... 7 Ide Kerajinan Menarik Berbahan Batu untuk Proyek Sulaman DIY

Kerajinan Batu - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Karya Rajut yang Memukau

Bahan Pembuat Kerajinan

Dalam kategori kerajinan berbahan keras, dibagi lagi menjadi dua material utama, yaitu keras alami dank eras buatan. Material keras alami adalah material yang dapat ditemukan di area lingkungan sekitar. Ciri utamanya adalah bentuknya keras dan kokoh. Contohnya bambu, kayu, dan rotan.

Ada pula barang kerajinan yang dibuat menggunakan bahan yang lunak. Tak jauh berbeda dengan bahan keras, material yang lunak pun dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu lunak alami dan buatan.

Contoh bahan lunak yang pasti sudah tak asing di mata Anda adalah serat alam, tanah liat, dan kulit hewan. Ini adalah contoh-contoh bahan lunak alami. Sedangkan untuk bahan buatan yang lunak dapat kita jumpai pada barang berbahan lilin, sabun, spons, maupun bubur kertas.

Tahapan Pembuatan Kerajinan

Meskipun setiap material memiliki cara penanganannya masing-masing, namun secara umum cara yang diperlukan dalam membuat barang kerajinan dapat dijabarkan menjadi beberapa tahapan.

Pertama, Anda perlu untuk membuat rancangan terlebih dahulu. Pada tahap pertama ini, Anda perlu menuangkan ide yang ada di pikiran ke dalam rancang bangun yang kongkret. Anda bisa menggambar detailnya menggunakan pensil dan kertas, atau bisa juga dibuat secara digital menggunakan komputer.

Terakhir namun juga tak kalah penting adalah tahap penyelesaian. Rapikan kerajinan Anda dan bersihkan dari residu yang mungkin muncul selama proses pembuatan. Apabila memungkinkan, Anda juga dapat menambah dekorasi atau mempercantiknya dengan cat.

Prakarya Kerajinan Bahan Logam Batu dan Plastik

  • Digunakan sebagai penghias . Jadi kerajinan ini dibuat hanya sebagai hiasan pada benda atau sebagai pajangan. Sehingga pada kerajinan tersebut tidak terdapat makna khusus dalam pembuatannya.
  • Digunakan sebagai benda dipakai . Tujuan kerajinan selanjutnya ialah digunakan sebagai benda yang dipakai. Jadi kerajinan tersebut memang sengaja dibuat untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.
  • Digunakan sebagai kebutuhan ritual . Ada berbagai kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu. Kerajinan ini berfungsi sebagai benda magis yang berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual untuk sebagian masyarakat yang menganutnya.
  • Digunakan sebagai kebutuhan simbolik . Pada kerajinan tradisional biasanya difungsikan untuk melambangkan beberapa hal tertentu. Dalam hal ini berkaitan langsung dengan spiritual.
  • Digunakan sebagai kebutuhan konstruktif . Tujuan kerajinan selanjutnya dibuat dan difungsikan untuk mendukung sebuah bangunan.

Secara umum beberapa orang tentu saja sudah pernah membuat kerajinan. Pasalnya pada saat duduk dibangku sekolah, terdapat materi kerajinan ini. Tepatnya pada materi prakarya kelas 9 atau kelas 3 SMP. Ada banyak prakarya yang bisa dipelajari pada materi tersebut. Misalnya saja kerajinan dari bahan logam, batu dan plastik.

PENGERTIAN KERAJINAN: Fungsi, Bahan, Jenis Jenis & Contoh

Pengertian Kerajinan – Banyak orang kerap mengagumi suatu hasil kerajinan. Baik itu karena detailnya yang rumit, idenya yang unik, maupun makna filosofisnya yang menyentuh hati.

Kerajinan dapat dibuat dari kayu, plastik, kain atau bahan-bahan sampah limbah yang sudah tidak digunakan. Ditangan-tangan kretif bahan tersebut dapat dibuah menjadi suatu benda bernilai ekonomis.

Dalam artikel ini kita akan membahas tentang apa itu kerajinan? mulai dari pengertian kerajinan, fungsi, tahapan, bahan dan juga jenis-jenis kerajinan.

Daftar Isi Artikel

  • Pengertian Kerajinan
  • Fungsi Kerajinan
  • Bahan Pembuat Kerajinan
  • Tahapan Pembuatan Kerajinan
  • Jenis-Jenis Kerajinan dan Contohnya
    • 1. Kerajinan Dari Tanah Liat
    • 2. Kerajinan Dari Kayu dan Bambu
    • 3. Kerajinan Dari Serat Alam
    • 4. Kerajinan Dari Logam
    • 5. Kerajinan dari Batu
    • 6. Kerajinan Dari Bahan Bekas

    Teknik Membuat Kerajinan dari Batu

    Pada penjelasan diatas kita sudah belajar mengenai contoh kerajinan yang bisa dibuat dengan menggunakan bahan batu. Dimana sebenarnya, membuat berbagai macam kerajinan seperti contoh di atas juga membutuhkan beberapa teknik khusus, baik itu teknik bubut, teknik cor, teknik etsa, teknik ukir dan ukir tekan.

    Lalu apa perbedaan dari masing-masing teknik tersebut? Maka dari itu, untuk mengetahui semuanya yuk, simak penjelasan di bawah ini!

    1. Teknik Bubut

    Teknik bubut, merupakan teknik untuk membuat kerajinan berbahan dasar batu dengan menggunakan alat bantu khusus, baik itu pahat bubut, pengiris, penyayat dan beberapa alat pemotong lainnya.

    Alat-alat tersebutlah yang berguna untuk membentuk berbagai macam benda, misalnya vas bunga, asbak dan masih banyak lagi yang lainnya.

    2. Teknik Cor

    Teknik cor merupakan teknik yang berguna untuk membuat Gending perunggu, perhiasan, kapak dan masih banyak lagi yang lainnya. Dimana teknik ini dikelompokkan kembali menjadi dua teknik, yakni teknik berulang dan teknik tuang sekali pakai.

    3. Teknik Etsa

    Teknik etsa masukkan teknik yang dilakukan dengan cara merendam sebuah benda di dalam larutan yang bersifat asam. Dimana perendaman ini juga bukan tanpa alasan, melainkan agar benda bisa terlarut sehingga bisa dengan mudah dibentuk.

    4. Teknik Ukir

    Teknik ukir merupakan teknik yang dilakukan dengan membuat sebuah pola atau ukiran pada bahan yang akan digunakan, baik itu kayu atau batu. Banyak sekali motif yang bisa didapatkan melalui teknik ini, baik itu zig-zag, tumpal, garis, lingkaran dan masih banyak lagi yang lainnya.

    5. Teknik Ukir Tekan

    Teknik ukir tekan merupakan teknik yang biasanya diterapkan pada bahan logam tipis yang mempunyai ketebalan 0,2 mm pada kuningan, sedangkan pada tembaga mempunyai ukuran ketebalan 0,44 mm.


    Tags: kerajinan bahan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia