... 10 Kata-Kata Inspiratif Penjahit untuk Menginspirasi Proyek Jahit Anda

"Rahasia-rahasia di Balik Kata-kata Penjahit - Kisah Inspiratif dari Dunia Jahitan"

6 Contoh Kata-Kata Follow Up

Berikut ada 6 contoh kata-kata follow up yang bisa kamu jadikan referensi dalam membuat kata-kata follow up untuk customer:

1. Cara Follow Up Customer Lama

“Halo [Nama Pelanggan], kami ingin mengucapkan terima kasih atas setia Anda sebagai pelanggan kami selama ini. Semoga Anda selalu puas dengan layanan kami!”

“Selamat datang kembali, [Nama Pelanggan]! Hanya untuk Anda, kami menawarkan diskon 15% untuk pembelian selanjutnya. Kode diskon: TERIMA15.”

“Kami ingin tahu pendapat Anda! Apakah ada yang bisa kami tingkatkan dalam layanan atau produk kami?”

2. Contoh Kalimat Follow Up Penawaran

“Halo [Nama Pelanggan], saya ingin memastikan Anda sudah memiliki kesempatan untuk melihat penawaran eksklusif kami. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau pertimbangan sebelum Anda membuat keputusan?”

“Selamat sore [Nama Pelanggan], kami ingin mengingatkan Anda tentang penawaran terbatas kami yang akan berakhir dalam 2 hari. Jangan lewatkan kesempatan ini!”

3. Contoh Teks Follow Up Customer

“Halo [Nama Pelanggan],

Terima kasih atas pembelian Anda di [Nama Perusahaan]! Kami ingin memastikan Anda puas dengan produk kami. Apakah ada pertanyaan atau masalah yang ingin Anda diskusikan?

Terima kasih dan salam hangat,

5. Contoh Cara Follow Up Customer Mobil

“Halo [Nama Pelanggan], sudah waktunya untuk servis berkala mobil Anda. Apakah Anda ingin mengatur janji?”

“Halo [Nama Pelanggan], kami ingin tahu bagaimana pengalaman Anda dengan servis kami. Mohon bagikan masukan Anda.”

“Halo [Nama Pelanggan], ini adalah pengingat untuk pembayaran tagihan yang masih tertunda. Mohon segera lakukan pembayaran.”

6. Contoh Kata-Kata Follow Up Customer Handphone

“Halo [Nama Pelanggan], kami ingin mengingatkan Anda bahwa garansi handphone Anda akan berakhir dalam sebulan. Apakah Anda memiliki pertanyaan atau perlu bantuan lebih lanjut?”

3. Kalimat efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami dengan tepat pula. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri-ciri sebagai berikut.

Perusahaan konveksi itu membutuhkan empat orang penjahit pakaian wanita. Kelompok kata penjahit pakaian wanita bermakna ganda.

Makna pertama penjahit yang berjenis kelamin wanita dan makna kedua penjahit yang hanya menjahit pakaian wanita. Agar tidak menimbulkan makna ganda, penulis perlu membubuhkan tanda hubung (-).

Jika yang dikehendaki adalah penjahit pakaian yang berjenis kelamin wanita, tanda hubung diletakkan di antara kata penjahit dan wanita (penjahit-pakaian wanita).

Sementara itu, jika yang dikehendaki adalah penjahit yang bisa menjahit pakaian wanita, tanda hubung diletakkan di antara kata pakaian dan wanita (penjahit pakaian-wanita) .

b. Subjek dan objek tidak didahului dengan kata depan

Kalimat efektif harus memiliki subjek yang jelas. Jika subjek didahului kata depan, subjek kalimat menjadi hilang sehingga tidak terbentuk kalimat efektif.

  • SMA Nusa Bangsa mengadakan kegiatan pentas seni. (SMA Nusa Bangsa = subjek)
  • Di SMA Nusa Bangsa mengadakan kegiatan pentas seni. (Subjek menjadi tidak jelas karena SMA Nusa Bangsa diawali dengan kata depan di)
Demikian pula objek juga tidak boleh didahului dengan kata depan. Contoh:
  • Mereka membicarakan kekayaan laut Indonesia. (efektif)
  • Mereka membicarakan tentang kekayaan laut Indonesia. (tidak efektif)

Kalimat efektif harus logis, masuk akal, dan cermat dalam penalaran. Ketidakcermatan dalam menyusun kalimat bisa menyebabkan kalimat menjadi tidak nalar. Contoh :

  • Ponsel harap dimatikan. (efektif)
  • Yang membawa ponsel harap dimatikan. (tidak efektif)

Kalimat efektif tidak menggunakan kata atau kelompok kata yang dirasa tidak perlu. Penggunaan kata yang berlebihan menyebabkan makna kalimat sudah dipahami. Contoh :


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia