... Kerajinan Bonggol Jagung: Ide Kreatif dan Panduan DIY untuk Kerajinan Rajut dan Sulam

Kreasi Cantik dari Bonggol Jagung - Panduan DIY Kerajinan Jarum dan Benang

Mengenal Tongkol Jagung

Istilah tongkol jagung biasanya dipakai untuk menyebut buah jagung secara keseluruhan, namun bagian tongkol ini sebenarnya adalah bagian dalam organ betina pada tanaman jagung, sekaligus tempat melekatnya biji-biji jagung.

Bonggol jagung yang masih muda sering disebut dengan baby corn dan biasanya dijadikan bahan masakan. Selain karena masih lunak, rasanya pun enak dan manis sehingga disukai oleh banyak orang.

Manfaat Tongkol Jagung

Mengingat jagung adalah salah satu bahan makanan yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, maka perlu adanya cara atau jalan keluar untuk memanfaatkan bagian tongkol jagung. Selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahannya bisa berguna untuk kehidupan manusia secara keseluruhan.

Di bawah ini adalah beberapa contoh pemanfaatan limbah tongkol dari jagung, mulai dari makanan untuk hewan ternak hingga bahan bakar alternatif.

1. Pakan Ternak

Bonggol jagung memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, maupun serat, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak pada biji jagung. Bonggol inipun paling sering dimanfaatkan sebagai makanan hewan ternak, namun tentu saja tongkol tersebut tidak diberikan pada ternak begitu saja, melainkan harus melalui proses pengolahan.

Tongkol pada jagung biasanya akan dikeringkan terlebih dahulu, kemudian digiling sampai halus menjadi bubuk tepung. Tepung yang mengandung banyak mineral inilah yang kemudian dijadikan bahan campuran pada pakan ternak.

2. Diolah Menjadi Susu

Masyarakat Indonesia pastinya sudah familiar dengan susu sapi, susu kambing, atau susu kedelai, tapi bagaimana dengan susu dari tongkol jagung? Inovasi susu yang satu ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa asal Universitas Negeri Yogyakarta. Meski masih asing, inovasi susu tongkol ini patut dikembangkan karena potensinya yang luar biasa.

Manfaat Bonggol Jagung yang Menarik Diketahui, Dapat Diolah Jadi Bahan Kerajinan

Merdeka.com - Limbah tanaman adalah limbah hasil panen yang ditinggalkan dari tanaman induk. Dalam tanaman jagung, limbah yang dihasilkan adalah bonggol, kelobot, dan rambut jagung yang memiliki nilai kualitas rendah.

Kandungan zat makanan bonggol jagung adalah protein kasar 4,64%, serat kasar 38,99% dan lignin 15,80%. Bonggol jagung juga memiliki kandungan selulosa 45%, hemiselulosa 35% dan lignin 15%.

Kandungan serat kasar yang cukup tinggi pada bonggol jagung membuatnya kurang baik untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun, bonggol jagung adalah salah satu limbah dari tanaman jagung yang keberadaannya ternyata dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai macam hal.

Manfaat dan Kandungan Tanaman Jagung

Jagung memiliki manfaat utama sebagai bahan pangan bagi manusia. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, jagung sudah menjadi makanan pokok karena kandungan karbohidratnya yang sangat tinggi. Selain itu, jagung juga bisa diolah menjadi makanan lain, misalnya digoreng menjadi bakwan atau dibuat bubur.

Biji jagung sendiri memiliki kandungan karbohidrat hingga 80% yang umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Dalam 100 gram jagung, jumlah kandungan gizinnya diperkirakan sebagai berikut:

  • Kalori: 307 cal
  • Karbohidrat: 63,6 g
  • Protein: 7,9 g
  • Lemak: 3,4 g
  • Kalsium: 148 mg
  • Besi: 2,1 mg
  • Vitamin A: 440 SI
  • Vitamin B1: 0,33 mg
  • Air: 24%

Dengan kandungan gizinya yang berlimpah, tak heran bila jagung selalu dijadikan bahan makanan, namun manfaat jagung sebenarnya tidak hanya sebatas itu karena bagian tanaman lainnya pun juga memiliki kegunaan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai manfaat tanaman jagung, baik bagi manusia, hewan, maupun lingkungan.

1. Biji Jagung

Seperti yang sudah diketahui, biji jagung biasanya dimanfaatkan untuk makanan. Selain itu, biji jagung juga bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan kosmetik, obat, dan bisa menghasilkan minyak.

2. Batang

Batang jagung yang masih muda sering digunakan sebagai makanan hewan ternak. Batang yang sudah tua bermanfaat untuk pupuk, sedangkan batang yang kering bisa digunakan sebagai kayu bakar.

3. Daun

Sama seperti batang, daun jagung biasanya juga digunakan sebagai makanan hewan ternak seperti sapi atau kambing. Daun yang sudah terlalu tua bahkan cenderung mengering biasanya akan diubah menjadi pupuk kompos.


Tags: kerajinan jagung

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia