Panduan Lengkap Membuat Kerajinan Akrilik LED untuk Pecinta DIY
Pengertian Akrilik
Kerajinan akrilik adalah kerajinan yang berbahan dasar akrilik, yaitu polymethyl methacrylate berupa polimer sintetis dari metil metakrilat yang sifatnya mencair apabila dipanaskan serta memiliki permukaan yang transparan.
Akrilik sendiri diperkenalkan pertama kali pada tahun 1928 di berbagai laboratorium dunia, yang kemudian dijual ke pasaran pada tahun 1933 oleh Rohm and Haas Company.
Biasanya polymethyl methacrylate dijual dengan merek Limacryl, Plexiglas, Acrylite, Altuglas, Vitroflex, Perspex, Acrylplast, Lucite dan secara umumnya dikenal dengan kaca akrilik atau akrilik saja.
Karakter akrilik ini sangat unik, yaitu berupa lembaran plastik yang sangat keras. Warna akrilik tidak cepat pudar, dan bobotnya pun ringan, tak heran jika akrilik menjadi salah satu bahan baku unggulan untuk kerajinan.
Selain itu, akrilik sangat mudah dibentuk dan mudah meleleh, sehingga dapat dengan mudah dijadikan berbagai macam benda. Misalnya cinderamata, piala, piagam, bingkai foto, dan lain sebagainya.
Di Indonesia sendiri, penghasil kerajinan akrilik terbanyak dapat kita jumpai di Kota Gede Yogyakarta, dan juga di Kota Bandung.
Kerajinan akrilik Jogja biasanya berupa gantungan kunci dan souvenir lainnya, yang mana berbahan baku perak kemudian dilapisi dengan akrilik.
Baca Juga : 9 Contoh Kerajinan dari Tanah Liat yang Bermanfaat
Mengenal Promosi Huruf Timbul
Dikutip dari Creohouse.co.id, huruf timbul adalah salah satu jenis bentuk reklame yang dapat mempresentasikan logo dan citra perusahaan Anda dengan sempurna. Media promosi ini terlihat elegan, berkelas, dan menunjukkan citra yang kuat sebuah perusahaan. Huruf timbul adalah media promosi atau media identitas suatu perusahaan, baik itu berupa tulisan atau logo yang unik, yang mempunyai tujuan untuk menarik perhatian orang yang melihatnya agar tertarik dan mau melihat produk mereka dan kemudian membeli produknya.
- Plat galvanil, ini adalah campuran antara zinc atau seng dan besi, hampir mirip seng tebal tetapi lebih kaku dan lebih kuat. Warna dari plat ini cenderung doff atau tidak mengilat, sehingga penggunaannya biasanya dilakukan pengecatan sesuai dengan desain dan warna yang ditentukan.
- Bahan kuningan, merupakan material huruf timbul yang paling eksklusif karena harga material kuningan terhitung paling mahal dibandingkan bahan yang lainnya.
- Stainless steel, bahan ini dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu stainless steel biasa, stainless steel mirror, dan stainless steel hairline. Stainless steel biasa dan stainless steel mirror memiliki perbedaan adalah lebih mengilap seperti kaca untuk tipe mirror. Sementara, stainless steel tipe hairline memiliki garis-garis tipis satu arah di permukaan plat.
- Bahan acrylic atau akrilik, merupakan bahan seperti fiber dengan ketebalan yang berbeda-beda. Semakin tebal suatu acrylic, maka semakin mahal pula harga huruf timbul. Selain ketebalan, acrylic juga memiliki beragam warna, antara lain acrylic susu, acrylic bening, acrylic hitam, acrylic merah, acrylic kuning, dan lainnya. Untuk acrylic dengan warna selain bening atau susu, harganya relatif lebih mahal.
Dari sekian bahan tersebut, acrylic sekarang semakin banyak digunakan untuk membuat huruf timbul karena mudah dibentuk, punya daya tahan, dan cenderung memiliki tampilan yang menarik. [3] Selain itu, akrilik sendiri juga merupakan bahan yang tidak mudah pecah, ringan, serta mudah untuk dipotong, dikikir, dibor, dihaluskan, maupun dicat. [4]
Peluang Besar Usaha Kerajinan Akrilik
Kerajinan akrilik dapat menjadi usaha yang menghasilkan omset puluhan juta per bulannya. Berikut penjelasannya.
Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan akrilik, apalagi jika kita orang yang gemar berwisata dan membeli cinderamata. Cinderamata berbahan akrilik selain mempunyai bentuk yang indah, bahannya juga awet sehingga tidak mudah rusak.
Usaha akrilik ini merupakan ide usaha yang sangat bagus apalagi jika tempat tinggal Anda merupakan daerah wisata yang ramai. Nah, jika Anda tertarik dengan kerajinan akrilik, berikut akan kami jelaskan mengenai kerajinan akrilik lebih jauh.
Harga Huruf Timbul
Berbicara mengenai harga huruf timbul, sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu hal yang memengaruhi harga huruf timbul adalah penggunaan bahan yang akan dipakai untuk membuat media ini. Biasanya, harga huruf timbul dengan material acrylic relatif lebih mahal dibandingkan dengan huruf timbul dari plat dan stainless steel. Hal ini karena acrylic, seperti disinggung di atas, memiliki beberapa keunggulan, seperti lebih lentur, mudah dibentuk, dan sangat mudah dalam hal perawatan.
Selain material, faktor lain yang memengaruhi harga huruf timbul adalah desain huruf timbul yang bersangkutan. Semakin rumit desain huruf yang dibuat, maka harganya juga akan semakin mahal. Besarnya huruf timbul, atau ukuran, juga menentukan harga pembuatan huruf timbul. Jadi, sangat dianjurkan untuk memilih jasa pembuatan huruf timbul yang menawarkan harga cukup terjangkau agar meringankan kondisi keuangan Anda.
Seperti disampaikan di atas, harga huruf timbul menggunakan bahan acrylic memang lebih mahal jika dibandingkan bahan stainless steel dan plat. Di pasaran saat ini, harga huruf timbul acrylic tanpa lampu rata-rata Rp5.000 hingga Rp10.000 per cm, tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yang ditawarkan Rp8.000 hingga Rp11 ribuan per cm. Ada juga yang mematok harga per karakter mulai Rp25 ribu untuk ukuran 10 cm.
Tags: kerajinan akrilik