Kerajinan Kaca - Inspirasi DIY untuk Seni Sulam dan Kreativitas Jarum Anda
Botol Kaca Decoupage
Punya botol kaca yang tidak terpakai? Kamu bisa menggunakan teknik decoupage untuk membuatnya jadi hiasan kamar yang cantik lho!
Decoupage adalah seni menghias benda-benda seperti piring keramik, gelas kaca, bahkan tas jinjing dengan menggunakan potongan kertas atau kain yang bermotif-motif. Di artikel ini, kita akan membuat hiasan kaca decoupage menggunakan botol.
Bahan yang perlu disiapkan adalah botol kaca, cat, serta kertas kado dengan berbagai motif.
Pertama-tama cat botol kosong sampai rata. Cat ini akan digunakan sebagai background untuk motifnya nanti, jadi lebih baik dicat polos saja. Kamu bisa memilih warna sesukamu. Cat permukaan luarnya dengan rata.
Sambil mengeringkan cat pada botol, mulailah memotong motif-motif dari kertas kado yang sudah kamu siapkan. Kamu bisa menggunakan motif apapun yang tersedia. Bisa motif bunga, pita, atau motif-motif lainnya.
Lem yang paling bagus untuk decoupage adalah merk Mod Podge (seperti pada gambar), tapi sayangnya lem ini masih sulit dicari di Indonesia. Sebagai gantinya kamu bisa kok menggunakan lem FOX atau lem PVAC.
BACA JUGA Variasi Kaca Jendela (Macam-macam Model, Bentuk & Bahan)
7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
1. Teknik Pahat atau Ukir
Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.
2. Teknik Anyaman
Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.
3. Teknik Patri
Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.
4. Teknik Cor
Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.
5. Teknik Las
Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.
6. Teknik Menempa
Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.
7. Teknik Bubut
Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.
Prakarya Kerajinan Bahan Logam Batu dan Plastik
- Digunakan sebagai penghias . Jadi kerajinan ini dibuat hanya sebagai hiasan pada benda atau sebagai pajangan. Sehingga pada kerajinan tersebut tidak terdapat makna khusus dalam pembuatannya.
- Digunakan sebagai benda dipakai . Tujuan kerajinan selanjutnya ialah digunakan sebagai benda yang dipakai. Jadi kerajinan tersebut memang sengaja dibuat untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.
- Digunakan sebagai kebutuhan ritual . Ada berbagai kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu. Kerajinan ini berfungsi sebagai benda magis yang berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual untuk sebagian masyarakat yang menganutnya.
- Digunakan sebagai kebutuhan simbolik . Pada kerajinan tradisional biasanya difungsikan untuk melambangkan beberapa hal tertentu. Dalam hal ini berkaitan langsung dengan spiritual.
- Digunakan sebagai kebutuhan konstruktif . Tujuan kerajinan selanjutnya dibuat dan difungsikan untuk mendukung sebuah bangunan.
Secara umum beberapa orang tentu saja sudah pernah membuat kerajinan. Pasalnya pada saat duduk dibangku sekolah, terdapat materi kerajinan ini. Tepatnya pada materi prakarya kelas 9 atau kelas 3 SMP. Ada banyak prakarya yang bisa dipelajari pada materi tersebut. Misalnya saja kerajinan dari bahan logam, batu dan plastik.
Lonceng Angin dari Potongan Kaca
Kamu pasti pernah melihat hiasan di dekat jendela yang berbunyi atau bergerak-gerak ketika ada angin? Hiasan itu disebut lonceng angin atau genta angin ataupun windchime.
Nah, lonceng angin bisa lho kita buat sendiri dari potongan-potongan kaca.
Untuk membuat lonceng angin ini, bahan yang harus kamu siapkan adalah 2 buah ram ring (lingkaran untuk kerajinan menyulam, kadang disebut pembidangan/bidangan di Indonesia) yang ukurannya berbeda, cat, benang tebal, dan potongan kaca berwarna-warni.
Kamu bisa mengganti potongan kaca dengan manik-manik kaca jika sulit mencarinya. Warnanya terserah keinginanmu.
Ikatlah ram ring tadi satu sama lain, dengan lingkaran yang kecil berada di dalam seperti gambar di atas. Pastikan tali terpasang dengan kencang/tegang supaya lingkaran yang berada di dalam terikat kencang.
Ikatlah potongan kaca atau manik kaca yang sudah kamu siapkan. Kamu bisa mengikatnya seperti di gambar, ataupun diikat dengan lebih kuat lagi supaya tidak copot.
Gunakan ukuran dan warna yang beragam supaya kerajinan kaca milikmu lebih menarik.
Kaca hias (kaca patri, kaca inlay, kaca grafir, dan lain-lain)
Karya seni kaca yang satu ini berbeda dari kerajinan kaca yang ditulis di atas. Kaca hias biasa digunakan sebagai hiasan rumah berupa kaca jendela, kaca pintu atau kaca hias ruang tamu.
Jika kamu pernah datang ke masjid atau gereja yang besar, kamu biasanya bisa melihat contoh kaca patri terpasang di sana. Tempat-tempat ibadah tersebut umumnya memiliki kaca-kaca hias yang indah dan megah.
Berbagai jenis karya bisa diciptakan dengan teknik kaca hias yang satu ini. Misalnya kaca bermotif mozaik, lukisan kaca bercorak Naturalisme dan Realisme, atau karya abstrak seperti Kubisme.
Selain ukuran dan kerumitannya berbeda dengan kerajinan kaca yang dijelaskan sebelumnya, seni kerajinan yang satu ini perlu pendalaman khusus untuk dapat membuatnya.
Saking istimewanya, pembuatan kerajinan kaca yang satu ini bahkan dijadikan mata pencaharian bagi banyak pengrajin.
Tidak hanya proses pembuatan kaca hias yang sulit, tapi teknik yang digunakan pun bermacam-macam.
Ada teknik kaca patri yang menggunakan bingkai logam, teknik kaca grafir yang dibuat dengan menyemprotkan pasir, ataupun kaca bevel yang digerinda berkali-kali.
Tidak heran hal ini membuat harga kaca jendela bergambar pun cukup tinggi. Bisa mencapai jutaan rupiah per meternya lho.
Walaupun begitu, ada juga kaca hias yang relatif mudah dibuat yaitu kaca lukis. Jenis kaca hias yang satu ini bisa dibuat dalam ukuran kecil. Alat dan bahan yang diperlukan pun hanya cat minyak dan kuas saja, seperti saat menggunakan teknik melukis dinding untuk membuat mural.
Tags: kerajinan bahan