Kerajinan Batu - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Karya Rajut yang Memukau
10. Batu Biru dengan Tema Coastal
Tak punya ide lain membuat kerajinan dari batu, maka bisa mencoba cara yang satu ini. Yakni melukis batu dengan tema warna biru coastal atau tema laut. Batu bisa dicat dengan satu warna biru secara menyeluruh, atau bisa juga digambari dengan motif ombak.
Jika biasanya hiasan coastal identik dengan kerang, maka kerajinan batu ini bisa dijadikan sebagai hiasan alternatif yang sedikit unik. Selain ruangan di rumah, bisa juga dimanfaatkan untuk menghias café atau restoran keluarga dengan tema serupa.
Untuk menghiasnya, cukup letakkan satu atau dua buah batu di salah satu sudut atau sebagai centerpiece di atas meja. Tidak perlu proses penataan khusus untuk menjadikan kesan yang lebih kasual. Selain warna biru, spektrum warna tosca dan putih juga bisa dipilih untuk tema coastal.
4. Lukisan dari Batu
Sebelumnya sudah disebutkan mengenai melukis pada batu, namun kali ini sedikit berbeda. Konsepnya justru lebih mirip dengan membuat jejak tapak kaki dengan batu. Dinamakan sebagai lukisan , karena hasil akhirnya lebih menyerupai sebuah lukisan.
Cara pemajangannya pun bisa digantung di dinding atau dipajang di meja seperti sebuah potret lukisan. Apalagi jika bersedia menambahkan bingkai untuk semakin mempercantik kerajinan dari batu yang satu ini. Latar warna yang netral seperti hitam, putih, atau coklat bisa digunakan untuk lebih menonjolkan kesan alami.
Oleh karena itu, usahakan untuk memilih batu dengan warna-warna yang diinginkan sesuai dengan gambar lukisan yang dikehendaki. Jadi, tinggal menyusun batu sesuai dengan warna dan bentuk untuk membentuk sebuah lukisan dari batu yang enak dipandang mata.
Kerajinan dari Bahan Logam, Batu, dan Plastik
Pada soal prakarya kelas 9, ada materi yang menyangkut kerajinan dari bahan logam, batu, dan plastik. Oleh sebab itu, kali ini kita akan membahas seputar kerajinan yang menggunakan bahan logam, batu, dan plastik.
Apakah Anda pernah membuat kerajinan sebelumnya? Jika belum, maka wajar saja jika Anda masih awam dengan materi ini. Kita akan mempelajari berbagai bahan kerajinan (logam, batu, dan plastik) mulai dari karakteristiknya masing-masing. Berikut beberapa karakteristik dari bahan logam, batu, dan plastik yang perlu Anda pahami.
1. Logam
Bahan kerajinan untuk membuat kerajianan seperti prakarya kelas 9 ialah logam. Logam ini terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah emas, perak, tembaga, hingga kuningan. Jenis-jenis logam tersebut juga berbeda-beda. Namun jangan khawatir, kita akan membahasnya satu persatu.
Emas
Emas merupakan jenis logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa. Untuk kekerasannya sendiri berkisar di antara 2,5 hingga 3 (skala Mohs). Untuk berat jenisnya tergantung dengan jenis dan kandungan logam lain yang berpadu di dalamnya. Umumnya emas digunakan sebagai perhiasan.
Berbagai produk yang terbuat dari bahan emas juga memiliki nilai jual yang mahal. Jadi tidak heran jika saat ini emas dijadikan sebagai barang investasi yang menjanjikan.
Perak
Jenis logam berikutnya ialah perak. Perak ini adalah jenis logam yang gampang untuk dibentuk. Selain itu perak juga memiliki warna dasar putih abu-abu. Perak ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sebagai peralatan rumah tangga. Hal ini dikarenakan perak merupakan konduktor listrik dan panas yang baik. Bukan hanya itu saja, perak juga digunakan sebagai perhiasan.
Tembaga
Tembaga merupakan jenis logam yang memiliki warna putih keperakan. Jenis logam ini juga memiliki sifat yang mudah untuk dibentuk. Pemanfaatan tembaga ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan kawat listrik.
8. Batu Alfabet
Konsepnya masih mirip dengan poin-poin sebelumnya, yakni melukis atau memberi warna pada batu. Hanya saja, di sini yang ditorehkan pada batu berupa huruf-huruf alfabet. Oleh karenanya, agar serinya komplit, butuh 26 buah batu untuk setiap hurufnya.
Kerajinan dari batu bergambarkan huruf ini bisa digunakan sebagai media belajar bagi yang memiliki anak balita. Untuk meningkatkan minat, ajak anak untuk ikut memberikan warna pada batu. Jadikan momen pelukisan batu sebagai bonding time bersama anak sekaligus aktivitas yang mengasah kreativitas pada anak.
Selain batu alfabet, konsep ini juga bisa diterapkan untuk proses belajar membaca yang lain. Misalnya saja untuk pengenalan pada angka, tanda baca, rambu lalu lintas, pengenalan huruf hijaiyah, dan sebagainya. Satu tips penting yang bisa dilakukan yaitu serahkan pemilihan warna pada anak agar proses menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.
Tags: kerajinan bahan