... 10 Ide Kaligrafi Ukiran Kayu Jati Jepara untuk DIY: Inspirasi dan Panduan

Kaligrafi Ukiran Kayu Jati Jepara - Keindahan Seni Sulam Kayu dalam Dunia Kerajinan dan DIY

Jenis Seni Ukir Jepara

Motif Makara

Jenis ukiran pada motif makara ini sangat unik, karena menggabungkan dua budaya agama yaitu Islam dan Hindu. Makara sendiri merupakan makhluk mitologi Hindu yang memiliki bentuk dari gabungan dua binatang.

Dalam mitologi Hindu, dipercaya bahwa makara merupakan kendaraan bagi Dewi Gangga dan Dewa Baruna. Seni ukir ini dapat kita temukan di berbagai relief candi yang terdapat di Indonesia.

Motif Daun

Jenis motif daun dapat ditemukan pada pajangan dan juga dekorasi rumah. Motif ini biasanya berbentuk tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di daerah Pegunungan, seperti daun trubusan dan pohon kamboja.

Motif ini memberikan kesan alami pada ruangan, selain itu juga mempercantik suatu ruangan.

Motif Burung

Pada motif ini terdapat bentuk burung kemudian dikelilingi oleh daun dan bunga yang sangat indah. Motif burung ini juga yang merupakan awal mula ukiran Jepara dikenal di berbagai negara bahkan mancanegara.

RA Kartini pernah mengirimkan seni ukir motif burung ini ke Pameran Nasional Karya Wanita pada tahun 1898.

Motif Ukiran Naga

Jenis motif ini merupakan jenis motif yang paling terkenal dibandingkan dengan motif lainnya. Ukiran ini memiliki bentuk naga yang dikelilingi ukiran yang cantik dan indah.

Naga sendiri merupakan hewan mitologi yang dipercayai sebagai simbol penguasa. Biasanya motif jenis ini dapat kita lihat di berbagai pintu, lukisan dan furniture.

Motif Ukiran Kayu Khas Jepara

Motif atau ragam hias dari seni ukir kayu khas dari daerah Jepara merupakan expresi dari bentuk-bentuk tanaman, tumbuhan yang menjalar. Dimana tiap ujung relung menjumbai daun-daun krawing yang sangat sangat dinamis. Membuat ukiran kayu serasi dengan motif lain yang dipadukan dalam satu media kayu. Motif atau ragam hias dari ukiran kayu khas Jepara pada umumnya terdiri dari Tangkai Relung, Jumbai (ujung relung), dan Trubusan.

Dengan perkembangan zaman dan minat dari konsumen terhadap beberapa motif. Membuat dari pengrajin ukir kayu Jepara sudah mulai mengembangkan banyak motif ukir pada produk kerajinannya. Hal ini brtujuan untuk tetap menjaga minat konsumen terhadap kerajinan ukir kayu dari daerah Jepara.

Secara makna motif dari ukiran kayu khas Jepara adalah memiliki sifat penyusuaian (akomadtif). Untuk menjaga keterpaduan, kesimbangan, dan keselarasan di dalam lingkungan hidup masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat atau suku Jawa menyukai keselarasan dalam hidup. Menjadikan kerajinan dari seni ukir sebagai manifestasi dari sebuah sikap yang menunjukkan kepribadian.

Berikut ini beberapa produk motif ukiran kayu khas Jepara yang banyak diminati oleh konsumen diantaranya:

1. Mimbar Masjid

Produk ukiran yang digunakan sebagai tempat untuk menyampaikan syiar dakwah Islam di masjid dihasilkan dari kayu jati pilihan. Ditambah dengan motif ukiran kaligrafi dan motif lainnya seperti motif daun yang dipadukan terlihat serasi dan indah ketika dipandang.

2. Jendela Krepyak

produk ukiran jendela yang dibagian tengahnya memiliki deretan jalusi dan ada yang berbentuk horizontal atau vertical. Fungsi dari jalusi pada jendela krepyak adalah sebagai pengatur cahaya dan sirkulasi udara ketika masuk kedalam sebuah ruangan. Terbuat dari kayu jati pilihan dan dibuat motif ukiran daun atau tumbuhan yang sederhana. Biasanya jendela seperti ini bisa dijumpai pada rumah adat tradisonal Jawa salah satunya Rumah Joglo dari Yogyakarta.


Tags: kayu ukiran kaligrafi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia