Kreativitas Las Besi - Menggabungkan Seni dan Keterampilan dalam Kerajinan Jarum dan DIY
Apa saja teknik pengelasan besi yang bisa Anda terapkan?
Untuk pengelasan besi, ada beberapa teknik pengelasan yang umumnya digunakan. Berikut adalah beberapa teknik pengelasan besi yang dapat diterapkan:
1. Pengelasan Listrik (Shielded Metal Arc Welding/ SMAW)
Teknik ini sering digunakan untuk pengelasan besi. Dalam SMAW, elektroda yang dilapisi dilelehkan oleh panas yang dihasilkan oleh busur listrik. Elektroda tersebut memberikan logam pengisi untuk mengisi celah antara dua bagian besi yang akan disambungkan.
2. Pengelasan Gas (Gas Metal Arc Welding/ GMAW
Juga dikenal sebagai MIG/MAG welding, teknik ini juga dapat digunakan untuk mengelas besi. Dalam GMAW, gas melindungi dan kawat pengisi digunakan untuk menyatukan dua bagian besi. Gas melindungi mencegah oksidasi pada logam leleh, sementara kawat pengisi memberikan material tambahan untuk mengisi celah pengelasan.
3. Pengelasan Tungsten Inert Gas (Gas Tungsten Arc Welding/ GTAW)
Juga dikenal sebagai TIG welding, teknik ini sering digunakan untuk pengelasan besi. Dalam GTAW, busur listrik dihasilkan antara elektroda tungsten dan besi yang akan disambungkan. Gas inert digunakan untuk melindungi logam leleh dari oksidasi. Pengelasan ini menghasilkan hasil yang lebih bersih dan presisi.
4. Pengelasan dengan Teknik Khusus
Selain teknik pengelasan yang umum, ada juga teknik khusus yang dapat digunakan untuk pengelasan besi, tergantung pada kebutuhan dan kondisi proyek. Contohnya adalah pengelasan titik (spot welding), pengelasan gesekan (friction welding), atau teknik pengelasan lainnya yang sesuai dengan jenis besi dan spesifikasi yang diperlukan.
Pemilihan teknik pengelasan besi yang tepat tergantung pada kebutuhan spesifik proyek, ketebalan besi, dan lingkungan kerja. Penting untuk mengikuti pedoman dan prosedur pengelasan yang benar, serta memastikan kualitas dan kekuatan sambungan pengelasan.
Jenis-jenis produk
Menurut letak pemasangan, produk kerajinan bengkel las terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: 1]. Diluar bangunan, dan 2]. Di dalam. Atau, sering disebut sebagai furnitur. Sementara itu, berdasarkan fungsi. Jenis-jenis produk yang dihasilkan adalah sebagai berikut.
1. Grill tutup saluran
Termasuk produk kerajinan las, yang membutuhkan sentuhan kreativitas. Karena harus tampil bagus. Terlebih untuk tutup saluran got depan rumah. Maupun yang berada di dalam bangunan.
Merupakan produk yang potensial, karena semua bangunan gedung membutuhkan grill. Salah satu contoh bengkel mobil. Selain untuk tutup got, sekeliling area servis selalu terpasang grill. Guna menjaga kebersihan ruangan.
2. Kursi besi
Kelebihan produk ini adalah sangat kokoh, murah, dan multi fungsi. Mengapa disebut multi fungsi?. Karena kusi besi dapat digunakan di mana saja. Untuk eksterior misalnya. Sangat cocok untuk taman, teras, decking, maupun sekitar kolam renang.
Sementara untuk keperluan interior. Kursi besi cocok untuk ruang makan, dan ruang belajar. Hal ini bisa terjadi, karena material besi bisa digunakan secara kombinasi dengan material lain. Seperti kain, karet, busa dan sebagainya.
Nah, kreativitas yang dimaksud adalah untuk memadukan ragam jenis material tersebut. Supaya produk kerajinan besi bagus, dan spesial. Jadi, bukan mengandalkan satu jenis bahan saja.
3. Kanopi minimalis
Sebagaimana diharapkan warga perumahan, khususnya ekonomi menengah. Bahan yang digunakan umumnya adalah besi stal kotak, dengan finish cat besi anti karat. Warna hitam. Sejauh ini bentuk, dan warna kanopi cenderung monoton. Apakah tidak ada terobosan baru?. Ada.
Untuk jenis bahan, kami setuju tetap sama. Karena besi stal kotak cukup ringan, namun kokoh. Tapi, dari segi tampilan. Seharusnya warna cat serasi dengan penutup atap. Misalnya atap kanopi pakai spandek metal warna coklat.
Tags: kerajinan