Kerajinan Batu - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Karya Rajut yang Memukau
3. Standing Succulent Garden
Succulent garden atau taman kering cukup populer bagi beberapa kalangan tertentu. Ciri khas dari taman seperti ini yaitu tanaman yang ditanam cenderung jenis-jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak penyiraman. Beragam jenis kaktus seringkali dimanfaatkan untuk membuat succulent garden seperti ini.
Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari yang kecil seukuran gelas untuk hiasan meja, atau bahkan menyulap halaman dengan konsep taman kering. Satu hal lain selain tanaman yang hanya memerlukan sedikit air untuk taman seperti ini adalah penggunaan batu untuk mempercantik taman.
Bagi yang ingin mencoba sedikit unik, bisa mencoba untuk membuat taman seperti ini secara vertikal untuk dijadikan sebagai hiasan rumah. Caranya yaitu dengan menyusun batu-batu kecil pada bingkai sebagai latar. Kemudian, pasang pot kecil untuk tempat menanam tanaman. Taman gantung kecil pun sudah bisa mempercantik rumah.
Tahapan Pembuatan Kerajinan
Meskipun setiap material memiliki cara penanganannya masing-masing, namun secara umum cara yang diperlukan dalam membuat barang kerajinan dapat dijabarkan menjadi beberapa tahapan.
Pertama, Anda perlu untuk membuat rancangan terlebih dahulu. Pada tahap pertama ini, Anda perlu menuangkan ide yang ada di pikiran ke dalam rancang bangun yang kongkret. Anda bisa menggambar detailnya menggunakan pensil dan kertas, atau bisa juga dibuat secara digital menggunakan komputer.
Terakhir namun juga tak kalah penting adalah tahap penyelesaian. Rapikan kerajinan Anda dan bersihkan dari residu yang mungkin muncul selama proses pembuatan. Apabila memungkinkan, Anda juga dapat menambah dekorasi atau mempercantiknya dengan cat.
Teknik Membuat Kerajinan dari Batu
Pada penjelasan diatas kita sudah belajar mengenai contoh kerajinan yang bisa dibuat dengan menggunakan bahan batu. Dimana sebenarnya, membuat berbagai macam kerajinan seperti contoh di atas juga membutuhkan beberapa teknik khusus, baik itu teknik bubut, teknik cor, teknik etsa, teknik ukir dan ukir tekan.
Lalu apa perbedaan dari masing-masing teknik tersebut? Maka dari itu, untuk mengetahui semuanya yuk, simak penjelasan di bawah ini!
1. Teknik Bubut
Teknik bubut, merupakan teknik untuk membuat kerajinan berbahan dasar batu dengan menggunakan alat bantu khusus, baik itu pahat bubut, pengiris, penyayat dan beberapa alat pemotong lainnya.
Alat-alat tersebutlah yang berguna untuk membentuk berbagai macam benda, misalnya vas bunga, asbak dan masih banyak lagi yang lainnya.
2. Teknik Cor
Teknik cor merupakan teknik yang berguna untuk membuat Gending perunggu, perhiasan, kapak dan masih banyak lagi yang lainnya. Dimana teknik ini dikelompokkan kembali menjadi dua teknik, yakni teknik berulang dan teknik tuang sekali pakai.
3. Teknik Etsa
Teknik etsa masukkan teknik yang dilakukan dengan cara merendam sebuah benda di dalam larutan yang bersifat asam. Dimana perendaman ini juga bukan tanpa alasan, melainkan agar benda bisa terlarut sehingga bisa dengan mudah dibentuk.
4. Teknik Ukir
Teknik ukir merupakan teknik yang dilakukan dengan membuat sebuah pola atau ukiran pada bahan yang akan digunakan, baik itu kayu atau batu. Banyak sekali motif yang bisa didapatkan melalui teknik ini, baik itu zig-zag, tumpal, garis, lingkaran dan masih banyak lagi yang lainnya.
5. Teknik Ukir Tekan
Teknik ukir tekan merupakan teknik yang biasanya diterapkan pada bahan logam tipis yang mempunyai ketebalan 0,2 mm pada kuningan, sedangkan pada tembaga mempunyai ukuran ketebalan 0,44 mm.
Tags: kerajinan bahan