Manfaat Benang dalam Meronce - Teknik Penting dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Mengurangi stres terkait penyakit
Freepik/Lev.studio.x
Stres terkait penyakit tidak hanya berdampak pada orang dewasa. Ini juga memengaruhi anak balita. Dilansir dari Education and Behavior, seorang anak dapat merasakan stres dan kecemasan yang berasal dari penyakit dan gangguan.
Meronce manik-manik adalah aktivitas yang hampir semua orang bisa lakukan, karena ini tidak memerlukan persediaan khusus, dan dapat dilakukan hampir di mana saja.
Saat bermain dengan manik-manik dan berfokus pada merangkainya, mudah bagi si Kecil untuk melepaskan diri dari stres dan kecemasan untuk sementara waktu. Bahkan anak dapat menggunakan manik-manik sebagai sarana untuk melepaskan diri dari kecemasannya saat ini.
Ini juga merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi semua orang, jadi anak dapat melakukan kegiatan ini bersama teman, saudara, atau anggota keluarga lainnya.
Secara umum, kerajinan bisa menjadi mekanisme koping yang baik untuk orang-orang dari segala usia. Jadi mendorong balita untuk meronce manik-manik adalah hal yang sangat positif.
Editors' Pick
Kenali, 7 Manfaat Meronce Manik-Manik untuk Perkembangan Balita
Freepik/A3pfamily
Seni manik-manik lebih dari sekadar menciptakan perhiasan atau dekorasi rumah yang indah. Selain menjadi hobi yang menyenangkan dan cocok untuk segala usia, meronce memiliki manfaat bagi perkembangan balita dan manfaat terapeutik.
Meronce manik-manik juga dapat bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Baik itu anak yang harus menghabiskan waktu lama di rumah sakit, anak dengan gangguan motorik halus, atau anak dengan gejala ADHD, autisme, dll.
Untuk mengetahui manfaat selengkapnya, kali ini Popmama.com akan membahas manfaat apa saja yang si Kecil dapatkan ketika mengisi waktu luang dengan melakukan meronce manik-manik. Simak informasinya di bawah ini ya, Ma!
Melatih keterampilan visual, pemindaian, dan memori anak
Freepik/A3pfamily
Dilansir dari Beading Buds, meronce manik-manik dapat melatih keterampilan visual, pemindaian, dan memori anak.
Hal ini karena balita harus dapat mengingat pola manik-manik untuk menentukan manik-manik apa yang ingin digunakan. Begitu ia tahu manik-manik apa yang ia inginkan, keterampilan visual membantunya dalam memilih manik-manik yang sesuai dengan gambaran yang diinginkan.
Dan pada akhirnya, si Kecil harus memindai banyak manik-manik yang berbeda sebelum menemukan manik-manik yang diinginkan.
Nah itulah beberapa manfaat meronce manik-manik untuk mengisi waktu balita. Meronce manik-manik adalah kegiatan tepat untuk membantu balita dalam mengembangkan keterampilan inti yang penting.
Selain itu, mendorong anak untuk mengerjakan proyek seni dan kerajinan adalah cara yang tepat untuk membantunya mengembangkan dan memperkuat keterampilan vital, mengatasi penyakit, dan menghabiskan waktu dengan cara yang menyenangkan.
Baca juga:
Tahapan meronce.
foto: Unsplash/Merve Sehirli Nasir
Kegiatan meronce memiliki beberapa tahap perkembangan. Anak dapat dikatakan siap diajari membaca jika sudah bisa meronce dengan menggunakan pola. Terdapat beberapa tahapan dalam kegiatan meronce yaitu sebagai berikut:
1. Meronce berdasarkan warna. Tahapan ini adalah tahapan yang paling dasar dalam kegiatan meronce. Anak belajar untuk memasukkan benang ke dalam lubang berdasarkan warna yang sama.
2. Meronce berdasarkan bentuk. Tahapan ini menjadi tahapan bagi anak untuk mengenal bentuk. Terdapat berbagai macam bentuk dalam meronce seperti bentuk kubus atau bulat.
3. Meronce berdasarkan warna dan bentuk. Pada tahapan ini, anak sudah mulai bisa menggabungkan mana benda yang memiliki bentuk dan warna yang sama. Anak dapat mengembangkan kreativitasnya dengan memilih bentuk dan warna yang disukai.
4. Meronce berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran. Tahapan ini menjadi tahapan yang paling sulit karena anak mulai belajar untuk menggabungkan tiga komponen secara bersamaan.
Sumber: Irfan dan Suarti. 2019. Jurnal Pendidikan dan Sains Volume 1 Nomor 2: Pengaruh Bermain Meronce Bunga Kamboja Terhadap Sikap Disiplin Anak Usia Dini. Mataram: Universitas Pendidikan Mandalika Mataram.
Recommended By Editor
Tags: benang meronce