Kreativitas Las Besi - Menggabungkan Seni dan Keterampilan dalam Kerajinan Jarum dan DIY
Jenis-jenis produk
Menurut letak pemasangan, produk kerajinan bengkel las terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: 1]. Diluar bangunan, dan 2]. Di dalam. Atau, sering disebut sebagai furnitur. Sementara itu, berdasarkan fungsi. Jenis-jenis produk yang dihasilkan adalah sebagai berikut.
1. Grill tutup saluran
Termasuk produk kerajinan las, yang membutuhkan sentuhan kreativitas. Karena harus tampil bagus. Terlebih untuk tutup saluran got depan rumah. Maupun yang berada di dalam bangunan.
Merupakan produk yang potensial, karena semua bangunan gedung membutuhkan grill. Salah satu contoh bengkel mobil. Selain untuk tutup got, sekeliling area servis selalu terpasang grill. Guna menjaga kebersihan ruangan.
2. Kursi besi
Kelebihan produk ini adalah sangat kokoh, murah, dan multi fungsi. Mengapa disebut multi fungsi?. Karena kusi besi dapat digunakan di mana saja. Untuk eksterior misalnya. Sangat cocok untuk taman, teras, decking, maupun sekitar kolam renang.
Sementara untuk keperluan interior. Kursi besi cocok untuk ruang makan, dan ruang belajar. Hal ini bisa terjadi, karena material besi bisa digunakan secara kombinasi dengan material lain. Seperti kain, karet, busa dan sebagainya.
Nah, kreativitas yang dimaksud adalah untuk memadukan ragam jenis material tersebut. Supaya produk kerajinan besi bagus, dan spesial. Jadi, bukan mengandalkan satu jenis bahan saja.
3. Kanopi minimalis
Sebagaimana diharapkan warga perumahan, khususnya ekonomi menengah. Bahan yang digunakan umumnya adalah besi stal kotak, dengan finish cat besi anti karat. Warna hitam. Sejauh ini bentuk, dan warna kanopi cenderung monoton. Apakah tidak ada terobosan baru?. Ada.
Untuk jenis bahan, kami setuju tetap sama. Karena besi stal kotak cukup ringan, namun kokoh. Tapi, dari segi tampilan. Seharusnya warna cat serasi dengan penutup atap. Misalnya atap kanopi pakai spandek metal warna coklat.
Kategori produk
Menurut jenis bahan yang digunakan. Produk kerajinan terbagi 2 macam. Yakni bahan lunak. Dan, bahan keras. Sementara itu, berdasarkan hierarki kebutuhan masyarakat, juga dapat dibagi menjadi 2. Yaitu bagian dari kebutuhan primer, atau sekunder.
Nah, bengkel las teralis sendiri selalu bergelut dengan benda-benda keras. Yaitu material besi. Oleh sebab itu tergolong produsen kerajinan barang-barang keras. Apa saja jenis-jenisnya?. Inilah yang menjadi pembahasan utama kita kali ini. Namun, sebelum tiba pada pembahasan utama. Ketahui dulu arti Produk kerajinan las. Yaitu sejumlah barang yang dibuat dengan cara mengelas.
Oleh sebab itu, ditinjau dari segi kebutuhan. Produk kreativitas bengkel las sepanjang masa akan tetap dibutuhkan. Sebab, merekalah salah satu produsen barang yang dimaksud. Serta, produk yang dibuat berkaitan dengan banyak pekerjaan. Diantaranya adalah proyek bangunan, serta barang-barang yang terdapat di dalamnya. Makin penasaran bukan?.
Tips memenangkan persaingan
Demikian banyaknya kategori produk yang bisa dibuat oleh bengkel las. Maka tidak heran, kalau pelaku bisnis ini semakin hari makin banyak. Pertanyaannya, bagaimana agar produk kerajinan Anda yang terdepan?.
Selain terus berusaha menciptakan kreativitas (produk baru), lakukan langkah-langkah berikut:
- Lengkapi alat kerja Anda. Tidak perlu yang canggih, tapi bagus. Alias, tidak mudah rusak.
- Beri pelatihan khusus kepada semua tukang. Agar kinerjanya makin bagus.
- Fokus pada salah satu produk dulu. Dan, pastikan sudah menjadi yang terbaik. Lalu, beranjak pada produk kerajinan yang lain.
- Upgrade terus pengetahuan Anda tentang teknologi. Terutama mengenai digital marketing.
Demikian ragam jenis produk kerajinan las, berikut peluang yang kelak Anda peroleh. Bilamana Anda menekuni bisnis ini. Semoga menjadi inspirasi.
Apa Saja Bahan dan Alat yang Dibutuhkan Untuk Mengelas Besi?
Sebelum membicarakan bagaimana cara mengelas yang tepat, Anda perlu mengetahui bahan dan alat yang dibutuhkan untuk melakukannya. Memahami apa saja peralatan yang digunakan tidak boleh Anda lewatkan karena menyangkut keselamatan selama proses mengelas.
Peralatan untuk mengelas besi bisa Anda pahami menjadi tiga bagian yaitu alat-alat utama, keselamatan kerja, dan bantuan. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Peralatan Utama
Alat-alat yang termasuk ke dalam kelompok ini tentunya merupakan peralatan yang sangat penting untuk membuat proses las berjalan lancar. Beberapa alat-alatnya seperti:
- Mesin las
- Arus listrik (AC atau DC)
- Kabel las berupa kabel elektrode, kabel massa, atau kabel tenaga
- Electrode holder berupa tang elektrode atau penjepit elektroda
Keempat alat di atas menjadi peralatan utama yang dapat membuat besi meleleh dan akhirnya menyatu menjadi satu sesuai keinginan. Jadi jangan sampai alat-alat tersebut tidak ada ketika Anda ingin melakukan las.
Apabila Anda belum memilikinya dan ingin membeli, coba perhatikan kualitasnya. Pastikan Anda hanya memilih alat berkualitas supaya proses las lancar dan keselamatan pun terjamin.
2. Peralatan Keselamatan Kerja
Proses las yang melibatkan arus listrik tegangan tinggi tentu memerlukan peralatan keselamatan yang menyeluruh. Meski terlihat menyusahkan karena harus memakai banyak alat pelindung, hal ini tetap harus dilakukan.
Keselamatan Anda tetap menjadi prioritas nomor satu ketika ingin mengelas. Oleh karena itu Anda perlu menyiapkan serta mengenakan beberapa alat pelindung berikut:
- Topeng las = Berguna untuk melindungi area wajah. Contohnya mata Anda yang sangat sensitif terhadap cahaya. Ketika sinar dari las menyala sangat terang maka mata Anda bisa rusak jika tidak dilindungi oleh topeng.
- Masker las (blower isap) = Berguna untuk melindungi hidung serta sistem pernapasan Anda dari asap api yang tidak baik untuk dihirup.
- Apron (pelindung dada) = Berguna untuk melindungi badan dari percikan api.
- Sarung tangan khusus welding atau las = Berguna untuk melindungi tangan Anda dari percikan api ketika mengelas.
- Sepatu pelindung = Berguna untuk melindungi kaki Anda dari percikan api.
Apa saja teknik pengelasan besi yang bisa Anda terapkan?
Untuk pengelasan besi, ada beberapa teknik pengelasan yang umumnya digunakan. Berikut adalah beberapa teknik pengelasan besi yang dapat diterapkan:
1. Pengelasan Listrik (Shielded Metal Arc Welding/ SMAW)
Teknik ini sering digunakan untuk pengelasan besi. Dalam SMAW, elektroda yang dilapisi dilelehkan oleh panas yang dihasilkan oleh busur listrik. Elektroda tersebut memberikan logam pengisi untuk mengisi celah antara dua bagian besi yang akan disambungkan.
2. Pengelasan Gas (Gas Metal Arc Welding/ GMAW
Juga dikenal sebagai MIG/MAG welding, teknik ini juga dapat digunakan untuk mengelas besi. Dalam GMAW, gas melindungi dan kawat pengisi digunakan untuk menyatukan dua bagian besi. Gas melindungi mencegah oksidasi pada logam leleh, sementara kawat pengisi memberikan material tambahan untuk mengisi celah pengelasan.
3. Pengelasan Tungsten Inert Gas (Gas Tungsten Arc Welding/ GTAW)
Juga dikenal sebagai TIG welding, teknik ini sering digunakan untuk pengelasan besi. Dalam GTAW, busur listrik dihasilkan antara elektroda tungsten dan besi yang akan disambungkan. Gas inert digunakan untuk melindungi logam leleh dari oksidasi. Pengelasan ini menghasilkan hasil yang lebih bersih dan presisi.
4. Pengelasan dengan Teknik Khusus
Selain teknik pengelasan yang umum, ada juga teknik khusus yang dapat digunakan untuk pengelasan besi, tergantung pada kebutuhan dan kondisi proyek. Contohnya adalah pengelasan titik (spot welding), pengelasan gesekan (friction welding), atau teknik pengelasan lainnya yang sesuai dengan jenis besi dan spesifikasi yang diperlukan.
Pemilihan teknik pengelasan besi yang tepat tergantung pada kebutuhan spesifik proyek, ketebalan besi, dan lingkungan kerja. Penting untuk mengikuti pedoman dan prosedur pengelasan yang benar, serta memastikan kualitas dan kekuatan sambungan pengelasan.
Tags: kerajinan