... 7 Ide Kerajinan Batu Kerikil Kreatif untuk Hiasan Rumah DIY

Kerajinan Batu Kerikil - Seni Jarum dan Kreasi DIY yang Memukau

6. Melukis di Batu Full Color

Corak full color memiliki kesan ceria dan semarak, yang biasanya diidentikkan dengan corak-corak Asia, khususnya Timur Tengah, serta Afrika Utara. Meski demikian, gaya-gaya bohemian juga tak jarang menggunakan warna-warna seperti ini.

Tak ada pattern khusus, meski sekilas tampak demikian. Yang diperlukan hanyalah keselarasan corak dan warna yang dipilih. Semakin ramai corak dan warna, maka akan semakin tampak menarik. Warna-warna terang pun kerap kali dipilih karena memberikan nuansa yang ramai dan bahagia.

Bentuk batu yang paling cocok digunakan adalah batu-batu yang berbentuk bulat dengan permukaan yang cukup datar. Pemberian coraknya pun cukup dengan metode titik menggunakan warna-warna yang dipilih. Merah, hijau, kuning, serta warna-warna cerah lainnya bisa digunakan untuk membuat kerajinan batu yang satu ini.

4. Lukisan dari Batu

Sebelumnya sudah disebutkan mengenai melukis pada batu, namun kali ini sedikit berbeda. Konsepnya justru lebih mirip dengan membuat jejak tapak kaki dengan batu. Dinamakan sebagai lukisan , karena hasil akhirnya lebih menyerupai sebuah lukisan.

Cara pemajangannya pun bisa digantung di dinding atau dipajang di meja seperti sebuah potret lukisan. Apalagi jika bersedia menambahkan bingkai untuk semakin mempercantik kerajinan dari batu yang satu ini. Latar warna yang netral seperti hitam, putih, atau coklat bisa digunakan untuk lebih menonjolkan kesan alami.

Oleh karena itu, usahakan untuk memilih batu dengan warna-warna yang diinginkan sesuai dengan gambar lukisan yang dikehendaki. Jadi, tinggal menyusun batu sesuai dengan warna dan bentuk untuk membentuk sebuah lukisan dari batu yang enak dipandang mata.

Contoh Kerajinan dari Batu

">No">Hasil Kerajinan dari Batu
">1">Kerajinan Bingkai Foto dari Batu
">2">Kerajinan Hiasan Dinding dari Batu
">3">Kerajinan Hiasan Kaktus dari Batu
">4">Kerajinan Keset Batu Kali dari Batu
">5">Kerajinan Papan Tanda dari Batu
">6">Kerajinan Photo Holder dari Batu
">7">Kerajinan Pot Bunga dari Batu
">8">Kerajinan Tatakan Teko dari Batu
">9">Kerajinan Tempat Kunci Kamuflase dari Batu
">10">Kerajinan Tempat Lilin dari Batu

Batu merupakan salah satu bahan keras yang bisa menghasilkan berbagai macam kerajinan yang menarik, mempunyai nilai seni yang tinggi dan juga nilai jual yang bahkan bisa mengalahkan kerajinan dari bahan yang lainnya loh.

Kelebihan dan Kelemahan Batu Kerikil

Kelebihan Batu Kerikil

Berikut adalah beberapa kelebihan menggunakan batu kerikil dalam projek pembinaan:

  1. Harga Berpatutan: Kerikil mempunyai harga yang lebih berpatutan berbanding bahan binaan lain seperti batu bata atau konkrit. Ini menjadikan kerikil pilihan popular untuk banyak projek pembinaan.
  2. Kuat dan tahan lama: Batu kerikil mempunyai ketahanan yang baik terhadap cuaca dan persekitaran, menjadikannya sesuai digunakan dalam projek jalan raya atau taman.
  3. Mudah Dicari: Batu kerikil boleh didapati secara meluas di seluruh dunia dan mudah didapati di kedai-kedai bahan binaan tempatan.
  4. Fleksibiliti: Batu kerikil boleh digunakan untuk pelbagai projek pembinaan, termasuk penciptaan jalan raya, taman, kolam renang, dan lain-lain.
  5. Estetika: Batu kerikil boleh memberikan rupa yang cantik dan semula jadi ke taman atau halaman, menjadikan persekitaran lebih menyenangkan dan estetik.
  6. Mudah dilakukan: Batu kerikil mudah digunakan dan boleh diletakkan dengan mudah menggunakan alatan seperti kereta sorong atau lori sampah.

Kekurangan Batu Kerikil

Berikut adalah beberapa kelemahan menggunakan batu kerikil dalam projek pembinaan:

  1. Mudah Terbawa-bawa Dengan Air: Batu kerikil mempunyai permukaan yang tidak rata, jadi ia mudah dibawa oleh air dan menyebabkan kerosakan pada jalan raya selepas banjir.
  2. Kerosakan Jalan Raya: Banjir dan air hujan boleh menyebabkan jalan yang diduduki kerikil rosak dan menyusahkan untuk digunakan.
  3. Perbelanjaan Lebih Besar: Pemasangan batu kerikil di jalan atau taman memerlukan lebih banyak perbelanjaan berbanding menggunakan bahan lain seperti konkrit atau tanah.
  4. Kurang selesa untuk berjalan: Batu kerikil mempunyai permukaan yang tidak rata dan menyusahkan untuk digunakan sebagai jalan pejalan kaki.
  5. kebisingan: Kerikil membuat bunyi bising apabila dipijak atau digunakan sebagai jalan raya, yang boleh membuat bunyi bising.
  6. Keperluan Penyelenggaraan: Batu kerikil memerlukan penyelenggaraan yang kerap untuk memastikan ia kekal dalam keadaan baik dan tidak menimbulkan masalah.

8. Batu Alfabet

Konsepnya masih mirip dengan poin-poin sebelumnya, yakni melukis atau memberi warna pada batu. Hanya saja, di sini yang ditorehkan pada batu berupa huruf-huruf alfabet. Oleh karenanya, agar serinya komplit, butuh 26 buah batu untuk setiap hurufnya.

Kerajinan dari batu bergambarkan huruf ini bisa digunakan sebagai media belajar bagi yang memiliki anak balita. Untuk meningkatkan minat, ajak anak untuk ikut memberikan warna pada batu. Jadikan momen pelukisan batu sebagai bonding time bersama anak sekaligus aktivitas yang mengasah kreativitas pada anak.

Selain batu alfabet, konsep ini juga bisa diterapkan untuk proses belajar membaca yang lain. Misalnya saja untuk pengenalan pada angka, tanda baca, rambu lalu lintas, pengenalan huruf hijaiyah, dan sebagainya. Satu tips penting yang bisa dilakukan yaitu serahkan pemilihan warna pada anak agar proses menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia