Kerajinan Bambu - Keindahan Seni Anyaman Tradisional dari Berbagai Daerah
Lonceng angin dari bambu
Hiasan yang digantung akan menambah kesan rumah lebih indah sekaligus estetik. Salah satu hiasan yang cocok digunakan adalah lonceng angin. Kerajinan dari bambu yang satu ini bisa menjadi rekomendasi yang menarik dan memberikan kesan sejuk pada hunian. Apalagi, ketika lonceng angin menimbulkan suara ketika ada hembusan angin ataupun bila digerakkan dengan menggunakan tangan. Adapun langkah pembuatan lonceng angin adalah sebagai berikut:
- Cari dan pilih lima potong buluh yang masih berbentuk bulat. Lalu, runcingkan bagian bawahnya sampai membentuk setengah lingkaran.
- Selanjutnya, kaitkan bagian atasnya pada satu media, contohnya adalah batok kelapa sebagai atasannya atau kepala dari lonceng angin tersebut.
- Berikan tali yang memanjang kebawah pada bagian bawahnya, serta gunakan pula bulatan kayu agar bisa membunyikan lonceng angin secara manual.
Kipas bambu
Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.
Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.
Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.
Miniatur Rumah Adat Khas gorontalo
Kerajinan tangan miniatur rumah adat khas Gorontalo adalah jenis kerajinan tangan yang menggambarkan bangunan tradisional khas Gorontalo. Rumah adat Gorontalo dikenal dengan sebutan “Tambu” atau “Tombulu” dan memiliki ciri khas atap yang berbentuk melengkung menyerupai tanduk kerbau.
Miniatur rumah adat Gorontalo biasanya dibuat dengan menggunakan bahan dasar kayu, rotan, dan daun kelapa atau alang-alang sebagai atapnya. Selain itu, miniatur rumah adat Gorontalo juga sering dihiasi dengan ukiran atau lukisan yang menggambarkan keindahan dan keunikannya.
Proses pembuatan miniatur rumah adat Gorontalo memerlukan keterampilan tinggi dan kesabaran dalam mengolah bahan-bahan dasar menjadi sebuah miniatur yang detail dan menyerupai aslinya.
Miniatur rumah adat Gorontalo ini biasanya dijadikan sebagai benda hias atau pajangan yang dapat memperindah rumah atau kantor, serta sebagai oleh-oleh khas Gorontalo bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Selain itu, miniatur rumah adat Gorontalo juga menjadi bukti kekayaan dan keunikan budaya Gorontalo yang terus dilestarikan dan diapresiasi oleh masyarakat luas.
Kerajinan tangan miniatur rumah adat Gorontalo merupakan salah satu contoh nyata dari kemampuan seni rupa dan kerajinan tangan yang dimiliki oleh masyarakat Gorontalo.
Pagar rumah
Image Source: rumahmesin.com
Pagar selain mempunyai fungsi sebagai pelindung juga bisa sebagai pembatas wilayah, terlepas dari itu pagar juga bisa sebagai aksesoris untuk mempercantik tampilan hunian kita, jika melihat dari bahan material yang di gunakan pagar bisa terbuat dari batu bata, besi, kayu maupun bambu, pada model rumah minimalis sendiri banyak jenis pagar yang bisa kita pakai, lalu bagiamana pagar yang bagus untuk rumah minimalis?
Setiap rumah pasti memiliki model dan desain sendiri oleh karena itu tentunya jenis pagarpun perlu di sesuaikan agar selaras. Namun bagi anda yang ingin menambah kesan natural pada rumah anda, tidak ada salahnya jika anda mencba pagar rumah yang bermaterial bambu, banyak jenis bambu yang bisa kita gunakan untuk mempercantik rumah dari segi eksterior, misalnya bambu kuning maupun bambu petung.
Tempat tisu dari bambu
Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.
Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.
Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.
Tags: kerajinan dari