Panduan Lengkap Membuat Kerajinan Akrilik LED untuk Pecinta DIY
Harga Huruf Timbul
Berbicara mengenai harga huruf timbul, sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu hal yang memengaruhi harga huruf timbul adalah penggunaan bahan yang akan dipakai untuk membuat media ini. Biasanya, harga huruf timbul dengan material acrylic relatif lebih mahal dibandingkan dengan huruf timbul dari plat dan stainless steel. Hal ini karena acrylic, seperti disinggung di atas, memiliki beberapa keunggulan, seperti lebih lentur, mudah dibentuk, dan sangat mudah dalam hal perawatan.
Selain material, faktor lain yang memengaruhi harga huruf timbul adalah desain huruf timbul yang bersangkutan. Semakin rumit desain huruf yang dibuat, maka harganya juga akan semakin mahal. Besarnya huruf timbul, atau ukuran, juga menentukan harga pembuatan huruf timbul. Jadi, sangat dianjurkan untuk memilih jasa pembuatan huruf timbul yang menawarkan harga cukup terjangkau agar meringankan kondisi keuangan Anda.
Seperti disampaikan di atas, harga huruf timbul menggunakan bahan acrylic memang lebih mahal jika dibandingkan bahan stainless steel dan plat. Di pasaran saat ini, harga huruf timbul acrylic tanpa lampu rata-rata Rp5.000 hingga Rp10.000 per cm, tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yang ditawarkan Rp8.000 hingga Rp11 ribuan per cm. Ada juga yang mematok harga per karakter mulai Rp25 ribu untuk ukuran 10 cm.
Pengertian Akrilik
Kerajinan akrilik adalah kerajinan yang berbahan dasar akrilik, yaitu polymethyl methacrylate berupa polimer sintetis dari metil metakrilat yang sifatnya mencair apabila dipanaskan serta memiliki permukaan yang transparan.
Akrilik sendiri diperkenalkan pertama kali pada tahun 1928 di berbagai laboratorium dunia, yang kemudian dijual ke pasaran pada tahun 1933 oleh Rohm and Haas Company.
Biasanya polymethyl methacrylate dijual dengan merek Limacryl, Plexiglas, Acrylite, Altuglas, Vitroflex, Perspex, Acrylplast, Lucite dan secara umumnya dikenal dengan kaca akrilik atau akrilik saja.
Karakter akrilik ini sangat unik, yaitu berupa lembaran plastik yang sangat keras. Warna akrilik tidak cepat pudar, dan bobotnya pun ringan, tak heran jika akrilik menjadi salah satu bahan baku unggulan untuk kerajinan.
Selain itu, akrilik sangat mudah dibentuk dan mudah meleleh, sehingga dapat dengan mudah dijadikan berbagai macam benda. Misalnya cinderamata, piala, piagam, bingkai foto, dan lain sebagainya.
Di Indonesia sendiri, penghasil kerajinan akrilik terbanyak dapat kita jumpai di Kota Gede Yogyakarta, dan juga di Kota Bandung.
Kerajinan akrilik Jogja biasanya berupa gantungan kunci dan souvenir lainnya, yang mana berbahan baku perak kemudian dilapisi dengan akrilik.
Baca Juga : 9 Contoh Kerajinan dari Tanah Liat yang Bermanfaat
Tags: kerajinan akrilik