... K3 dalam Menjahit: Pentingnya Keselamatan Kerja di Dunia Jahit Menjahit

Memory updatedPentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Menjahit

Kenapa IFS Jakarta ?

Salah satu keunggulan utama dari belajar di IFS Jakarta adalah kualitas pengajaran yang didukung oleh tenaga pengajar yang berpengalaman dan berdedikasi. Mereka tidak hanya berbagi pengetahuan mereka yang luas, tetapi juga memberikan wawasan yang berharga tentang tren terbaru dalam industri fashion dan praktik terbaik yang diperlukan untuk berhasil di pasar yang kompetitif.

Di IFS Jakarta, siswa juga memiliki akses ke fasilitas dan peralatan yang modern, menciptakan lingkungan belajar yang memadai dan mendukung perkembangan kreativitas mereka. Dari ruang kelas yang nyaman hingga studio desain yang dilengkapi dengan peralatan terkini, IFS Jakarta memberikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menginspirasi inovasi dan pengembangan bakat.

Selain itu, IFS Jakarta juga menawarkan peluang magang dan kerja sama dengan merek-merek terkemuka dalam industri fashion. Ini memberikan siswa pengalaman praktis yang berharga dan membuka pintu bagi peluang karier yang menarik di masa depan.

Oleh karena itu, bagi siapa pun yang serius tentang karier di dunia fashion, IFS Jakarta adalah pilihan yang tepat. Bergabunglah dengan IFS Jakarta dan raihlah impian Kamu dalam industri fashion. Jadilah bagian dari komunitas yang dinamis dan terinspirasi, dan siapkan diri Kamu untuk mengeksplorasi potensi terbesar Kamu dalam dunia fashion yang penuh warna dan bersemangat.

Artikel Terkait :

Langkah-langkah penting

Untuk membuat dan menjahit sendiri baju Anda ikuti tips berikut:

Siapkan semua yang Anda butuhkan untuk proyek tersebut

Tambahkan dengan elemen-elemen dan teknik yang lebih kompleks seiring dengan bertambahnya percaya diri Anda

Pastikan Anda menghindari kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi

Apakah Anda pernah bermimpi untuk merambah dunia busana dengan pakaian yang Anda jahit sendiri? Atau Anda ingin belajar cara menjahit di rumah tapi tak yakin untuk memulai dari mana? Simak bagaimana Anda bisa memanfaatkan alat jahit Anda yang tersembunyi di dalam lemari dengan mengikuti panduan lengkap belajar jahit untuk pemula yang mudah diikuti ini. Kami akan membahas dasar-dasar teknik jahit, mulai dari cara menjahit kancing, sampai dengan tips-tips penting dan kesalahan-kesalahan umum yang dapat Anda hindari.

Jika akan mendaur ulang baju lama Anda, pastikan baju tersebut tercuci bersih lebih dahulu.

Cara menjahit kancing:

1 Tentukan lebih dulu posisi kancing. Anda bisa menggunakan pita ukur agar jarak dan letaknya pada pakaian rapi dan sejajar.

2 Siapkan benang dan jarum. Masukkan benang ke dalam lubang jarum, lalu ikat kedua ujung benang menjadi simpul. Tidak usah menggunakan benang yang terlalu panjang agar tidak mempersulit proses menjahit.

3 Masukkan benang ke dalam lubang kancing dan mulai menjahit. Untuk kancing dua lubang, masukkan benang melalui lubang satu dan keluar melalui lubang satunya. Untuk kancing empat lubang, Anda bisa menggunakan pola diagonal pada keempat lubang kancing. Jahit melalui setiap lubang sebanyak 4 sampai 6 kali untuk memastikan kancing terpasang kuat.

4 Ikat simpul yang longgar di dalam benang, masukkan jarum menembus kain dan dorong simpul sampai mencapai permukaan kain, lalu kuatkan simpul. Potong benang kira-kira sepanjang 1 cm dari simpul tersebut.

Safety Warning

Selalu berhati-hatilah dengan jarum saat menjahit agar tak melukai Anda. Hindarkan jarum dari jangkauan anak-anak.

Keywords

Buntarto. (2015). Panduan Praktis Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Industri. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Daryanto. (2010). Keselamatan Kerja Peralatan bengkel dan Perawatan Mesin. Bandung: Alfabeta.

Departemen Pendidikan Nasional. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Dwijanti. (2013). Dasar Teknologi Menjahit

II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 3. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Hartono, Arief. (2018). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Kondisi Lingkungan Kerja Terhadap Persepsi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Volume 3 No. 3.

Hidayat, N. & Wahyuni, I. (2016). Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik UNY. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Volume 23 No. 1.

Indra Tri Juniarto. (2018). Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Di SMK Piri Sleman. Skripsi. FT Universitas Negeri Yogyakarta.

Iridiastadi, H. Dkk. (2014). Ergonomi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ismara, I. & Prianto, E. (2017). Bagaimanakah agar Laboratorium dan Bengkel Pendidikan Vokasi menjadi NYAMAN, SELAMAT dan SEHAT?.Yogyakarta: UNY Press.

Ismara, I. & Prianto, E. (2016). Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Bidang Kelistrikan (Electrical Safety). Solo: CV Adicandra Media Grafika.

Jerussalem, M.A. & Khayati, E.Z. (2010). Modul Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta:UNY.

Kusuma, Lina. (2014). Perilaku Peserta Didik dalam Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Mata Pelajaran Praktik Di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Skripsi. FT Universitas Negeri Yogyakarta.

3. Jahitan Zigzag dan Jahitan Lurus

Dalam menjahit dengan mesin, dua jenis jahitan dasar yang perlu dipahami adalah jahitan zigzag dan jahitan lurus. Jahitan zigzag digunakan untuk mencegah kain melar atau merajut, sementara jahitan lurus adalah pilihan yang baik untuk menjahit garis lurus yang rapi. Praktikkan keduanya untuk menguasai teknik menjahit dasar.

Selain jahitan zigzag dan jahitan lurus, terdapat beberapa teknik jahitan lain yang sering digunakan dalam menjahit. Berikut adalah beberapa di antaranya:

2. Jahitan Basting (Backstitch): Jahitan basting adalah jahitan tangan yang kuat dan awet yang sering digunakan untuk menyatukan bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau direkatkan secara sementara sebelum dijahit.

3. Jahitan Zigzag Satu Arah (Satin Stitch): Jahitan zigzag satu arah digunakan untuk membuat tepi yang rapi pada kain yang tidak rata atau berjumbai. Ini adalah jahitan dekoratif yang dapat digunakan untuk menghias dan merapihkan tepi kain.

4. Jahitan Overlock (Overlock Stitch): Jahitan overlock dilakukan dengan mesin overlock khusus dan digunakan untuk mengencangkan tepi kain dan mencegahnya merajut. Jahitan ini umumnya digunakan untuk finishing tepi pakaian dan kain yang rawan merajut.

5. Jahitan Blind Hem (Blind Hem Stitch): Jahitan blind hem adalah jahitan yang digunakan untuk merajut bagian bawah pakaian atau proyek kerajinan dengan cara yang tidak terlihat dari luar. Jahitan ini memberikan tampilan yang bersih dan rapi pada tepi kain.

Dengan menguasai berbagai teknik jahitan, Kamu akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menjahit berbagai jenis proyek. Dari jahitan sederhana hingga yang lebih rumit, setiap teknik jahitan memiliki kegunaannya sendiri dalam menciptakan hasil jahitan yang berkualitas dan profesional.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia