Kerajinan 2 Dimensi - Seni Jahit DIY yang Memukau dan Kreatif
Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi
Apa saja jenis karya seni rupa 3 dimensi itu? Jika dilihat dari fungsi atau kegunaanya, karya seni rupa tiga dimensi dibagi menjadi 2, yaitu karya seni rupa tiga dimensi murni dan terapan.
a. Karya Seni Rupa 3 Dimensi Murni (Pure Art)
Pengertian karya seni rupa tiga dimensi murni adalah karya seni rupa yang hanya memiliki fungsi ekspresi. Karya seni rupa murni lebih mengutamakan nilai kreatifitas dan ekspesi dan mengabaikan unsur praktis atau unsur kegunaannya. Karena pada dasarnya tujuan dari penciptaan karya seni rupa murni adalah perwujudan dari penciptaan karya seni manusia yang dinikmati keindahannya saja.
Contoh karya seni rupa 3 dimensi murni yaitu,
1. Seni Patung, merupakan cabang seni rupa murni yang karyanya berbentuk tiga dimensi. Bahan yang digunakan untuk membuat patung, antara lain kayu, batu, logam, tanah liat, gipsum, semen, dan lain-lain. Jenis-jenis patung sangat beragam, antara lain seperti patung religi (arca), patung monumen, patung arsitektur, patung dekorasi, patung seni, dan patung kerajinan.
2. Seni Instalasi, merupakan karya seni rupa yang dibuat dengan cara menyusun, merakit, memasang, dan menyatukan, atau mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna yang diangkat dalam konsep seni instalasi ini adalah persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lainnya yang bersifat kontemporer.
3. Benda hias, yaitu seni kerajinan yang dibuat sebagai benda hiasan atau pajangan. Karya seni rupa jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahannya daripada aspek kegunaan atau fungsinya. Sebagai contoh hiasan dinding dan benda-benda kerajinan untuk penghias ruangan, Seperti topeng, guci, dan vas bunga.
Prinsip Seni Rupa 2 Dimensi
Prinsip seni rupa 2 dimensi ada 8 butir, sebagaimana dijelaskan dalam modul Prinsip Karya Dua Dimensi Seni Budaya Paket C Setara SMA/MA Kelas XII (2020). Berikut ini penjelasan masing-masing dari 8 prinsip seni rupa 2 dimensi:
1. Komposisi
Prinsip seni rupa 2 dimensi yang pertama adalah komposisi. Prinsip ini merujuk pada cara unsur-unsur visual ditempatkan dalam sebuah karya seni, yang sangat penting untuk menciptakan keindahan dan daya tarik. Setiap seniman memiliki preferensi unik terhadap komposisi.
2. Proporsi
Proporsi melibatkan perbandingan ukuran dalam sebuah karya seni, baik dalam hal perbandingan bentuk-bentuk konvensional atau perbandingan ukuran dalam satu kesatuan. Proporsi yang tepat penting agar karya terlihat proporsional.
3. Kesatuan
Prinsip seni rupa 2 dimensi ini mengacu pada bagaimana unsur-unsur seni berpadu secara harmonis dalam komposisi, menciptakan karya seni yang indah dan menarik. Ini adalah prinsip dasar yang penting untuk mencapai nilai estetika yang tinggi.
4. Keseimbangan
Keseimbangan adalah tanggung jawab terhadap kesan yang muncul dari susunan unsur-unsur seni rupa. Pengaturan keseimbangan yang baik dapat menciptakan daya tarik khusus dalam karya seni.
5. Irama
Irama melibatkan pengulangan unsur-unsur seni dengan cara yang teratur. Variasi dalam pengulangan tersebut dapat meningkatkan nilai estetika dan harmoni dalam karya seni.
6. Keselarasan
Keselarasan merupakan prinsip seni rupa 2 dimensi yang melibatkan kesatuan dan harmoni antara unsur-unsur berbeda dalam karya seni, seperti pencahayaan, bentuk, dan pemilihan warna.
7. Penekanan
Penekanan melibatkan menciptakan perbedaan yang mencolok antara unsur-unsur yang berlawanan dan berdekatan dalam karya seni. Ini dapat memberikan kesan yang segar dan menarik.
8. Titik Fokus
Titik fokus merupakan salah satu prinsip seni rupa 2 dimensi yang menonjol dalam karya seni. Sebab, prinsip inilah yang mengarahkan perhatian penonton pada bagian penting atau pesan yang ingin disampaikan oleh seniman.
SENI RUPA 3 DIMENSI
Seni rupa 3 dimensi adalah seni rupa yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Seni rupa 3 dimensi ini juga memiliki volume dan menempati ruang. (Baca juga: Alat Musik Ritmis)
CONTOH SENI RUPA 3 DIMENSI
PATUNG
Patung merupakan suatu karya seni yang terbuat dari benda padat maupun lunak yang memiliki panjang, lebar, maupun tinggi. Biasanya, patung dibuat dengan menyerupai bentuk tertentu.
SENI KRIYA
Seni kriya merupakan karya seni yang dibuat dengan menggunakan ketrampilan tangan dengan tetap memperhatikan fungsi dan kegunaan karya tersebut. Seni kriya juga termasuk dalam seni rupa terapan. Karena memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
SENI KERAMIK
Seni keramik merupakan cabang dari karya seni rupa yang mengolah material keramik menjadi suatu karya seni. (Baca juga: Akulturasi, Pengertian Akulturasi, dan Contoh Akulturasi)
SENI ARSITEKTUR
Seni arsitektur merupakan karya seni merancang suatu bentuk dari bangunan. Tidak hanya merancang, tetapi juga membangun suatu bangunan.
Unsur-Unsur Seni Rupa 2 Dimensi
Unsur-unsur seni rupa adalah bagian terpenting yang mendukung terwujudnya suatu karya. Unsur seni rupa 2 dimensi ada delapan.
Daftar 8 unsur seni rupa 2 dimensi tersebut dan penjelasannya bisa disimak di bawah ini:
1. Titik
Titik merupakan unsur seni rupa paling sederhana dan mendasar. Setiap menyentuhkan pensil di kertas, yang akan muncul pertama adalah titik. Unsur titik tampak berarti dalam suatu karya seni rupa apabila jumlahnya cukup banyak atau ukurannya diperbesar menjadi bintik.
Kemudian dibutuhkan adanya titik untuk membentuk garis, bentuk, ataupun bidang. Dalam pembuatan unsur titik ini bisa dilakukan dengan variasi jarak yang berbeda, yaitu jarak sempit atau dengan jarak lebar dari titik itu sendiri. Perpaduan unsur titik dengan berbagai variasi warna bisa menjadikan sebuah karya seni yang elok dan bagus.
Teknik penggunaan titik dan perpaduan warna ini disebut dengan teknik Pointilis. Pengertian pointilis adalah salah satu teknik menggambar yang tersusun atas titik-titik kecil sehingga membentuk sebuah objek gambar.
2. Garis
Garis memiliki dimensi memanjang dan berarah. Garis juga memiliki beberapa sifat khusus seperti panjang, pendek, lurus, melengkung, vertikal, horizontal, dll.
Walau sangat sederhana, garis tetap mampu mengekspresikan suatu gagasan. Misalnya, garis lurus dan tebal menunjukkan ketegasan, sedangkan garis yang melengkung dan digambar tipis mencerminkan sesuatu yang lemah.
Infografik SC Unsur Seni Rupa 2 Dimensi. tirto.id/Fuad
Unsur seni rupa 2 dimensi yang ketiga adalah bidang. Bidang adalah unsur seni rupa hasil dari penggabungan sejumlah garis dalam keadaan tertentu. Ia bisa diamati secara visual dalam karya seni rupa berdasarkan bentuknya.
Seni Rupa 2 Dimensi: Pengertian, Unsur, Alat, Teknik & Contoh
Seni rupa 2 dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dua ukuran atau sisi, mudahnya karya ini hanya memiliki panjang dan lebar saja, tanpa dimensi ketiga yaitu: ruang (z). Contohnya adalah lukisan, seni grafis, ilustrasi dan karya rupa lain yang digambar diatas permukaan datar.
Istilah ini muncul ketika seni rupa dibedakan berdasarkan dimensinya, yaitu karya seni rupa dua dimensi dan seni rupa 3 dimensi. Penggolongan seperti ini dilakukan agar kita memahami seberapa jauh cakupan seni rupa dapat dibedakan. Selain itu, kategorisasi ini juga dapat membantu kita memahami berbagai perbedaannya guna untuk melakukan apresiasi dan penilaian yang sesuai terhadap masing-masing jenis karya (2d/3d).
Misalnya, seni rupa juga dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Yaitu, seni rupa terapan (applied art) yang pembuatannya melalui proses perancangan (desain), dan seni rupa murni, karya yang dibuat dengan tujuan untuk dinikmati keindahan dan keunikannya saja tanpa mempertimbangkan fungsi praktisnya.
Tentunya, jika kita menilai suatu desain sebagai seni rupa, maka penilaian kita tidak akan valid. Begitu juga sebaliknya, jika kita menilai karya seni rupa yang tidak memiliki fungsi sebagai karya desain, maka karya tersebut tidak akan ternilai sebagaimana mestinya.
Selain berdasarkan bentuk (dimensi) dan fungsinya, karya seni rupa juga dapat dibedakan berdasarkan karakteristik media (alat, teknik, dan bahan) dan orientasi pembuatannya. Berdasarkan karakteristik tersebut, seni rupa terbagi menjadi: seni lukis, seni grafis, seni patung, seni kriya, dan desain.
Ketika kita mengetahui setiap jenis seni rupa berdasarkan parameter fungsinya, maka akan jauh lebih mudah bagi kita untuk mengapresiasi atau menciptakan karya spesifik yang ingin kita pelajari. Karena setiap jenis karya seni rupa yang berbeda akan membutuhkan treatment yang berbeda pula.
Tags: kerajinan