... K3 dalam Menjahit: Pentingnya Keselamatan Kerja di Dunia Jahit Menjahit

Memory updatedPentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Menjahit

Cara menjahit kancing:

1 Tentukan lebih dulu posisi kancing. Anda bisa menggunakan pita ukur agar jarak dan letaknya pada pakaian rapi dan sejajar.

2 Siapkan benang dan jarum. Masukkan benang ke dalam lubang jarum, lalu ikat kedua ujung benang menjadi simpul. Tidak usah menggunakan benang yang terlalu panjang agar tidak mempersulit proses menjahit.

3 Masukkan benang ke dalam lubang kancing dan mulai menjahit. Untuk kancing dua lubang, masukkan benang melalui lubang satu dan keluar melalui lubang satunya. Untuk kancing empat lubang, Anda bisa menggunakan pola diagonal pada keempat lubang kancing. Jahit melalui setiap lubang sebanyak 4 sampai 6 kali untuk memastikan kancing terpasang kuat.

4 Ikat simpul yang longgar di dalam benang, masukkan jarum menembus kain dan dorong simpul sampai mencapai permukaan kain, lalu kuatkan simpul. Potong benang kira-kira sepanjang 1 cm dari simpul tersebut.

Safety Warning

Selalu berhati-hatilah dengan jarum saat menjahit agar tak melukai Anda. Hindarkan jarum dari jangkauan anak-anak.

Keywords

Buntarto. (2015). Panduan Praktis Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Industri. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Daryanto. (2010). Keselamatan Kerja Peralatan bengkel dan Perawatan Mesin. Bandung: Alfabeta.

Departemen Pendidikan Nasional. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Dwijanti. (2013). Dasar Teknologi Menjahit

II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Ernawati. (2008). Tata Busana Jilid 3. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Hartono, Arief. (2018). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Kondisi Lingkungan Kerja Terhadap Persepsi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Volume 3 No. 3.

Hidayat, N. & Wahyuni, I. (2016). Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik UNY. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Volume 23 No. 1.

Indra Tri Juniarto. (2018). Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Di SMK Piri Sleman. Skripsi. FT Universitas Negeri Yogyakarta.

Iridiastadi, H. Dkk. (2014). Ergonomi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ismara, I. & Prianto, E. (2017). Bagaimanakah agar Laboratorium dan Bengkel Pendidikan Vokasi menjadi NYAMAN, SELAMAT dan SEHAT?.Yogyakarta: UNY Press.

Ismara, I. & Prianto, E. (2016). Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Bidang Kelistrikan (Electrical Safety). Solo: CV Adicandra Media Grafika.

Jerussalem, M.A. & Khayati, E.Z. (2010). Modul Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta:UNY.

Kusuma, Lina. (2014). Perilaku Peserta Didik dalam Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Mata Pelajaran Praktik Di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Skripsi. FT Universitas Negeri Yogyakarta.

Teknik cukup rumit karena menggabungkan beberapa teknik lain. Itulah kenapa harga pakaian yang menggunakan teknik ini biasanya mahal

Teknik tusuk flanel via www.burdastyle.com

Teknik tusuk flanel adalah kemampuan menguntungkan karna sering digunakan untuk memperbaiki baju. Tusuk flanel umumnya dipakai sebagai metode penjahitan pinggiran kain atau obras. Karena punya tingkat kesulitan tinggi, pakaian yang menggunakan teknik jahit ini harganya cukup mahal. Tusuk flanel sendiri adalah tusukan dasar, tusukan dekorasi dan berfungsi sebagai sulaman bayangan untuk menjaga jarak rapat pada kain.

Nah, itu dia 7 teknik dasar menjahit yang bisa kamu pelajari dan praktikkan di rumah. Meski nggak selalu digunakan, nggak ada salahnya kita punya kemampuan tambahan yang bisa menguntungkan kita suatu saat nanti? Hehehe~

1. Menyusun Pola dan Persiapan Bahan

Sebelum Kamu mulai menjahit, langkah pertama adalah menyusun pola dan menyiapkan bahan. Pilih pola yang sesuai dengan proyek Kamu dan pahami instruksi yang tertera. Kemudian, potonglah kain sesuai dengan pola dengan hati-hati, dan pastikan Kamu memiliki semua perlengkapan seperti jarum, benang, dan alat bantu menjahit lainnya.

Dua teknik menjahit utama adalah jahitan tangan dan jahitan mesin. Jahitan tangan umumnya digunakan untuk detail halus atau perbaikan kecil, sementara jahitan mesin digunakan untuk menjahit proyek-proyek yang lebih besar dan lebih cepat. Pahami perbedaan antara keduanya dan latihlah keterampilan Kamu dalam kedua teknik ini.

Berikut adalah 3 mesin jahit yang cocok untuk belajar teknik-teknik menjahit:

1. Singer Start 1306

– Tipe: Mesin Jahit Portable

– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)

Singer Start 1306 adalah mesin jahit yang ideal untuk pemula. Mesin ini mudah digunakan dengan kontrol kecepatan yang dapat disesuaikan, jahitan lurus dan zigzag, serta fitur pengaturan panjang dan lebar jahitan yang sederhana. Mesin ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana, membuatnya sempurna untuk ruang kerja yang terbatas.

2. Brother XM2701

– Tipe: Mesin Jahit Portable

– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)

Brother XM2701 adalah mesin jahit yang ramah pengguna dan cocok untuk pemula. Mesin ini dilengkapi dengan 27 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias, serta memiliki fitur pengaturan kecepatan, mata jahit otomatis, dan lampu LED terang untuk memberikan visibilitas yang baik saat menjahit.

3. Janome 2212

– Tipe: Mesin Jahit Meja

– Harga: Sekitar $150 – $200 (tergantung lokasi dan penjual)

Janome 2212 adalah mesin jahit yang handal dan mudah digunakan. Mesin ini dilengkapi dengan 12 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias. Mesin ini cocok untuk pemula yang ingin menjelajahi berbagai teknik menjahit. Janome 2212 memiliki desain yang kokoh dan stabil, membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari di rumah.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia