Kerajinan Bahan Tekstil - Kreativitas dan Keterampilan dalam Kerajinan Jarum dan DIY
Cara Membuat Kerajinan Tekstil
Jika Moms ingin membuat sendiri kerajinan tekstil di rumah, ada beberapa kerajinan yang mudah pembuatannya dan tidak membutuhkan bahan-bahan yang ribet.
Langkah pertama dalam membuat kerajinan tekstil adalah merencanakan sketsa yang akan dibuat lalu menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Di bawah ini ada beberapa kerajinan tekstil dan cara pembuatannya, yaitu:
1. Taplak Meja Sulam
Foto Kerajinan Tekstil Sulam (karousell.com)
Taplak meja menjadi aksesoris rumah tangga yang pastinya wajib dimiliki oleh Moms.
Dengan membuat taplak meja sendiri, Moms bisa mendesain semdiri model yang diinginkan agar nantinya bisa sesuai dengan tema ruangan.
Bahan yang diperlukan:
- Kain katun atau pilih jenis kain yang tidak licin dan sesuaikan besarnya dengan meja.
- Pita organdi.
- Pita satin.
- Jarum jahit.
- Jarum sulam.
- Pembidang.
- Pensil.
- Benang.
2. Bantal Sofa Jahit Perca
Foto Kerajinan Tekstil Kain Perca (pgimgs.com)
Selain membuat taplak meja, Moms juga bisa membuat bantal sofa dari sisa kain perca. Tampilan dari bantal sofa jahit perca ini sangat artistik sehingga cocok untuk diletakkan di sofa ruang tamu maupun ruang keluarga.
Bahan yang diperlukan:
- Kain perca dengan berbagai macam corak atau motif.
- Resleting atau busa perekat.
- Gunting kain.
- Benang.
- Gunting.
- Kertas karton.
- Meteran.
Prinsip kerajinan tekstil
Adapun prinsip keraninan tekstil yaitu:
Sumber daya alam indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan tersedia sangat berlimpah.
Setiap permukaan bumi memiliki ciri dan keunikan sumber daya alam yang berbeda satu sama lain.
Contohnya laut, sumber daya yang dihasilkan berupa bebatuan, cangkang kerang, sisik ikan, tulang ikan dan lain-lain.
Seorang yang bekerja membuat produk kerajinan disebut pengrajin.
Dalam hal ini sangat dibutuhkan keterampilan tangan dalam mengerjakan pekerjaan manual yang bersifat praktik.
Teknologi hanya digunakan sebagai alat bantu kerja, namun tidak semata-mata semua dikerjakan dengan alat.
Misalnya batik tulis yang dikerjakan secara manual atau dengan keterampilan tangan.
Kerajinan sebagai karya fungsional tidak cukup hanya memenuhi aspek fungsi saja melainkan memerlukan sentuhan keindahan untuk meningkatkan kualitas dan nilai ekonomisnya.
Nilai estetik dalam kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dilihat dari aspek bentuk, warna ragam hias dan komposisi.
Referensi:
- Suliyanthini, Dewi. 2016. Ilmu Tekstil. Jakarta: Rajawali Press.
- Muchson. 2017. Enterpreneurship. Bogor: Guepedia.
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil
Jenis rancangan suatu kerajinan tekstil dapat diwujudkan dalam berbagai kesatuan bahan dan teknik. Oleh karena iur, sebelum menentukan sebuah kerajinan kita harus mengetahui jenis dan karakteristik dari kerajinan tekstil.
Rancangan dalam pembuatan kerajinan tekstil juga perlu diperhatikan yaitu berupa cara menentukan:
- susunan dari garis,
- bentuk,
- warna, dan
- tekstur.
Dalam mendapatkan suatu produk kerajinan tekstil yang baik memerlukan sebuah perencanaan yang di dalamnya terdapat:
- kesatuan antara bahan yang digunakan dengan fungsi serta jenis benda yang dibuat,
- kerumitan dalam pengerjaannya yaitu perpaduan yang seimbang, berlawanan, atau saling bertentangan yang menghasilkan nilai estetis pada benda tersebut.
Selanjutnya terdapat dua macam teknik dalam pembuatan kerajinan tekstil, yaitu struktural dan dekoratif, yakni sebagai berikut.
- Structural Technique
Structural adalah susunan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur dari suatu kerajinan tekstil yang dibentuk dari bahan yang dijalin sesuai teknik pembuatannya. Misalnya tas yang dibuat dengan teknik rajut.
- Decorative Technique
Decorative (garnitur) adalah sentuhan/perlakuan yang diberikan pada permukaan busana yang memberikan efek visual dan memperindah penampilan. Misalnya tas kain katun yang dijahit, lalu diberi hiasan dengan sulam pita.
Tags: kerajinan bahan