"Seni Kerajinan dari Bahan Semi Keras"
Soal Essay PRAKARYA: KERAJINAN Untuk Guru dan Murid
PRAKARYA: KERAJINAN merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib dipelajari di sekolah-sekolah di Indonesia. Salah satu bentuk evaluasi yang biasa dilakukan oleh guru PRAKARYA: KERAJINAN adalah dengan memberikan soal essay kepada siswa. Namun, seringkali guru dan siswa merasa kesulitan dalam menyusun soal essay PRAKARYA: KERAJINAN yang baik dan benar. Oleh karena itu, pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang soal essay mata pelajaran PRAKARYA: KERAJINAN untuk guru dan siswa.
Kedua, sebaiknya guru PRAKARYA: KERAJINAN mempertimbangkan pilihan kata-kata yang digunakan dalam soal essay PRAKARYA: KERAJINAN. Pilihan kata yang tepat dapat membantu siswa untuk memahami pertanyaan dengan lebih baik dan membantu mereka untuk menjawab soal secara benar. Selain itu, sebaiknya guru PRAKARYA: KERAJINAN menghindari penggunaan kata-kata yang ambigu dan sulit dipahami oleh siswa.
Keempat, guru PRAKARYA: KERAJINAN sebaiknya memperhatikan tingkat kesulitan dari soal essay yang akan dibuat. Soal essay PRAKARYA: KERAJINAN yang terlalu mudah atau terlalu sulit dapat membuat siswa merasa tidak termotivasi atau terlalu stres dalam menjawab soal tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya guru PRAKARYA: KERAJINAN membuat soal essay yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa.
Kelima, sebaiknya guru PRAKARYA: KERAJINAN menyediakan contoh jawaban yang baik dan benar untuk setiap soal essay PRAKARYA: KERAJINAN yang diberikan. Hal ini dapat membantu siswa untuk memahami tugas yang diberikan dengan lebih baik dan memberikan gambaran mengenai jawaban yang diharapkan oleh guru.
Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat soal essay mata pelajaran PRAKARYA: KERAJINAN untuk siswa dan guru. Semoga artikel ini dapat membantu guru PRAKARYA: KERAJINAN dalam menyusun soal essay yang baik dan benar serta membantu siswa dalam memahami materi PRAKARYA: KERAJINAN dengan lebih baik.
Prinsip Kerajinan Bahan Keras
Pengetahuan dalam keragaman bahan dan alat serta teknik yang digunakan dalam pembuatan kerajinan bahan keras merupakan cermin dari kepiawaian perajin dalam penciptaan karyanya. Salah satu pengetahuan umum dan mendasar yang harus diketahui untuk menciptakan kerajinan bahan keras adalah prinsip kerajinan bahan keras.
Kerajinan ini memiliki beberapa prinsip sebagai berikut.
1. Keunikan Bahan Kerajinan Bahan Keras
Seperti kerajinan bahan lunak, keunikan bahan kerajinan masih menjadi salah satu prinsip yang harus diperhatikan dalam membuat kerajinan bahan keras. Bahan yang dapat digunakan untuk menciptakan kerajinan bahan keras dapat dibuat dari bahan alam, bahan buatan, dan bahkan bahan limbah seperti bahan limbah organik, dan bahan limbah anorganik.
Tampak bahwa bahan dapat didapatkan dari mana saja. Seorang perajin hanya memerlukan ketekunan untuk dapat menciptakan sebuah produk kerajinan yang dapat dinikmati banyak orang dan bernilai jual. Selain itu, keunikan bahan kerajinan akan menambah nilai ekonomis dan daya tarik. Meskipun bahan fosil kayu atau kayu jati premium tampak sangat menggugah, bahan murah seperti limbah juga dapat memberikan daya tarik tersendiri berupa semangat pelestarian alam.
2. Keragaman Muatan Nilai dalam Produk Kerajinan Bahan Keras
Banyaknya macam bentuk produk kerajinan tidak lepas dari gagasan atau ide manusia yang dapat berawal dari suatu pemikiran dan kehendak melalui tindak cipta karsa. Selanjutnya, cipta karsa tersebut menghasilkan seperangkat karya secara fisik namun mengandung muatan pesan tertentu pula. Oleh sebab itu pesan yang dapat kita ciptakan atau picu (dirasakan penikmatnya) dapat dipilah menjadi:
Apa itu Kerajinan Bahan Keras ?
Kerajinan bahan keras merupakan hasil karya buatan pengrajin yang berbahan dasar keras, kuat, padat, kokoh, tahan lama, dan tidak berubah bentuk. Bahan tersebut diolah sesuai kebutuhan fungsional konsumen yang memiliki nilai artistik pada kebudayaan tertentu. Contohnya bahan kayu diolah menjadi hiasan dinding.
Menurut keberadaan asal bahannya, kerajinan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerajinan alami dan kerajinan buatan. Apa saja, sih ? Ini penjabarannya:
1. Kerajinan Bahan Keras Alami
Ini adalah produk buatan pengrajin yang menggunakan bahan dasar berasal dari alam sekitar. Bahan tersebut umumnya dapat Anda temui di area hutan, perairan, maupun tempat tinggal Anda. Misalnya bambu, rotan, kayu, dan lainnya. Berikut macam-macam bahan keras alami:
1. Bambu
Bambu merupakan bahan dasar yang kokoh dan kuat. Tapi juga punya kelemahan jika kena air secara terus-menerus. Karena akan menyebabkan pelapukan pada batang bambu tersebut. Karakteristik bambu lainnya adalah memiliki rongga berukuran diameter 1-20 cm dan memiliki ruas batang yang unik.
Pada proses pembuatanya akan terlihat keunikannya melalui sayatan ataupun bentuk utuh dari batang bambu yang teksturnya halus. Contoh kerajinan benda berbahan dasar bambu, meliputi:
Alat musik ini menggunakan bahan utama bambu yang berusia 5 tahun, supaya tidak rapuh dan keras. Teknik pembuatan angklung menggunakan metode memilah bambu dan proses penyeteman. Proses penyeteman adalah proses menyelaraskan suara ke alat tuner.
Caping merupakan topi petani yang berbahan dasar bambu. Proses pembuatannya menggunakan teknik anyaman yang kuat dan kokoh. Bertujuan untuk melindungi dari teriknya cuaca ketika bertani.
2. Rotan
Ketahanan batang rotan yang lebih kuat daripada bambu terdapat pada bagian serat batang. Anda dapat menemukan rotan pada tumbuhan yang merambat. Adapun karakteristik rotan, yaitu memiliki ruas batang, tekstur batang halus, dapat membentuk sebuah sayatan maupun bentuk utuh.
Tags: kerajinan bahan keras semi