Kerajinan Batu - Inspirasi dan Panduan DIY untuk Karya Rajut yang Memukau
Contoh Kerajinan dari Batu
| ">No | ">Hasil Kerajinan dari Batu |
| ">1 | ">Kerajinan Bingkai Foto dari Batu |
| ">2 | ">Kerajinan Hiasan Dinding dari Batu |
| ">3 | ">Kerajinan Hiasan Kaktus dari Batu |
| ">4 | ">Kerajinan Keset Batu Kali dari Batu |
| ">5 | ">Kerajinan Papan Tanda dari Batu |
| ">6 | ">Kerajinan Photo Holder dari Batu |
| ">7 | ">Kerajinan Pot Bunga dari Batu |
| ">8 | ">Kerajinan Tatakan Teko dari Batu |
| ">9 | ">Kerajinan Tempat Kunci Kamuflase dari Batu |
| ">10 | ">Kerajinan Tempat Lilin dari Batu |
Batu merupakan salah satu bahan keras yang bisa menghasilkan berbagai macam kerajinan yang menarik, mempunyai nilai seni yang tinggi dan juga nilai jual yang bahkan bisa mengalahkan kerajinan dari bahan yang lainnya loh.
Kerajinan dari Bahan Logam, Batu, dan Plastik
Pada soal prakarya kelas 9, ada materi yang menyangkut kerajinan dari bahan logam, batu, dan plastik. Oleh sebab itu, kali ini kita akan membahas seputar kerajinan yang menggunakan bahan logam, batu, dan plastik.
Apakah Anda pernah membuat kerajinan sebelumnya? Jika belum, maka wajar saja jika Anda masih awam dengan materi ini. Kita akan mempelajari berbagai bahan kerajinan (logam, batu, dan plastik) mulai dari karakteristiknya masing-masing. Berikut beberapa karakteristik dari bahan logam, batu, dan plastik yang perlu Anda pahami.
1. Logam
Bahan kerajinan untuk membuat kerajianan seperti prakarya kelas 9 ialah logam. Logam ini terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah emas, perak, tembaga, hingga kuningan. Jenis-jenis logam tersebut juga berbeda-beda. Namun jangan khawatir, kita akan membahasnya satu persatu.
Emas
Emas merupakan jenis logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa. Untuk kekerasannya sendiri berkisar di antara 2,5 hingga 3 (skala Mohs). Untuk berat jenisnya tergantung dengan jenis dan kandungan logam lain yang berpadu di dalamnya. Umumnya emas digunakan sebagai perhiasan.
Berbagai produk yang terbuat dari bahan emas juga memiliki nilai jual yang mahal. Jadi tidak heran jika saat ini emas dijadikan sebagai barang investasi yang menjanjikan.
Perak
Jenis logam berikutnya ialah perak. Perak ini adalah jenis logam yang gampang untuk dibentuk. Selain itu perak juga memiliki warna dasar putih abu-abu. Perak ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sebagai peralatan rumah tangga. Hal ini dikarenakan perak merupakan konduktor listrik dan panas yang baik. Bukan hanya itu saja, perak juga digunakan sebagai perhiasan.
Tembaga
Tembaga merupakan jenis logam yang memiliki warna putih keperakan. Jenis logam ini juga memiliki sifat yang mudah untuk dibentuk. Pemanfaatan tembaga ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan kawat listrik.
Tatakan teko atau alat makan
pinterest.com
Gak cuma artistik, kamu bisa membuat tatakan teko atau alat makan dari batu dengan bentuk-bentuk yang kamu inginkan. Cara membuatnya sangat mudah, kamu membutuhkan papan sebagai alas dengan bentuk dan ukuran sesuai selera kemudian menempelkan bebatuan di atas alas tersebut. Tips penting membuat tatakan ini adalah pastikan kamu memilih batuan yang memiliki tebal tidak beda jauh ya agar teko atau alat makan yang akan diletakkan di atasnya dapat berdiri dengan baik.
Nah, itu tadi beberapa kerajinan dari batu unik yang bisa kamu buat dengan berbahan dasar batu kerikil yang bisa kamu temukan di sekitar rumah. Tertarik mencoba? Yuk, jangan ragu coba buat ya!
Bahan Pembuat Kerajinan
Dalam kategori kerajinan berbahan keras, dibagi lagi menjadi dua material utama, yaitu keras alami dank eras buatan. Material keras alami adalah material yang dapat ditemukan di area lingkungan sekitar. Ciri utamanya adalah bentuknya keras dan kokoh. Contohnya bambu, kayu, dan rotan.
Ada pula barang kerajinan yang dibuat menggunakan bahan yang lunak. Tak jauh berbeda dengan bahan keras, material yang lunak pun dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu lunak alami dan buatan.
Contoh bahan lunak yang pasti sudah tak asing di mata Anda adalah serat alam, tanah liat, dan kulit hewan. Ini adalah contoh-contoh bahan lunak alami. Sedangkan untuk bahan buatan yang lunak dapat kita jumpai pada barang berbahan lilin, sabun, spons, maupun bubur kertas.
8. Batu Alfabet
Konsepnya masih mirip dengan poin-poin sebelumnya, yakni melukis atau memberi warna pada batu. Hanya saja, di sini yang ditorehkan pada batu berupa huruf-huruf alfabet. Oleh karenanya, agar serinya komplit, butuh 26 buah batu untuk setiap hurufnya.
Kerajinan dari batu bergambarkan huruf ini bisa digunakan sebagai media belajar bagi yang memiliki anak balita. Untuk meningkatkan minat, ajak anak untuk ikut memberikan warna pada batu. Jadikan momen pelukisan batu sebagai bonding time bersama anak sekaligus aktivitas yang mengasah kreativitas pada anak.
Selain batu alfabet, konsep ini juga bisa diterapkan untuk proses belajar membaca yang lain. Misalnya saja untuk pengenalan pada angka, tanda baca, rambu lalu lintas, pengenalan huruf hijaiyah, dan sebagainya. Satu tips penting yang bisa dilakukan yaitu serahkan pemilihan warna pada anak agar proses menjadi lebih menyenangkan bagi mereka.
Tags: kerajinan bahan