... 7 Ide Kerajinan 3 Dimensi Cantik untuk Dicoba Sendiri di Rumah - Panduan DIY Terbaru

Kerajinan 3 Dimensi - Mengukir Kreativitas dalam Seni Sulaman dan DIY

Tips Membuat Kerajinan Tangan 3 Dimensi agar Hasilnya Sempurna

Hindari Menggunakan Bahan yang Murah dan Mudah Rusak

Untuk menghasilkan kerajinan tangan memang dibutuhkan kreativitas. Makin kreatif kita maka makin bagus hasil yang kita peroleh. Gunakan bahan yang ada di sekitar kita namun jika ingin maksimal hasilnya pastikan menggunakan bahan yang kokoh.

Jangan menggunakan bahan murah dan mudah rusak. Murah boleh saja namun pastikan kualitas bahannya oke. Jika kerajinan mudah rusak hanya karena pemilihan bahan kurang tepat maka akan mengurangi nilai jual produk kerajinan 3 dimensi tersebut bukan?

Selalu Perbarui Teknik Membuat Kerajinan Anda

Hasil yang sempurna pada kerajinan tangan tentu dibutuhkan usaha yang tak simple. Memang membuat sesuatu sendiri itu menyenangkan dan mengasyikkan namun tentu saja perlu usaha dan biaya serta teknik membuat yang tepat.

Jangan hanya terpaku pada teknik yang dicontohkan saja. Usahakan untuk berpikir out of the box karena pembuatan kerajinan tangan bertujuan untuk melatih kreativitas Anda. Cobalah beberapa teknik baru dalam pengaplikasian kerajinan tangan 3 dimensi. Dengan begitu pastinya Anda akan dapat produk kerajinan yang sempurna.

Banyak Mencoba dan Banyak Belajar

Menghasilkan kerajinan tangan tak selalu mudah apalagi jika memang belum terbiasa. Ya, membuat kerajinan tangan memang merupakan sesuatu yang harus dibiasakan. Jika sudah terbiasa maka benda sepele seperti kertas koran bekas pun bisa disulap jadi barang bernilai seni tinggi.

Fungsi dan tujuan karya 3 dimensi

Menurut buku Seni Budaya untuk SMA/MA Kelas X yang disusun oleh Jelly Eko Purnomo dan Zefri Yandra, karya seni rupa tiga dimensi terbagi menjadi dua jenis berdasarkan fungsinya.

1. Seni rupa terapan.

Seni rupa terapan adalah jenis karya seni tiga dimensi yang memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utama dalam pembuatan karya seni rupa terapan ialah agar dapat digunakan secara langsung. Contoh-contoh dari karya seni rupa terapan ini antara lain meja ukir dan kursi ukir.

Karya seni rupa terapan lebih menekankan pada kegunaannya daripada aspek keindahannya. Oleh karena itu, selain berperan sebagai elemen dekoratif, karya seni rupa terapan juga memberikan manfaat langsung dalam memenuhi kebutuhan dan mendukung aktivitas manusia sehari-hari.

2. Seni rupa murni.

Seni rupa murni adalah jenis karya seni tiga dimensi yang memiliki tujuan untuk mengekspresikan nilai-nilai artistik tanpa memperhatikan aspek fungsional dalam penggunaannya sehari-hari. Berbeda dengan seni rupa terapan, seni rupa murni tidak dirancang untuk keperluan praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh dari karya seni rupa murni meliputi patung dan gerabah. Tujuan utama dari seni rupa murni ialah agar dinikmati atas keindahannya. Secara umum, karya seni rupa murni sering digunakan sebagai elemen dekoratif karena memberikan kepuasan estetika dan kesenangan visual.

Proses Berkarya Seni Rupa Tiga Dimensi

Pembuatan karya seni rupa tiga dimensi tentunya dilakukan berdasarkan suatu proses berkarya. Tahapan ini berbeda, tergantung dari karakteristik bahan, teknik, dan alat yang digunakan untuk mewujudkan suatu karya tersebut.

Namun secara model umum, tahapan dalam berkarya seni 3 dimensi masih sama seperti karya seni lain pada umumnya. Yaitu, dimulai dengan motivasi untuk berkarya. Motivasi tersebut dapat dibangun atau berasal dari dalam maupun luar diri senimannya.

Misalnya, seniman sudah memiliki ide atau gagasan dan alasan falsafah kenapa ia ingin menciptakan karyanya. Atau justru mendapatkan inspirasi dari pemandangan alam ata ubenda yang ada disekitarnya. Ide atau gagasan berkarya seni rupa 3d dapat diperoleh dari beragam sumber yang berbeda.

Teknik Berkarya Seni Rupa 3 Dimensi

Teknik berkarya seni rupa tiga dimensi sangatlah beragam, tergantung media yang digunakan. Teknik pembuatan karya seni rupa ini, antara lain sebagai berikut.

a. Teknik Cetak (Cor Tuang)
Teknik cetak dalam pembuatan karya seni rupa tiga dimensi terdapat 2 macam yaitu teknik tuang sekali pakai (a cire perdue) dan teknik tuang berulang (bivalve). Pada teknik a cire perdue biasanya menggunakan cetakan yang terbuat dari logam (tembaga dan besi) yang bentuk dan hiasannya lebih rumit. Sedangkan teknik bivalve biasanya menggunakan dua jenis cetakan yang terbuat dari bahan gips, batu, maupun semen yang dapat dipakai secara berulang-ulang sesuai kebutuhan. Teknik bivalve sering dipakai untuk mencetak benda-benda yang sederhana dan tidak terlalu rumit.

b. Teknik Modeling
Teknik modeling adalah teknik dalam pembuatan kerajinan dengan cara memijit, meremas dan membentuk suatu benda menggunakan tangan. Teknik modeling dapat diterapkan pada bahan-bahan yang bersifat plastis seperti tanah liat, plastisin, lilin, sabun dan bubur kertas.

c. Teknik Pahat/Ukir
Teknik pahat atau ukir adalah teknik yang diterapkan dalam pembuatan karya kerajinan dengan cara memahat, menggores, menoreh, dan membentuk pola permukaan benda. Teknik ini dapat diterapkan pada bahan keras seperti batu, logam, kayu keras (jati, sono keling, dll), serta bahan sedang/ tidak terlalu keras seperti kayu sengon, mahoni, dll. Alat yang digunakan pada teknik pahat/ ukir antara lain seperti tatah (pahat ukir) yang terbuat dari besi atau baja serta palu atau alat pukul yang terbuat dari kayu (untuk ukir kayu) dan palu besi (untuk pahat batu). Hasil karya seni dari pahat ukir, antara lain terdapat pada alat-alat kebutuhan rumah tangga, seperti kursi, meja, lemari, dan hiasan dinding.

d. Teknik Tempa
Teknik tempa biasanya digunakan untuk membuat benda-benda dari logam (besi, baja, dan kuningan). Proses penerapan teknik ini dilakukan dengan memanaskan logam di perapian khusus, kemudian ditempa (dibentuk) sesuai keinginan. Contoh benda-benda tradisional dari hasil teknik tempa adalah aneka senjata tradisional dan benda-benda perhiasan.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia