Kerajinan Cetak Saring - Kreativitas dan Keahlian dalam Seni Sulam DIY
Alat Cetak Saring
Berikut ini terdapat beberapa alat cetak saring, terdiri atas:
Screen
Rakel
Meja afdruk
Meja gambar
Berikut ini terdapat beberapa bahan-bahan yang diperlukan dalam cetak saring, terdiri atas:
- Diazol afdruk + sensitizer (untuk bahan pengafdrukan)
- Diazol remover (bahan untuk menghapus gambar pada screen)
- Cat tekstil
- Cat PVC
- Kain putih
- Kertas HVS
- M3 (larutan pengencer PVC sekaligus digunakan untuk membersihkan screen)
- Lem kertas untuk batas posisi barang cetakan atau anleg. Batas posisi ini untuk bahan cetakan kertas dan plastik. Sedangkan untuk kaos atau kain mengandalkan penyinaran dari bawah untuk ketepatan posisi penyablonannya.
Teknik Seni Cetak Saring
Berikut adalah beberapa teknik yang umum digunakan dalam seni cetak saring:
1. Teknik Stencil
Teknik ini melibatkan pembuatan stencil atau pola pada layar cetak saring. Stencil dapat dibuat dengan menggunakan bahan sensitif seperti emulsi foto atau stencil film. Area yang diinginkan untuk dicetak dibiarkan terbuka pada layar, sementara area yang tidak diinginkan ditutup. Tinta kemudian diterapkan pada layar dan ditekan melalui daerah terbuka, menciptakan gambar pada media cetak.
2. Teknik Tusukan
3. Teknik Transfer
4. Teknik Degradasi Warna
Teknik ini melibatkan penerapan tinta dengan gradien warna atau perubahan warna bertahap pada gambar. Ini dapat dicapai dengan menggunakan beberapa layar cetak yang masing-masing memiliki tinta dengan intensitas atau warna yang berbeda. Proses cetak dilakukan secara berurutan, dengan tinta yang berbeda diterapkan pada setiap langkah, menciptakan perubahan warna yang halus atau gradien pada gambar.
5. Teknik Overprinting
Teknik ini melibatkan mencetak lapisan tinta tambahan pada gambar yang sudah dicetak sebelumnya. Dalam hal ini, cetakan pertama harus benar-benar kering sebelum cetakan kedua diterapkan. Overprinting dapat menghasilkan efek layering dan menciptakan perpaduan warna dan tekstur yang menarik.
6. Teknik Pencampuran Tinta
Teknik ini melibatkan pencampuran tinta dengan warna dan intensitas yang berbeda untuk menciptakan nuansa warna yang unik. Pencampuran tinta dapat dilakukan pada palet atau langsung pada layar cetak saring, memungkinkan seniman untuk menciptakan palet warna yang khusus sesuai dengan kebutuhan karyanya.
Setiap teknik memiliki karakteristik dan efek yang berbeda dalam seni cetak saring. Pilihan teknik tergantung pada preferensi seniman dan hasil yang diinginkan dalam menciptakan karya cetak yang unik dan menarik.
Alat dan bahan sablon
- Meja
- Screen (kain kasa berbingkai kayu atau alumunium)
- Alat penyaput screen yang terbuat dari karet dan digunakan untuk menyablon adalah Rakel. Biasanya berbentuk panjang serta terbuat dari alumunium, kayu, atau karet.
- Busa kecil
- Kaca seukuran screen
- Tempat zat warna atau emulsi (mangkok, botol, maupun gelas ukur)
- Hair dryer (pengering cat)
- Sendok (mencampur dan mengambil cat juga cairan emulsi)
- Air (mencuci screen)
Bahan yang diperlukan untuk sablon:
- Emulsi (obat afdruk)
- Lakban
- Cat warna
- Kain atau media yang akan disablon
- Larutan pengencer (solvent)
Contoh Seni Cetak Saring
Berikut adalah beberapa contoh seni cetak saring yang terkenal dan sering digunakan dalam praktik seni dan desain:
1. Karya Andy Warhol
Andy Warhol, seniman pop art terkenal, menggunakan teknik cetak saring untuk menciptakan karya-karya ikoniknya. Misalnya, seri “Campbell’s Soup Cans” merupakan contoh karya cetak saring yang terkenal dari Warhol.
2. Karya Shepard Fairey
Shepard Fairey, seniman dan desainer grafis, menggunakan teknik cetak saring dalam karyanya yang terkenal seperti “Hope” yang menggambarkan wajah Barack Obama. Karyanya sering memadukan desain grafis dengan pesan politik dan sosial.
3. Karya Barbara Kruger
Barbara Kruger, seniman feminis dan kontemporer, menggunakan teknik cetak saring untuk menciptakan karya-karya yang berfokus pada pesan teks yang kuat. Karyanya sering memadukan gambar dan kata-kata dalam komposisi yang kuat.
Banksy, seniman jalanan anonim, menggunakan teknik cetak saring dalam stencil-stencilnya yang ikonik. Karyanya sering menyampaikan pesan politik dan sosial dengan gaya yang unik dan mencolok.
5. Karya Roy Lichtenstein
Roy Lichtenstein, seniman pop art, menggunakan teknik cetak saring untuk menciptakan karya-karya dengan gaya komik dan garis tebal. Karyanya sering memadukan elemen pop culture dengan estetika komik.
Tags: kerajinan cetak