... Kerajinan Asbak dari Bambu: Ide Kreatif DIY untuk Menaikkan Nilai Seni Jahitan Anda

Kerajinan Asbak Bambu - Kreasi Cantik untuk Merajut dan DIY

Lonceng angin dari bambu

Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:

  • Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
  • Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
  • Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.

Bahan Dan Alat Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Asbak Bambu

Untuk membuat asbak dari bambu, terlebih dahulu siapkan bahan dan alatnya. Agar pengerajin tidak kesusahan untuk mengambil barang yang dibutuhkan saat proses pembuatan asbak berlangsung.

Barang yang harus disiapkan tidaklah sulit untuk dicari dan juga tidak terlalu banyak, sehingga memudahkan pengerajin dalam menyiapkannya. Apalagi bahan-bahan tersebut bisa menggunakan yang sudah bekas pakai atau sisa-sisa dari kerajinan lainnya. Adapun yang harus disiapkan yaitu:

  • Potongan bambu yang tidak terpakai
  • Potongan papan kayu yang tidak terpakai
  • Lem serbaguna
  • Lem kayu
  • Amplas
  • Pernis atau plitur
  • Gergaji
  • Cutter atau Pisau
  • Gunting

Itulah bahan dan alat yang harus ada bila ingin mempraktekkan cara membuat asbak dari bambu dibawah ini. Semua barang diatas tidak sulit untuk didapatkan dan juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Sebab, bisa menggunakan sisa-sisa kerajinan lain atau juga barang bekas.

Cara Membuat Asbak Dari Bambu Yang Benar

1. Papan Kayu

Hal pertama yang harus dilakukan oleh pengrajin ialah memotong papan kayu sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk potongan papan kayu, silahkan buat menyerong atau miring di setiap bagian ujungnya. Bila pengrajin ingin membuat satu asbak, maka perlu delapan potongan papan kayu.

Tetapi jika membuat asbaknya lebih dari satu, berarti pengerajin bisa membuat potongan sesuai kelipatan delapan tadi. Buatlah besarnya sama atau juga bisa berbeda, sesuai yang diinginkan oleh pengerajin.

2. Belah Bambu

Bila sudah dibelah dan dipotong, barulah kerok bagian dalamnya menggunakan cutter supaya serbut belahan tidak tajam dan berbahaya saat terkena kulit tangan. Bila dirasa masih terlalu panjang, maka bisa dipotong kembali dengan gunting karena belahan bambu tadi sudah berbentuk tipis.

3. Menempel Belahan Bambu Dengan Kerangka Papan Kayu

Jika sudah, barulah tempel belahan bambu dibagian bawah asbak agar tertutup dan tidak berlubang sehingga bisa digunakan untuk puntung rokok. Pada bagian atas, silahkan tempelkan potongan bambu yang agak tebal untuk tempat menyimpan rokok bila lagi tidak dihisap.

4. Lumuri Asbak Dengan Lem

Tujuannya agar permukaan asbak dari bambu tersebut tidak tajam dan berbahaya untuk penggunanya bila dipegang. Jika menginginkan hasil yang lebih bagus lagi, pengerajin bisa melakukan pernis atau plitur pada semua sisi yang ada di asbak tersebut.

Namun bila ingin memberi warna atau gambar, pengrajin bisa membuat lukisan dan mengecatnya sesuai selera yang diinginkan. Bila sudah silahkan keringkan di tempat yang berangin atau juga diruang yang terkena matahari.

Itulah tadi cara membuat asbak dari bambu yang indah sesuai keinginan pengrajin. Jangan ragu untuk mencoba, karena bahan dan alat yang ada di atas tadi bisa pengrajin dapatkan dengan mudah.

Kipas bambu

Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.

Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.

Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia