Kreasi Cantik dari Bonggol Jagung - Panduan DIY Kerajinan Jarum dan Benang
Pengganti Plastik
Bonggol jagung pada dasarnya banyak mengandung bahan selulosa yang bermanfaat untuk membuat senyawa kimia pada bahan plastik. Bonggol jagung juga mengandung beberapa senyawa selulosa yang bisa mengikat kimia plastik dengan baik.
Keberadaan ide untuk menggantikan bahan selulosa plastik dengan bonggol jagung adalah kemajuan yang sangat baik. Hal ini karena bonggol jagung dapat menjadi bahan plastik yang lebih ramah lingkungan.
2. Bahan Kerajinan
Manfaat bonggol jagung yang kedua adalah sebagai bahan kerajinan. Kerajinan yang terbuat dari bonggol jagung merupakan kerajinan asal Indonesia yang cukup menarik minat konsumen dari banyak negara Eropa seperti Prancis dan Inggris.
Terlebih, bonggol jagung dapat dibuat dan dikreasikan menjadi kerajinan dengan bentuk yang unik dan menarik. Beberapa jenis kerajinan yang dibuat menggunakan bonggol jagung di antaranya adalah kap lampu hias, hiasan untuk ruang tamu dan berbagai jenis barang lainnya.
Manfaat Bonggol Jagung yang Menarik Diketahui, Dapat Diolah Jadi Bahan Kerajinan
Merdeka.com - Limbah tanaman adalah limbah hasil panen yang ditinggalkan dari tanaman induk. Dalam tanaman jagung, limbah yang dihasilkan adalah bonggol, kelobot, dan rambut jagung yang memiliki nilai kualitas rendah.
Kandungan zat makanan bonggol jagung adalah protein kasar 4,64%, serat kasar 38,99% dan lignin 15,80%. Bonggol jagung juga memiliki kandungan selulosa 45%, hemiselulosa 35% dan lignin 15%.
Kandungan serat kasar yang cukup tinggi pada bonggol jagung membuatnya kurang baik untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun, bonggol jagung adalah salah satu limbah dari tanaman jagung yang keberadaannya ternyata dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai macam hal.
Manfaat dan Kandungan Tanaman Jagung
Jagung memiliki manfaat utama sebagai bahan pangan bagi manusia. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, jagung sudah menjadi makanan pokok karena kandungan karbohidratnya yang sangat tinggi. Selain itu, jagung juga bisa diolah menjadi makanan lain, misalnya digoreng menjadi bakwan atau dibuat bubur.
Biji jagung sendiri memiliki kandungan karbohidrat hingga 80% yang umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Dalam 100 gram jagung, jumlah kandungan gizinnya diperkirakan sebagai berikut:
- Kalori: 307 cal
- Karbohidrat: 63,6 g
- Protein: 7,9 g
- Lemak: 3,4 g
- Kalsium: 148 mg
- Besi: 2,1 mg
- Vitamin A: 440 SI
- Vitamin B1: 0,33 mg
- Air: 24%
Dengan kandungan gizinya yang berlimpah, tak heran bila jagung selalu dijadikan bahan makanan, namun manfaat jagung sebenarnya tidak hanya sebatas itu karena bagian tanaman lainnya pun juga memiliki kegunaan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai manfaat tanaman jagung, baik bagi manusia, hewan, maupun lingkungan.
1. Biji Jagung
Seperti yang sudah diketahui, biji jagung biasanya dimanfaatkan untuk makanan. Selain itu, biji jagung juga bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan kosmetik, obat, dan bisa menghasilkan minyak.
2. Batang
Batang jagung yang masih muda sering digunakan sebagai makanan hewan ternak. Batang yang sudah tua bermanfaat untuk pupuk, sedangkan batang yang kering bisa digunakan sebagai kayu bakar.
3. Daun
Sama seperti batang, daun jagung biasanya juga digunakan sebagai makanan hewan ternak seperti sapi atau kambing. Daun yang sudah terlalu tua bahkan cenderung mengering biasanya akan diubah menjadi pupuk kompos.
Mengenal Tongkol Jagung
Istilah tongkol jagung biasanya dipakai untuk menyebut buah jagung secara keseluruhan, namun bagian tongkol ini sebenarnya adalah bagian dalam organ betina pada tanaman jagung, sekaligus tempat melekatnya biji-biji jagung.
Bonggol jagung yang masih muda sering disebut dengan baby corn dan biasanya dijadikan bahan masakan. Selain karena masih lunak, rasanya pun enak dan manis sehingga disukai oleh banyak orang.
Manfaat Tongkol Jagung
Mengingat jagung adalah salah satu bahan makanan yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, maka perlu adanya cara atau jalan keluar untuk memanfaatkan bagian tongkol jagung. Selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahannya bisa berguna untuk kehidupan manusia secara keseluruhan.
Di bawah ini adalah beberapa contoh pemanfaatan limbah tongkol dari jagung, mulai dari makanan untuk hewan ternak hingga bahan bakar alternatif.
1. Pakan Ternak
Bonggol jagung memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, maupun serat, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak pada biji jagung. Bonggol inipun paling sering dimanfaatkan sebagai makanan hewan ternak, namun tentu saja tongkol tersebut tidak diberikan pada ternak begitu saja, melainkan harus melalui proses pengolahan.
Tongkol pada jagung biasanya akan dikeringkan terlebih dahulu, kemudian digiling sampai halus menjadi bubuk tepung. Tepung yang mengandung banyak mineral inilah yang kemudian dijadikan bahan campuran pada pakan ternak.
2. Diolah Menjadi Susu
Masyarakat Indonesia pastinya sudah familiar dengan susu sapi, susu kambing, atau susu kedelai, tapi bagaimana dengan susu dari tongkol jagung? Inovasi susu yang satu ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa asal Universitas Negeri Yogyakarta. Meski masih asing, inovasi susu tongkol ini patut dikembangkan karena potensinya yang luar biasa.
10+ Kerajinan dari Kulit Jagung dan Cara Membuatnya [Lengkap + Video]
Kerajinan dari kulit jagung – Halo sobat Inspirilo, bicara soal jagung sepertinya sudah tidak perlu dijelaskan lagi ya. Pasti sobat sudah mengenal makanan yang satu ini. Jagung ini merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bahkan di beberapa negara tertentu menjadikannya sebagai makanan pokok, pengganti nasi atau gandum.
Di masyarakat kita sendiri seringnya menjadikan jagung ini sebagai makanan pelengkap atau bahkan camilan. Banyak juga yang mengolahnya menjadi beragam macam masakan, seperti bakwan jagung, sup jagung dll. Kerap juga dijadikan pakan ternak.
Persediaannya pun boleh dibilang tidak pernah mengalami kelangkaan. Walaupun masa panennya juga agak lama, yakni kisaran 3-4 bulan per sekali panen.
Adapun bagian inti yang biasa digunakan dan diolah dari jagung yang pasti adalah biji jagungnya. Karena memang itulah bagian yang bisa dikonsumsi. Selebihnya kerap tidak terpakai. Padahal dari satu buah jagung itu kan kita tahu terdiri dari beberapa bagian. Dari yang paling dalam ada yang namanya bonggol jagung. Kemudian biji jagungnya itu tadi, lanjut ada bulu jagung dan terakhir yaitu kulit jagung yang letaknya paling luar.
Dan dari masing-masing bagian tersebut sebenarnya bisa kita maksimalkan manfaat dan kegunaannya. Selain dari biji jagunya itu sendiri tentunya. Untuk bonggol jagung sendiri, yang notabene seringnya jadi limbah sudah banyak yang memanfaatkannya sebagai kerajinan tangan. Kemudian untuk bulu jagungnya sendiri bisa juga dibuat sebagai ramuan obat.
Adapun untuk bagian kulit jagung, boleh dibilang masih terhitung jarang bentuk pemanfaatannya. Seringnya kulit jagung ini hanya jadi limbah yang dibuang atau hanya jadi bahan bakar untuk tungku
Padahal tahukah kamu bahwa kulit jagung ini bisa dijadikan kerajinan tangan yang unik? Serius.dari limbah kulit jagung ini, kita bisa bikin berbagai kreasi kerajinan yang menarik. Gak percaya? Lanjut baca coba.
Tags: kerajinan jagung