Kerajinan Kaca - Mengukir Kecantikan dengan Sentuhan Bahan Keras
Manfaat Kerajinan dari Kaca
Pada penjelasan diatas, kita sudah membahas berbagai macam contoh kerajinan yang bisa dibuat dari bahan kaca, baik itu botol kaca, piring kaca atau serpihan bahan kaca yang lainnya.
Bukan hanya itu saja, kita juga sudah membahas tentang berbagai macam teknik yang bisa kita gunakan untuk membuat kerajinan dari kaca tersebut.
Lalu bagaimana dengan manfaat yang dihasilkan oleh kerajinan dari bahan kaca ini? Maka dari itu, yuk simak manfaat kerajinan dari kaca dalam penjelasan berikut ini!
- Kerajinan dari kaca merupakan salah satu bentuk kerajinan yang bisa dijadikan sebagai ladang usaha, dengan membuat kerajinan dari kaca kita juga bisa mengajak masyarakat sekitar untuk bergabung dan menghasilkan berbagai macam kerajinan yang mempunyai nilai jual cukup tinggi.
- Kerajinan dari kaca juga bisa dijadikan sebagai hiasan rumah, sehingga rumah bisa tampak lebih menarik dengan berbagai macam kerajinan tersebut, misal pot bunga yang terbuat dari kaca atau jam dinding dari kaca.
- Apakah kalian tahu, apabila kita membuat kerajinan dari kaca ini, maka secara tidak langsung kita juga bisa mengasah kemampuan kreativitas kita loh.
- Manfaat yang dihasilkan dari kerajinan kaca yang terakhir adalah, kerajinan ini juga bisa dijadikan untuk media tanam. Sehingga kalian tidak perlu khawatir apabila menemukan banyak limbah kaca dirumah, karena kaca bisa disulap menjadi susunan pot bunga yang sangat cantik.
7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
1. Teknik Pahat atau Ukir
Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.
2. Teknik Anyaman
Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.
3. Teknik Patri
Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.
4. Teknik Cor
Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.
5. Teknik Las
Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.
6. Teknik Menempa
Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.
7. Teknik Bubut
Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.
TEKNIK MELUKIS KACA
Pada bagian ini ada beberapa teknik lukis kaca yang akan dibahas satu per satu.
1. Menggunakan Outliner
Teknik melukis kaca yang yang pertama adalah menggunakan outliner dan cat khusus kaca.
Outliner selalu memiliki corong/mulut yang panjang, berbentuk seperti bentuk mulut lem UHU atau Castol. Mulut yang panjang tersebut berfungsi agar tempat keluarnya cat outline mudah diarahkan.
Proses membuat outline atau garis harus dilakukan dengan cermat. Garis outline tidak boleh terputus, karena bisa menyebabkan cat meluber keluar jika ada celah.
Perlu dicatat bahwa cat outliner hanya bisa didapat di toko khusus cat/alat lukis dan cukup mahal harganya.
Teknik lukis kaca ini bisa digunakan untuk media yang berukuran besar ataupun kecil.
Kelemahan metode outliner ini adalah hanya bisa dipakai pada permukaan yang datar dan dalam posisi ditidurkan/direbahkan. Cara melukis kaca ini seperti meneteskan cat. Jika kaca tidak datar (dalam posisi miring atau berdiri) maka cat akan meluber ke mana-mana.
Cara melukis kaca ini jugalah yang biasanya digunakan oleh pengrajin Bali untuk membuat lukisan kaca yang rumit.
Tags: kerajinan bahan keras