Kerajinan Bahan Tekstil - Kreativitas dan Keterampilan dalam Kerajinan Jarum dan DIY
Kerajinan Tapestry
Kerajinan tapestry adalah salah satu karya tekstil pertama (tertua) yang dibuat oleh manusia.
Konsep dari kerjinan tekstil tapestry adalah proses penenunan yang menggunakan 2 buah benang saling bersilang.
Dalam kerajinan tapestry, bagian benang yang sejajar dengan panjang disebut wrap (benang lungsin), dan bagian benang yang sejajar dengan lebar disebut weft (benang pakan).
Kerajinan tapestry kembali diproduksi (secara massal) pada abad ke-14 masehi.
Benua Eropa adalah tempat-tempat pertama yang memproduksi kerajinan tapestry secara massal.
Seiring perkembangan zaman, kerajinan tapestry mulai dikenal dan diproduksi diluar benua Eropa, seperti: Belanda, Prancis, Amerika, dan negara-negara lainnya.
Kerajinan tapestry terus mengalami perkembangan signifikan dari tahun ke tahun. Hingga pada tahun 1990-an, kerajinan tapesty mulai diproduksi secara mekanis, melalui cara alat tenun Jacquard.
Proyek Jackquard Google bertujuan menggabungkan antara alat tenun Jacquard (karya tekstil) dengan teknologi digital, sehingga diharapkan kita bisa mengakses teknologi hanya dengan sentuhan pada bahan pakain kita.
Sebagai tambahan informasi, berikut adalah video proyek Jacquard Google dan bagaimana cara kerjanya.
Cara Membuat Kerajinan Tekstil yang Mudah dan Contohnya
Kerajinan tekstil merupakan salah satu jenis kerajinan tangan yang paling sering dijumpai di Indonesia. Moms bisa menjumpainya di pusat perbelanjaan hingga toko oleh-oleh.
Banyaknya kerajinan tekstil di Indonesia dikarenakan industri tekstil di negara kita ini terbilang sangat besar sehingga membuat banyak pengrajin yang membuat kerajinan berbahan dasar tekstil untuk dikreasikan menjadi beragam bentuk tampilan.
Kerajinan tekstil bisa membuat nilai jual dari tekstil itu sendiri menjadi lebih tinggi dikarenakan dalam proses pembuatannya membutuhkan keterampilan khusus. Lantas, sebenarnya apa yang dimaksud dengan kerajinan tekstil?
Jenis dan Contoh Kerajinan Tekstil
Jenis kerajinan tekstil pada dasarnya hanya terbagi menjadi dua bagian tergantung dari cara pembuatannya. Untuk jenisnya bisa langsung Moms lihat di sini!
1. Kerajinan Tekstil Modern
Foto: Kerajinan Tekstil Modern (www.industriall-union.org)Foto Kerajinan Tekstil Modern (www.industriall-union.org)
Kerajinan tekstil modern adalah jenis kerajinan yang efisien, mudah, tidak menguras tenaga kerja, hingga pengerjaannya yang cepat karena menggunakan alat bantu yang kebanyakan dijalankan dengan mesin.
Contoh dari kerajinan tekstil modern adalah busana, sepatu, tas, hingga perlengkapan rumah tangga seperti sarung bantal, taplak meja, gorden, dan sebagainya.
2. Kerajinan Tekstil Tradisional
Foto: Kerajinan Tekstil Tradisional (www.thenationalnews.com)Foto Kerajinan Tekstil Tradisional (www.thenationalnews.com)
Jenis kedua adalah kerajinan tekstil tradisional yang membutuhkan pengerjaan tangan untuk membuatnya sehingga dibutuhkan waktu yang agak lama.
Contoh dari kerajinan tekstil tradisional adalah pakaian daerah, gendongan bayi, alat pelengkap dekorasi, bordir, sulam, jahit perca, serta kain tradisional seperti kain batik, kain songket, kain tenun, dan sebagainya.
Perlengkapan rumah tangga juga ada yang dibuat dengan kerajinan tekstil tradisional. Untuk perlengkapan rumah tangga yang dibuat dari kerajinan tekstil tradisional biasanya memiliki harga yang lebih mahal karena memiliki bentuk dan hiasan yang lebih detail
Prinsip kerajinan tekstil
Adapun prinsip keraninan tekstil yaitu:
Sumber daya alam indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan tersedia sangat berlimpah.
Setiap permukaan bumi memiliki ciri dan keunikan sumber daya alam yang berbeda satu sama lain.
Contohnya laut, sumber daya yang dihasilkan berupa bebatuan, cangkang kerang, sisik ikan, tulang ikan dan lain-lain.
Seorang yang bekerja membuat produk kerajinan disebut pengrajin.
Dalam hal ini sangat dibutuhkan keterampilan tangan dalam mengerjakan pekerjaan manual yang bersifat praktik.
Teknologi hanya digunakan sebagai alat bantu kerja, namun tidak semata-mata semua dikerjakan dengan alat.
Misalnya batik tulis yang dikerjakan secara manual atau dengan keterampilan tangan.
Kerajinan sebagai karya fungsional tidak cukup hanya memenuhi aspek fungsi saja melainkan memerlukan sentuhan keindahan untuk meningkatkan kualitas dan nilai ekonomisnya.
Nilai estetik dalam kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai dilihat dari aspek bentuk, warna ragam hias dan komposisi.
Referensi:
- Suliyanthini, Dewi. 2016. Ilmu Tekstil. Jakarta: Rajawali Press.
- Muchson. 2017. Enterpreneurship. Bogor: Guepedia.
Kerajinan Tekstil: Pengertian, Fungsi, Prinsip & Proses
Kerajinan tekstil adalah produk yang memanfaatkan bahan baku tekstil yang tersedia dan dikerjakan secara manual dihasilkan melalui keterampilan tangan dengan alat bantu sederhana dalam jumlah yang terbatas (Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 87). Lalu apa tekstil itu sendiri? Tekstil adalah bahan yang berasal dari serat yang diolah menjadi benang lalu dirajut atau ditenun menjadi kain sebagai bahan untuk pembuatan busana dan berbagai produk kerajinan tekstil lainnya.
Kekayaan alam dan budaya Indonesia merupakan modal munculnya keberagaman motif, bentuk, bahan, serta teknik pada karya kerajinan Indonesia. Budaya Indonesia yang unik dan memiliki ciri khas kedaerahan menjadi acuan yang dapat menjadi inspirasi dalam mengolah sumber daya tersebut sebagai produk kerajinan yang bernilai ekonomis tinggi.
Berdasarkan uraian di atas, rasanya adalah suatu keharusan bagi kita untuk mempelajari kerajinan tekstil sebagai salah satu produk yang dapat diandalkan di negeri ini. Berikut ini adalah berbagai pemaparan mengenai kerajinan tekstil mulai dari prinsip, fungsi, jenis, alat, bahan, dan proses membuat kerajinan tekstil.
Tags: kerajinan bahan