Bunga

Tangkai Bunga yang mana mendukung pada bunga. Tangkai ini memiliki fungsi sebagai tempat dudukan bunga.

Demikianlah pembahasan kita mengenai Struktur Bunga Sepatu. Semoga bermanfaat ….

Baca juga :

Morfologi Bunga Kembang Sepatu Serta Jenis dan Manfaatnya

Jika kalian tidak mengetahui bunga sepatu, kalian bisa melihatnya ditaman-taman. Karena bunga ini banyak tumbuh dan ditanam di taman. Tetapi masyarakat lebih mengenal bunga ini lebih sebagai kembang sepatu.

Perlu kalian ketahui bahwa jenis dari tumbuhan ini merupakan tumbuhan semak. Seperti warna bunga lain yang memiliki warna yang bervariasi dan banyak jenis, begitupun juga dengan bunga ini.

Kelopaknya juga yang membuat orang tertarik untuk melihat, memotret, bahkan untuk membudidayakan. Meskipun harum bunga ini hampir dikatakan tidak ada.

Bahkan ada juga yang mengatakan bunga ini tidak mempunyai bau yang harum. Meskipun bunga ini bukan asli bunga yang berasal dari Indonesia melainkan dari Asia Timur.

Tetapi karena penyebaran bunga inilah kita dapat menikmati keindahannya.

Morfologi bunga sepatu

Morfologi atau bentuk fisik dari bunga sepatu antara lain:

Dapat tumbuh dan bertahan selama bertahun-tahun, termasuk jenis tanaman perdu atau semak yang tumbuh tegak, dengan tinggi mencapai 3 meter.

Memiliki sifat batang berkayu (lignosus) dengan bentuk batang bulat (teres), dengan sifat permukaan batang yang kasar.

Termasuk bunga tunggal dengan bentuk terompet dan berdiameter sekitar 6 cm hingga 20 cm, bagian putik (pistillum) menjulur keluar dari dasar bunga.

Setiap bunga terdiri dari 5 helai daun kelopak, yang masing-masing dilindungi oleh kelopak tambahan (epicalyx), sehingga terlihat seperti dua lapis kelopak bunga.

Terdiri dari 15 sampai 20 daun mahkota berwarna merah muda, mempunyai benang sari yang banyak, memiliki tangkai sari berwarna merah, kepala sari berwarna kuning dan putik merah yang berbentuk tabung.

Umumnya daun berwarna hijau muda atau hijau tua, dengan panjang daun sekitar 5 – 10 cm dan lebar 3, - 7,5 cm.

Pada umumnya, tanaman bunga sepatu bersifat steril sehingga tidak menghasilkan buah, namun pada beberapa kultivar khusus buah tetap dihasilkan. Buah pada bunga sepatu berukuran kecil dengan bentuk bulat lonjong dan berdiameter 4 mm.

Proses penyerbukan menghasilkan buah yang mengandung banyak biji. Biji bunga sepatu berukuran relatif kecil, dengan warna coklat sampai hitam dan berbulu.

Pada kembang sepatu meiliki akar tunggang (radix primaria), dengan warna coklat muda.


Tags: benang bunga sepatu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia