... Panduan Pemilihan Benang dan Kain untuk Proyek Sulaman Anda

Membangun Kreativitas - Panduan Memilih Kain untuk Menyulam

Jahitan dan Teknik Sulaman Dasar untuk Pemula

Alasan sulaman bukan sekadar menjahit polos warna-warni adalah karena sulaman menggunakan lebih dari tiga atau empat tusuk jahitan tangan. Sebagian besar tusuk sulaman memang dekoratif dengan caranya sendiri, sementara lainnya memamerkan keunggulan terbaiknya ketika mewarnai permukaan pada suatu motif.

Kain untuk menyulam

Alat & bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan di pasaran, bahkan sekarang sudah menjamur toko online yang menyediakan berbagai macam kebutuhan untuk menyulam. Harganya juga bervariasi, ada yang mahal ada pula yang murah, semua tergantung penyulamnya.

Berbagai jenis kain bisa disulam, asalkan jarum bisa melewatinya.

Banyak jenis benang di pasaran, ada merk DMC, Blue moon, Rose & masih ada lagi. Memang untuk jenis DMC masih menduduki peringkat atas dalam hasil sulamannya, karena lebih kuat, tebal, & kilap. Bukan berarti merk lain tidak bagus untuk menyulam, merk yang biasa juga bagus loh.

Jenis pita juga bemacam-macam, ada pita satin, pita organdi, pita sutra. Ukurannya bervariasi, mulai dari 1/8 inci sampai 2 inci. Jika kain yang digunakan rapat, jangan menggunakan pita terlalu panjang, karena pita akan terkikis oleh kain yang bisa membuat pitanya rusak.

Ketika mengerjakan sulam pita pakailah jarum yang ukuran besar, jarum khusus untuk sulam pita. Jarum jenis ini ada yang ujungnya tumpul, ada juga yang runcing. Kalau mengerjakan teknik "spider web rose" lebih nyaman menggunakan yang ujungnya tumpul, supaya ujung jarum tidak tersangkut di pita.

Digunakan untuk membentangkan kain sehingga mudah di sulam dan untuk mencegah kerutan pada kain.Ada beberapa jenis kain yang tidak memerlukan pembidang, seperti kain kodorai. Karena bekas dari pembidang akan terlihat. Hati-hati juga dengan pembidang yang terbuat dari plastik, jika pembidangan itu dibiarkan di kain dalam jangka waktu lama, terkadang warna pembidangan akan membekas pada kain. Tidak semua kegiatan menyulam menggunakan pembidang, bahkan tanpa pembidang kita bisa dengan bebas menyulam. Tapi itu semua dikembalikan lagi pada setiap penyulam.

Alat-Alat dan Aksesori Berguna Lainnya untuk Menyulam

Kaca Pembesar

Kalaupun penglihatan Anda bagus, Anda mungkin ingin membeli kaca pembesar sulam. Kaca pembesar ini dapat dibaut di meja kerja Anda atau dibuat berdiri, dan akan bagus jika Anda mengerjakan jahitan yang sangat halus atau sulaman benang terhitung. Kaca pembesar itu membantu Anda fokus pada area yang sedang Anda kerjakan tanpa terganggu oleh apa yang baru Anda selesaikan dan apa yang akan datang.

Penyortit Benang

Ketika menyulam, Anda akan sering menyelesaikan satu unsur motif sebelum beralih ke unsur selanjutnya – tapi masih ada beberapa benang satu warna tersisa yang bisa Anda gunakan ketika warnanya muncul lagi. Ada penyortir benang yang pada dasarnya adalah bantalan mini yang diurutkan berdasarkan warna (untuk orang-orang yang cuku gila memiliki satu jarum per warna), yang lain memungkinkan Anda mengikat benang, dan penyortir benang kecil individu untuk proyek-proyek kecil yang bisa Anda jahit ke huswif atau roll sulam Anda.

Huswif dan kotak jahit lainnya

Penyulam sangat membutuhkan kotak jahit khusus, tas, buku, dan gulungan khusus itu yang disebut huswif. Perlengkapan jahit kecil, dalam bentuk apa pun, akan mencakup sarung gunting, buku sulaman, mungkin bantalan pin tambahan dan beberapa penyortir benang dan/atau tas kecil untuk benang dan potongan-potongan.

Jenis sulaman khusus seperti sulaman pita atau jahitan emas akan memerlukan beberapa perlengkapan khusus, jadi pastikan Anda membaca sebelum memulai teknik baru.

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

Menggambar dengan Jarum: Jenis-Jenis Jahitan dan Karya Sulaman

Menyulam gambaran atau motif ke dalam katun atau linen bisa diibaratkan seperti menggambar. Pertama Anda perlu gambar garis Anda, kemudian Anda bisa mewarnai di dalamnya.

Bagi seniman mahir ada teknik-teknik yang lebih rumit seperti stumpwork atau jahitan couch, bagi orang-orang yang suka menggambar dengan angka, ada jahitan terhitung.

Tusuk Garis

Tusuk garis digunakan untuk kontur dan dekorasi sederhana, di sepanjang tepi taplak meja, ujung lengan atau leher kemeja.

Namun, hanya karena anda menjahit di sebuah garis bukan berarti Anda tidak bisa mengisi permukaan dengan tusuk tikam jejak atau sulam rantai – banyak karya-karya sulaman terdahulu melakukannya.

Beberapa tusuk garis sederhana adalah:

  • Tusuk tikam jejak (stem stitch):

Jika Anda melihat tusuk balik yang dijahit tangan dari belakang, Anda akan melihat tusuk tikam jejak. Namun kecuali Anda ingin menyulam semua karya Anda secara terbalik, The Spurce punya panduan sederhana.

Nama tusuk tikam jejak (stem stitch) berasal dari batang bunga (flower stem), yang seringkali digunakan dalam lukisan jarum dan karya crewel.

Sulam rantai dikerjakan tepat di kedua sisi garis. Anda bisa membuatnya lebih terbuka atau tidak terlalu terbuka tergantung sejauh apa Anda memasukkan dan mengeluarkan jarum Anda.


Tags: untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia