... 7 Inspirasi Kerajinan DIY dari Besi Behel: Kreatifitas dalam Sulam dan Rajut!

Kerajinan Menakjubkan dari Besi Behel - Ide Kreatif untuk Pekerjaan Jahit dan DIY

Apa itu Besi Begel? Fungsi dan Cara Menghitung Kebutuhanya

Finoo.id – Apa itu Besi Begel? Fungsi dan Cara Menghitung Kebutuhanya. Besi begel, yang juga sering disebut sebagai besi behel, besi cincin, atau sengkang, merupakan bahan konstruksi yang digunakan untuk memperkuat beton. Konstruksi ini lebih dikenal dengan sebutan beton bertulang dalam industri bangunan.

Saat ini, besi begel terbagi menjadi dua jenis utama, yakni besi begel polos dan besi begel ulir. Permukaan besi begel polos memiliki tekstur yang halus dan tidak berulir, sedangkan besi begel ulir memiliki permukaan yang bergerigi melintang atau membentuk rusuk memanjang dengan pola tertentu.

Oleh karena itu, sebelum kalian memulai pembangunan rumah impian kalian, sangatlah penting untuk memahami dengan baik cara menghitung kebutuhan material seperti besi begel. Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan secara detail langkah-langkah menghitung kebutuhan besi begel, baik untuk konstruksi sloof maupun kolom praktis.

Cara Membuat Begel

Struktur konstruksi yang akan menanggung beban geser melibatkan komponen yang menjulur secara melintang dan secara vertikal dalam struktur tersebut. Oleh karena itu, baik balok maupun kolom dalam sebuah bangunan memerlukan penggunaan begel atau sengkang untuk menahan beban geser tersebut. Penting untuk memastikan bahwa tulangan sengkang ini memiliki kekuatan yang memadai untuk menangani beban geser.

Baca Juga : √ Harga Borongan Cakar Ayam Per Titik: Semua Jenis & Ukuran

Selain itu, besi beton yang digunakan untuk membuat begel atau sengkang harus memiliki diameter tidak kurang dari 6 mm. Saat membuat begel, panjang tulangan penyaluran juga penting diperhatikan karena berfungsi sebagai penghubung antara besi beton dan beton cor. Disarankan agar panjang tulangan penyaluran untuk begel tidak kurang dari 5 cm, sehingga terbentuk komponen konstruksi yang terintegrasi antara besi beton dan beton cor.

Panjang penyaluran begel sebaiknya dibuat dengan sudut 90 derajat atau 135 derajat (terutama untuk struktur tahan gempa). Selain itu, dimensi begel juga harus memperhitungkan tebal selimut beton. Sebagai contoh, jika balok memiliki dimensi 15 cm x 20 cm dan menggunakan selimut beton setebal 1,5 cm, maka ukuran begel yang dibuat akan menjadi 12 cm x 17 cm. Ini karena tebal selimut beton berada pada kedua sisi sengkang, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Baca Juga :


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia