Kerajinan Cetak Saring - Kreativitas dan Keahlian dalam Seni Sulam DIY
Alat Cetak Saring
Berikut ini terdapat beberapa alat cetak saring, terdiri atas:
Screen
Rakel
Meja afdruk
Meja gambar
Berikut ini terdapat beberapa bahan-bahan yang diperlukan dalam cetak saring, terdiri atas:
- Diazol afdruk + sensitizer (untuk bahan pengafdrukan)
- Diazol remover (bahan untuk menghapus gambar pada screen)
- Cat tekstil
- Cat PVC
- Kain putih
- Kertas HVS
- M3 (larutan pengencer PVC sekaligus digunakan untuk membersihkan screen)
- Lem kertas untuk batas posisi barang cetakan atau anleg. Batas posisi ini untuk bahan cetakan kertas dan plastik. Sedangkan untuk kaos atau kain mengandalkan penyinaran dari bawah untuk ketepatan posisi penyablonannya.
Fungsi Kerajinan Tekstil
Sekarang, mari kita bahas mengenai fungsi dari kerajinan tekstil. Kerajinan tekstil memiliki berbagai peran penting dalam kehidupan sehari-hari, budaya, dan industri. Fungsinya jauh lebih dari sekadar produk kain atau benang, mereka membawa makna yang dalam dalam berbagai aspek kehidupan. Di bawah ini, kita akan menjelaskan berbagai fungsi kerajinan tekstil:
1. Pemenuhan Kebutuhan Sandang atau Fashion
Salah satu fungsi utama dari kerajinan tekstil adalah pemenuhan kebutuhan sandang. Ini mencakup pembuatan berbagai jenis pakaian seperti baju, celana, rok, jaket, dan sepatu. Kerajinan tekstil dalam fashion bukan hanya sekadar untuk menutup tubuh tetapi juga sebagai wujud ekspresi gaya pribadi.
2. Pelengkap Interior
Kerajinan tekstil digunakan untuk melengkapi interior rumah atau ruangan. Mereka termasuk dalam pembuatan sarung kursi, taplak meja, hiasan dinding, dan kain untuk tirai. Produk-produk ini memberikan nuansa dan gaya pada ruangan.
3. Pelengkap Rumah Tangga
Kerajinan tekstil juga digunakan dalam berbagai keperluan rumah tangga seperti pembuatan keset, sarung bantal, taplak, sprei, dan lain-lain. Mereka tidak hanya memberikan fungsi praktis tetapi juga menciptakan estetika di dalam rumah.
4. Sebagai Wadah Benda
Kerajinan tekstil juga dapat berfungsi sebagai wadah untuk berbagai barang. Ini termasuk pembuatan dompet, tas, sarung tangan, dan sarung hp. Fungsi ini tidak hanya memudahkan penggunaan sehari-hari tetapi juga menambah keindahan.
5. Sebagai Alat Ritual atau Tradisi Tertentu
Dalam banyak budaya, kerajinan tekstil digunakan dalam upacara ritual atau tradisi tertentu. Mereka sering kali memiliki makna simbolis dan dipakai dalam konteks acara khusus. Contohnya termasuk kain ikat celup untuk penutup jenazah, kain tapis dalam pernikahan Lampung, dan kain songket dalam pernikahan dan khitanan.
Seni Cetak Saring : Pengertian, Teknik, Contoh, dan Cara Membuatnya
Seni cetak saring, juga dikenal sebagai seni cetak screen printing atau serigrafi. Seni cetak saring adalah teknik seni cetak yang melibatkan penggunaan layar berlubang untuk menerapkan tinta pada media cetak. Teknik ini memungkinkan seniman untuk menciptakan gambar dengan lapisan tinta yang tebal dan warna yang jelas.
Dalam seni cetak saring, layar dengan daerah terbuka dan tertutup digunakan untuk menciptakan stencil. Daerah terbuka pada layar memungkinkan tinta untuk melewati dan menciptakan gambar pada media cetak, sedangkan daerah tertutup mencegah tinta masuk ke area yang tidak diinginkan.
Proses cetak saring dimulai dengan persiapan desain atau gambar yang diinginkan. Desain tersebut kemudian ditransfer ke layar menggunakan bahan sensitif, seperti emulsi foto atau stencil film, dan layar tersebut dijepit dengan kokoh di atas meja cetak atau mesin cetak.
Kemudian, tinta cetak yang sesuai diaplikasikan pada permukaan layar. Dengan menggunakan rakel atau alat penggosok, tinta ditekan melalui daerah terbuka layar ke media cetak yang ditempatkan di bawahnya.
Tekanan yang dihasilkan oleh rakel menyebabkan tinta mentransfer ke media cetak dengan presisi, menciptakan gambar yang diinginkan. Seni cetak saring sering digunakan dalam berbagai aplikasi seperti mencetak poster, kaos, baliho, stiker, dan produk-produk lainnya.
Keunggulan teknik ini termasuk kemampuan untuk mencetak pada berbagai jenis media, fleksibilitas dalam menciptakan efek tekstur dan layering, serta kemungkinan menciptakan cetakan dengan warna yang jelas dan tajam.
Teknik Seni Cetak Saring
Berikut adalah beberapa teknik yang umum digunakan dalam seni cetak saring:
1. Teknik Stencil
Teknik ini melibatkan pembuatan stencil atau pola pada layar cetak saring. Stencil dapat dibuat dengan menggunakan bahan sensitif seperti emulsi foto atau stencil film. Area yang diinginkan untuk dicetak dibiarkan terbuka pada layar, sementara area yang tidak diinginkan ditutup. Tinta kemudian diterapkan pada layar dan ditekan melalui daerah terbuka, menciptakan gambar pada media cetak.
2. Teknik Tusukan
3. Teknik Transfer
4. Teknik Degradasi Warna
Teknik ini melibatkan penerapan tinta dengan gradien warna atau perubahan warna bertahap pada gambar. Ini dapat dicapai dengan menggunakan beberapa layar cetak yang masing-masing memiliki tinta dengan intensitas atau warna yang berbeda. Proses cetak dilakukan secara berurutan, dengan tinta yang berbeda diterapkan pada setiap langkah, menciptakan perubahan warna yang halus atau gradien pada gambar.
5. Teknik Overprinting
Teknik ini melibatkan mencetak lapisan tinta tambahan pada gambar yang sudah dicetak sebelumnya. Dalam hal ini, cetakan pertama harus benar-benar kering sebelum cetakan kedua diterapkan. Overprinting dapat menghasilkan efek layering dan menciptakan perpaduan warna dan tekstur yang menarik.
6. Teknik Pencampuran Tinta
Teknik ini melibatkan pencampuran tinta dengan warna dan intensitas yang berbeda untuk menciptakan nuansa warna yang unik. Pencampuran tinta dapat dilakukan pada palet atau langsung pada layar cetak saring, memungkinkan seniman untuk menciptakan palet warna yang khusus sesuai dengan kebutuhan karyanya.
Setiap teknik memiliki karakteristik dan efek yang berbeda dalam seni cetak saring. Pilihan teknik tergantung pada preferensi seniman dan hasil yang diinginkan dalam menciptakan karya cetak yang unik dan menarik.
Tags: kerajinan cetak