"Kerajinan Getah Nyatu - Karya Lunak yang Memukau"
Kerajinan Getah Nyatu Asal dan Contoh nya
Kerajinan getah nyatu kapuas masih menjadi salah satu khas kerajinan asli Indonesia yang hingga kini terus bertahan, meski terus di gempur perkembangan zaman. Membuat Kerajinan tradisional di zaman modern ini tentu menjadi tantangan tersendiri.
Baca Lainnya
Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh
Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS
Indonesia masih disebut sebagai jantungnya dunia dimana karena di Indonesia terdapat reservasi hutan tropis terbesar dengan keaneka ragaman hayati yang sangat banyak, yaitu antara lain adalah karena daerah yg di sebut dengan Kalimantan.
Indonesia dikenal pula sebagai negara yang banyak huni oleh berbagai macam suku bangsa asli Indonesia yang menjadikan negara ini menjadi kaya akan budaya.
Dengan Banyaknya suku serta budaya dan kekayaan alam hayati di Indonesia, membuat aneka kreativitas yang ada di Indonesia juga sangat beragam, mulai dari kuliner hingga seni dan kerajinan nya.
Jenis Kerajinan Bahan Lunak:
Dilansir buku Prakarya kelas VIII semester 1 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2018 edisi revisi 2017, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi menjadi dua jenis:
1. Bahan Lunak Alam
Bahan lunak alam adalah bahan lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar. Cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.
Contoh bahan lunak alam adalah tanah liat, kulit, getah nyatu, bubur tisu, dan flour clay.
2. Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak,
lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan.
Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa polymer clay, gips, fiberglass, lilin, sabun, dan parafin.
Keragaman bahan lunak tentunya memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lainnya.
1. Ciri-ciri Bahan Lunak Alam:
Bahan lunak alam adalah bahan yang berasal dari tumbuhan dan hewan atau lapisan bumi yang bersifat lunak. Contohnya:
a. Tanah Liat
Warga India Mulai Sajikan Makanan di Piring Tanah Liat Foto: Istimewa
- Tanah liat memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural tanah, yaitu cokelat. Ada yang berwarna cokelat muda, tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan.
Setiap warna bergantung pada kandungan dari masing-masing tanah tersebut. Ciri bahan lunak alam dari tanah liat yakni tanah yang mengandung kaolin lebih banyak akan berwarna lebih putih, stoneware lebih kehitam/keabu-abuan.
Pengertian Kerajinan dari Bahan Lunak
Kerajinan dari bahan lunak merujuk pada produk seni yang di buat menggunakan bahan-bahan yang memiliki tekstur lembut dan fleksibel, seperti kain, benang, atau bahan sintetis yang mudah di bentuk.
Kerajinan ini sering kali melibatkan proses seperti merajut, menyulam, atau menjahit, yang memungkinkan seniman untuk menciptakan berbagai macam produk mulai dari pakaian, aksesori, hingga barang dekoratif.
Kelembutan bahan-bahan lunak ini memberikan kebebasan kepada pengrajin untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan cara yang unik, dan hasil akhirnya seringkali memberikan sentuhan yang hangat dan ramah.
Selain itu, kerajinan dari bahan lunak juga dapat menjadi wujud seni yang penuh makna dan nilai estetika. Bahan-bahan tersebut dapat di olah dengan berbagai teknik dan di hiasi dengan beragam motif, menciptakan hasil akhir yang memancarkan keindahan dan kehalusan.
Kerajinan dari bahan lunak tidak hanya mengekspresikan keahlian teknis pengrajin, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan cerita, nilai budaya, atau bahkan pesan sosial.
Dengan keunikan dan kemudahan dalam pemrosesan, kerajinan dari bahan lunak terus menjadi daya tarik bagi mereka yang menghargai seni dan ingin memiliki produk yang unik dan penuh karakter.
Ciri-ciri Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya. Bukan asli dari alam dengan maksud mendapatkan efek duplikasi bahan alam dan bersifat lunak.
a. Polymer Clay dan Plastisin
- Polymer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak.
- Yang membedakan hanya pada polymer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak.
- Pada saat pengeringan, polymer clay dapat mengeras, sedangkan plastisin tetap seperti semula.
b. Fiberglass
- Fiberglass memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras.
- Fiberglass juga dapat dibentuk ketika setengah mengeras.
- Kerajinan fiberglass dibuat dengan cara dicetak/dicor.
- Campuran fiberglass adalah katalis. Katalis inilah yang membuat fiberglass dapat cepat mengeras.
- Pewarnaan fiberglass dilakukan saat masih keadaan cair maupun saat bahan mengering.
- Fiberglass tahan lama dan kuat. Wujudnya bening sebening kaca atau air, sehingga dapat dibentuk kerajinan yang menyerupai air.
c. Lilin dan Parafin
- Lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair.
- Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parafin dilakukan dengan cara cetak/cor.
- Pewarnaan dilakukan saat lilin mencair.
- Lilin atau parafin dapat dicampur dengan aroma pewangi tertentu untuk menambah sensasi saat digunakan.
- Lelehan lilin atau parafin yang terbuang dapat dipanaskan dan dicetak kembali.
d. Gips
- Wujud bahan gips adalah bubuk, dicampur dengan air menjadi adonan yang kental. Adonan inilah yang akan mengeras jika didiamkan.
- Oleh karena itu, mengolah gips harus dengan cara dicor atau dicetak.
- Gips mudah pecah sehingga harus berhati-hati saat berkarya dengan bahan ini.
e. Sabun
-Kerajinan bahan lunak buatan berikutnya yakni sabun. Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat.
Macam-macam Kerajinan Bahan Lunak Alam
Kerajinan bahan lunak alam biasanya terbuat dari bahan yang ada di dalam dan tidak memerlukan bahan tambahan untuk pengolahannya.
Berikut beberapa hasil kerajinan bahan lunak alam sesuai dengan bahan pembuatnya.
1. Kerajinan Tanah Liat
Tanah liat merupakan bahan alami yang paling banyak ditemui di pasaran.
Biasanya jenis bahan ini akan diolah menjadi kerajinan bahan alam seperti vas bunga, guci, piring, tembikar dan pelengkap makanan lainnya.
2. Kerajinan Kulit
Bahan alami yang sering diolah menjadi kerajinan bahan lunak seperti dompet, tas atau lainnya.
Bahan baku kerajinan ini menggunakan kulit hewan yang sudak tersamak sehingga mudah dibentuk.
Warna dari kerajiinan bahan lunak alami ini ada beragam, mulai dari cokelat, putih, hitam atau krem sesuai dengan kulit hewan yang digunakan.
Jenis kulit yang digunakan berasal dari sapi, ular, harimau, buaya dan lainnya.
3. Rotan
Rotan merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan lunak alam.
Karena lebih sulit untuk diolah, kerajinan dari bahan serat alam ini biasanya diolah menjadi berbagai jenis furnitur dengan harga yang fantastis lho Moms.
Serat rotan yang lebih tipis juga bisa diolah menjadi produk anyaman, seperti keranjang atau kandang ayam atau burung.
4. Kerajinan Kulit Jagung
Tags: kerajinan bahan