... Kapan Perban Luka Jahitan Dibuka: Panduan Praktis DIY untuk Pekerjaan Jahitan

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membuka Perban Jahitan pada Kerajinan Tangan dan DIY?

Syarat luka harus diperban

Penyebab luka semakin parah adalah karena cara perawatan yang salah. Banyak yang mengira bahwa luka terbuka harus dibiarkan terkena angin agar kering dan cepat sembuh.

Memang benar, luka tidak boleh dibiarkan basah dalam waktu lama dan mengeringkan luka dapat membantu penyembuhan. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk semua jenis luka.

Luka gores atau luka lecet yang ringan dan tidak mengeluarkan banyak darah bisa dibiarkan terbuka tanpa diperban.

Namun, menurut American Family Physician, beberapa jenis luka kecil tetap perlu ditutup menggunakan perban agar terhindar dari infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Berikut ini adalah beberapa syarat yang menentukan luka harus diperban.

  • Luka terletak pada bagian kulit yang mudah teriritasi oleh pakaian atau tergesek permukaan benda.
  • Anda berada di lingkungan yang kering dan berudara dingin sehingga bisa membuat kulit menjadi kering.
  • Luka rentan terkontaminasi debu, polusi, atau kotoran yang mungkin mengandung bakteri penyebab infeksi.
  • Anda memiliki penyakit kulit seperti eksim atau psoriasis yang membuat kulit sering mengalami peradangan dan berubah kering. Luka perlu diperban terutama saat luka berada diarea kambuhnya penyakit.

Penting diketahui bahwa menutup luka dengan perban dapat membantu mempertahan kelembapan di sekitar kulit yang terluka.

Kelembapan dapat mempercepat pemulihan jaringan kulit yang rusak pada luka. Kondisi kulit yang lembab membantu kinerja sel fibroblas dalam membentuk jaringan baru yang menutup luka.

Kulit yang lembap juga bisa mengurangi jumlah cairan yang keluar dari luka.

Bahkan, menjaga kelembapan luka merupakan salah satu cara mempercepat kesembuhan luka pada pasien diabetes atau gangguan pembekuan darah. Dengan begitu, pasien bisa menghindari risiko amputasi.

4. Hindari paparan sinar matahari

Saat kulit terluka, baik karena luka jahitan atau cedera, sebisa mungkin hindari area tersebut dari paparan sinar matahari. Hal ini karena paparan sinar matahari pada kulit yang terluka bisa menyebabkan luka tampak berbekas.

Jika kamu harus bepergian saat luka jahitan masih dalam masa pemulihan, kenakan pakaian yang menutupi luka dan menyerap keringat. Kamu juga perlu mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari.

5. Hindari menyentuh atau menggaruk luka

Luka jahitan memang akan terasa gatal di fase pemulihan. Hal ini normal, kok. Namun, jangan menyentuh, mengusapu-usap, apalagi sampai menggaruknya, ya. Menggaruk luka bekas jahitan dapat menyebabkan luka terbuka kembali dan memperlambat proses penyembuhan.

Apa saja jenis jahitan yang berbeda?

Ada 2 jenis utama – jahitan yang dapat diserap dan yang tidak dapat diserap.

Jahitan yang dapat diserap

Jahitan yang dapat diserap tidak perlu dilepas karena akan cepat rusak dan kehilangan kekuatan penahannya antara 5 - 60 hari. Jahitan ini lebih sering digunakan untuk luka dalam.

Jahitan yang tidak dapat diserap

Apakah jahitannya menyakitkan?

Jangan khawatir – obat mati rasa akan dioleskan pada luka agar tidak menimbulkan rasa sakit. Lokasi jahitan kemudian akan ditutup dengan kain kasa dan perban.

Dokter akan memberi tahu kapan tepatnya jahitan akan dilepas. Dalam beberapa kasus, mungkin akan dilakukan pengangkatan jahitan secara bergantian. Artinya, tidak semua jahitan pada luka akan dilepas dalam satu kali tindakan.

Anda dapat mengharapkan jahitan Anda dilepas sebagai berikut:

  • Wajah: 3 - 5 hari
  • Kulit kepala 7 - 10 hari
  • Lengan, Kaki: 10 - 14 hari
  • Persendian: 14 hari atau lebih

Segera temui dokter jika Anda melihat tanda-tanda infeksi ini:

  • Warna yang menggelap
  • Peningkatan pembengkakan
  • Adanya nanah atau cairan berbau busuk
  • Rasa sakit dan nyeri yang progresif di sekitar luka
  • Demam

Berikut ini adalah beberapa saran umum yang perlu diperhatikan:

Perhatikan rekomendasi dokter. Jika Anda khawatir tentang bekas luka, mintalah masukan dari dokter tentang krim dan losion yang direkomendasikan. Lindungi bekas luka dari sinar matahari dengan tabir surya dan pakaian tertutup.

Namun, jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang tingkat keparahan cedera Anda, pergilah ke UGD untuk mendapatkan bantuan medis segera.

Pikirkan Pencegahan!

Untuk mengurangi risiko cedera dan luka terbuka, selalu lakukan tindakan pencegahan dalam segala hal yang Anda lakukan. Hal ini termasuk mengambil langkah ekstra untuk mengunci semua sudut meja, menyimpan benda tajam dengan aman, menggunakan sumbat untuk mencegah pintu agar tidak terbanting, menggunakan bahan anti selip di bawah karpet, dan menjaga agar jalan setapak tetap bersih untuk mengurangi risiko tersandung dan jatuh. Mari kita cegah kecelakaan!


Tags: jahit luka

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia