"Seni Kreatif dari Biji - Inspirasi dan Keterampilan"
Contoh Kerajinan dari Biji bijian
| ">No | ">Hasil Kerajinan dari Biji bijian |
| ">1 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Burung Garuda Pancasila |
| ">2 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Bunga |
| ">3 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Mahkota |
| ">4 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Kucing |
| ">5 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Kupu-kupu |
| ">6 | ">Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Burung |
| ">7 | "> |
Adapun contoh-contoh kerajinan dari bahan biji-bijian dapat disimak berikut ini:
1. Kerajinan dari Biji bijian Model Kolase Burung Garuda Pancasila
Mengenal Pohon Saga dan Bijinya
Sekilas dilihat, tampak tak ada yang istimewa dari pohon saga. Tanaman yang bernama ilmiah adenanthera pavonina tersebut memiliki ciri selayaknya tumbuhan polong-polongan pada umumnya. Tanaman saga tidak berbentuk pohon yang besar, memiliki daun bundar-bundar kecil majemuk, dan menghasilkan buah serta biji yang terbungkus pada selubung memanjang.
Secara tradisional, pohon saga sudah lama dimanfaatkan masyarakat. Misalnya, digunakan sebagai bahan pembuatan furniture atau perabot rumah tangga.
Namun, di balik potensi kayunya yang besar, tanaman ini juga memiliki potensi-potensi tersembunyi lainnya. Satu di antaranya adalah potensi dari biji yang dihasilkan pohon saga.
Berikut ini beberapa ciri atau karakter khas biji saga:
- Memiliki warna yang merah menyala
- Memiliki permukaan mengkilap dan licin
- Ukuran sebesar biji jagung
- Sifatnya keras
- Memiliki bentuk bulat atau pipih bundar
Simak Juga :
Contoh Kolase Bunga Matahari dari Biji bijian
Apakah ada di antara kalian yang menyukai bunga matahari?
Ternyata, bunga tersebut dapat dijadikan koleksi bunga kering, dan yang menarik.
Biji kacang hijau yang sering digunakan untuk membuat tangkai dan daun bunga juga dapat digunakan sebagai pengganti bagian tengah bunga yang biasanya berwarna hitam.
Caranya adalah dengan menggunakan biji kacang hijau yang sudah berwarna tua.
Jadi, jika kalian ingin membuat koleksi bunga kering yang unik dan menarik, kalian dapat mencoba menggunakan biji kacang hijau untuk menggantikan bagian tengah bunga matahari.
Selain menghasilkan bunga kering yang cantik, penggunaan biji kacang hijau juga dapat mengurangi limbah dan memanfaatkan bahan yang sering diabaikan.
5 Ide Kerajinan dari Biji Saga
1. Gelang dan Kalung
Sejak zaman dulu, biji saga sudah sering dijadikan bahan pembuatan kalung dan juga gelang, walau trend penggunaan biji saga memang menurun. Meski begitu, tidak ada salahnya mencoba peruntungan dengan membuat kerajinan gelang dan kalung dari biji saga, karena tren yang berkembang di masyarakat saat ini adalah menampilkan kerajinan unik dari bahan alam.
2. Anting
3. Bunga Hias
Beberapa tanaman memiliki bunga-bunga kecil berwarna merah. Beberapa pohon pun dikenal mampu menghasilkan daun dan bunga cantik dalam jumlah yang banyak saat masa blooming.
Misalnya, tanaman seperti tabebuia dan sakura di Jepang. Biji saga cocok digunakan untuk membuat miniatur pepohonan cantik itu lho. Kerajinan ini cukup digemari masyarakat.
4. Hiasan Dinding
Biji saga bisa direkatkan pada sebuah papan untuk membuat pola tertentu. Selain itu, bebijian ini juga bisa dipakai untuk mempercantik jam dinding, figura, dan lain sebagai sebagainya.
Selanjutnya berbagai produk yang dihiasi biji saga itu dapat dipasang di dinding. Sebuah ruangan yang tadinya terlihat biasa akan terlihat semakin artistik dan mempesona. Hiasan dinding dari biji saga punya potensi untuk dijual sebagai produk kerajinan.
5. Vas dan Lampu Meja
Selain menggunakan hiasan dinding seperti frame foto maupun lukisan, sebuah ruangan juga dapat diperindah dengan memanfaatkan vas serta lampu meja. Selain memiliki keindahan tersendiri, kedua dekorasi tersebut juga memiliki kegunaan tertentu. Lampu meja misalnya, jelas bisa digunakan untuk menerangi ruangan. Sementara vas bisa digunakan untuk meletakkan tanaman hias.
Kemas Kerajinan Biji Saga dengan Silica Humidity Absorber
Butiran biji saga yang bercorak menawan sangat bisa diandalkan untuk menghasilkan karya kesenian yang menawan. Dengan menerapkan keterampilan sekaligus pilihan model yang bagus, kerajinan dari biji saga tentu bisa memberikan pundi keuntungan yang cukup besar.
Namun demikian, perlu dipahami bahwa kerajinan ini adakalanya juga memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah ancaman serangan jamur. Jamur sebagaimana yang kita tahu, bisa tumbuh di berbagai benda. Asalkan kelembaban ruangan cukup tinggi dan suhu ruangan mendukung, spora-spora jamur akan bertunas dan mulai memakan substrat tempatnya tumbuh.
Dalam hal ini, biji saga cukup rentan terserang jamur. Oleh sebab itu, solusi yang tepat harus segera diambil, misalnya dengan menerapkan sistem pengendalian antihama yang baik di tempat usaha. Contohnya:
- Menjaga kebersihan lokasi usaha
- Tidak menumpuk sampah atau bahan organik yang tak berguna seperti kertas dan papan kayu
- Memastikan gudang tidak lembab dan bersih
- Melakukan pengecekan secara berkala
- Menyediakan antijamur bila sewaktu-waktu diperlukan. Antijamur yang cocok untuk kebutuhan usaha kerajinan adalah BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative.
Selain itu, proses pengemasan kerajinan biji saga juga harus diperhatikan baik-baik. Ingat, pengemasan bukan sekadar untuk menjaga produk supaya tidak tercecer atau terlindung dari “udara luar.” Pengemasan yang baik mestinya juga bisa mencegah munculnya jamur pada produk.
Dalam hal ini, sangat diperlukan humidity absorber atau penyerap kelembaban yang bagus agar spora jamur benar-benar tak bisa tumbuh. Contoh humidity absorber yang mudah digunakan adalah silica gel.
Tags: kerajinan dari