Kapan Waktu yang Tepat untuk Membuka Perban Jahitan pada Kerajinan Tangan dan DIY?
6 Tips Merawat Luka Jahitan agar Tidak Berbekas
Sebagian besar luka sayatan atau goresan kecil pada kulit akan sembuh dan hilang dengan sendirinya. Namun, lain halnya pada luka sayatan besar seperti jahitan pascaoperasi, misalnya operasi caesar, dan luka luas dan dalam yang menimbulkan banyak perdarahan. Luka tersebut biasanya perlu ditangani dengan cara dijahit.
Nggak sedikit orang yang merasa tidak nyaman dengan luka jahitannya karena luka tersebut sering kali menimbulkan bekas luka. Agar luka jahitan bisa sembuh dengan baik dan tidak tampak terlalu berbekas, kamu perlu merawat luka jahitan tersebut dengan baik dan benar.
Haruskah saya mengunjungi Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan perawatan medis?
Urgensi cedera sangat bergantung pada panjang, kedalaman, dan lokasi luka, serta tingkat pendarahan. Segera cari pertolongan medis di bagian UCC rumah sakit jika luka Anda lebar, bergerigi, atau dalam dengan pendarahan yang terus-menerus.
Kapan Anda harus mencari perawatan medis segera untuk luka terbuka
Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa Anda harus segera mencari perawatan medis.
- Cukup dalam sehingga jaringan lemak kuning di bawah kulit dapat terlihat
- Perubahan warna kulit (menjadi gelap atau sianotik)
- Menganga cukup lebar sehingga tekanan lembut tidak dapat menutup luka
- Terletak pada sendi karena dapat berarti saraf, tendon, atau ligamen yang rusak
- Kelemahan otot atau kelumpuhan di area yang terkena
- Mati rasa di sekitar area tersebut
- Atau pada area yang secara kosmetik penting (misalnya wajah)
- Perdarahan yang terus-menerus
Selain itu, penyebab cedera juga penting. Jika luka ini disebabkan oleh gigitan hewan atau benda kotor/berkarat, Anda mungkin memerlukan vaksinasi tetanus atau rabies di samping antibiotik oral.
Jika ragu, selalu tanyakan kepada dokter atau perawat apakah perlu dijahit.
Apa yang perlu diperhatikan agar luka jahitan dapat sembuh lebih cepat?
Cuci tangan
Jangan pernah menyentuh luka sebelum membersihkan tangan Anda! Cuci bersih dengan sabun antibakteri untuk menghilangkan bakteri dan kotoran lain yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi.
Mengkonsumsi makanan yang dapat mempercepat proses penyembuhan Luka
Tubuh Anda dapat sembuh dengan lebih efisien saat tubuh mendapatkan nutrisi yang baik, jadi cobalah untuk menjalani pola diet yang sehat. Beberapa makanan dipercaya bisa mempercepat proses pemulihan, contohnya adalah makanan yang tinggi protein, vitamin, dan seng.
Menggunakan obat-obatan yang mengurangi gejala peradangan pada luka jahitan
Tergantung pada jenis luka dan gejala yang muncul, beberapa perawatan dapat menghilangkan rasa sakit. Misalnya, lidah buaya dan petroleum jelly dapat membantu mengurangi peradangan pada luka bakar, kemudian menempelkan es pada daerah bekas luka jahitan juga dapat meringankan memar dan bengkak.
Hindari aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada luka
Menahan diri dari menjalani aktivitas yang berat atau latihan yang intens yang dapat menyebabkan luka terbuka kembali, sehingga menunda proses penyembuhan.
Sejumlah kecil aktivitas fisik dapat membantu penyembuhan, hanya berhati-hatilah untuk tidak mendorong tubuh Anda terlalu jauh.
Shield HealthCare juga menyarankan untuk menghindari paparan bakteri berlebih, seperti berenang di laut atau kolam renang umum, menutupi luka dengan sepatu atau sarung tangan untuk jangka waktu yang lama.
Berkonsultasi dengan Dokter
Meskipun Anda bisa merawat luka ringan di rumah, jangan pernah ragu untuk melakukan kontrol rutin dengan dokter untuk evaluasi. Kontrol rutin sangat penting untuk penanganan luka yang dalam, serta luka yang menunjukkan tanda-tanda infeksi.
Walaupun tampak sepele, tetapi memperhatikan kebersihan perban dan melakukan penggantian perban secara berkala adalah salah satu faktor utama penyembuhan luka jahitan bekas operasi.
Prinsip merawat luka jahitan
Upayakan bekas luka tetap bersih dan kering
Luka jahitan dapat sembuh dengan cepat jika tetap bersih dan kering. Pasca operasi, biasanya luka akan basah, namun penggantian perban secara berkala dapat menjaga luka tetap bersih dan kering.
Jaga Kelembaban daerah sekitar luka
Gunakan salep sesuai dengan instruksi dokter. Membeli dan menggunakan salep pelembab secara sembarangan dapat memicu terjadi reaksi alergi atau ketidaknyamanan.
Obat-obatan pengeringan, seperti mercurochrome, atau lotion yang mengandung alkohol tidak boleh digunakan.
Mengganti perban secara berkala
Biasanya perban perlu diganti satu hingga empat kali sehari. Jika Anda menemukan bahwa balutan basah akibat drainase luka saat Anda menggantinya, maka Anda perlu mengubah perban lebih sering.
Mencegah terjadinya infeksi
Jika nampak kemerahan, rasa sakit atau pembengkakan pada bekas luka yang memburuk pada siang atau malam hari, meskipun hanya dengan mengangkat tangan, maka kemungkinan luka jahitan bekas operasi mengalami infeksi.
Tags: jahit luka