Seni Merajut Indah dari Bulu Domba - Panduan DIY untuk Karya Kerajinan yang Mengagumkan
2. Tempe Kemul
Tempe Kemul merupakan makanan ringan olahan dari tempe yang digoreng dan dibalut tepung. Dinamakan kemul, berasal dari bahasa Jawa yang artinya selimut. Karena dalam proses pembuatannya diselimuti dengan tepung.
Di daerah Dieng banyak pedagang kaki lima yang menjual Tempe Kemul. Biasanya Tempe Kemul disajikan ketika masih hangat dengan cita rasa yang khas.
3. Terong Belanda
Terong Belanda merupakan tanaman yang menjadi primadona wisatawan yang mengunjungi Dieng. Terong Belanda dapat dijumpai di tepian jalan maupun ladang penduduk ketika berkunjung ke Dieng.
Terong belanda juga diolah menjadi beberapa produk, seperti dodol, manisan, sirup hingga permen yang dapat dijadikan oleh-oleh dari Dieng. Selain itu, Terong Belanda juga mengandung banyak vitamin yang sangat bermanfaat bagi tubuh.
4. Petos
Petos merupakan singkatan Tempe Atos. Petos dapat dijadikan opsi untuk oleh-oleh Tempe Kemul agar tahan lama dan bisa dibawa pulang keluar kota. Bentuk dari Petos adalah keripik kering dan renyah.
5. Carica
Carica merupakan sejenis buah yang mirip dengan pepaya dan berukuran kecil. Kemudian carica diolah menjadi salah satu produk oleh-oleh yang sangat populer bagi wisatawan yang berkunjung ke Dieng.
Olahan dari carica ini bermacam-macam dan tersedia dengan berbagai merk, serta dikemas secara menarik. Buah carica biasanya diolah menjadi sirup buah.
6. Purwaceng
Purwaceng merupakan produk minuman khas Dieng . Purwaceng merupakan tanaman herbal yang berkhasiat bagi kesehatan. Purwoceng kemudian diolah menjadi minuman serbuk yang dikemas dalam sachet maupun botol kaca.
7. Teh Tambi
Teh Tambi merupakan teh yang di produksi oleh PT. Perkebunan Tambi di Kejajar. Warnanya yang hitam pekat membuat Teh Tambi terkenal dan berkualitas ekspor. Tidak hanya itu, Teh Tambi juga memiliki varian teh wangi dan teh hijau yang tak kalah dengan varian Teh Tambi yang hitam pekat.

12 Oleh-Oleh Khas Dieng Wonosobo yang Banyak Diburu Wisatawan
Peserta membentangkan Bendera Merah Putih saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila di kompleks Candi Arjuna dataran tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, Jateng, Jumat 1 Oktober 2021. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat diantaranya Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan Kebudaayan Riset dan Teknologi, Asosiasi Kerajaan dan Kesultanan Indonesia, serta pelestari adat dan budaya membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter sebagai simbol persatuan dan kesatuan bangsa. ANTARA FOTO/Anis Efizudin
TEMPO.CO , Jakarta - Saat pergi berwisata ke Dieng, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Dieng Wonosobo. Selain terkenal dengan tempat wisatanya yang bagus, Dieng juga memiliki oleh-oleh khas yang unik dan menarik.
Jika biasanya oleh-oleh identik dengan makanan, Dieng juga memiliki oleh-oleh berupa kerajinan tangan. Berikut ini informasi mengenai oleh-oleh khas Dieng Wonosobo yang wajib Anda beli. Harganya cukup terjangkau.

12 Kerajinan Serat Hewan
1. Bulu Domba
Domba memiliki bulu dengan warna yang putih secara dominan, sisanya adalah coklat atau kehitaman. Teknik kerajinan serat hewan ini adalah mengubahnya menjadi benang wool terlebih dulu. Tak hanya untuk pakaian, beragam kerajinan tangan pun banyak memanfaatkan benang wool.
Benang wol mudah untuk dibentuk menjadi apa saja. Meskipun tebal, bulu sangat hangat untuk digunakan sebagai pakaian.
Meski begitu, harga benang wool kini sangat mahal untuk mendapatkan kualitas terbaik. Sebagian besar, domba untuk wool dijadikan jaket dan karpet.
2. Kulit Sapi
Penggunaan serat kulit sapi sudah ada sejak zaman dulu. Sapi merupakan hewan domestik yang dipelihara dan dikonsumsi.
Serat kulitnya sangat cocok untuk dibuat ke dalam bentuk kerajinan tangan hingga fashion karena mudah ditemukan, murah, dan mudah untuk diwarnai.
Kualitas serat sapi beragam tergantung dari mana sapi tersebut berasal. Sifat umum dari serat kulit sapi adalah tahan air, tahan lama, tidak mudah sobek, tebal, kuat, fleksibel, adem, dan nyaman dipakai.
Kerajinan serat hewan ini di antaranya adalah dompet, jaket, wayang, bedug, tas dan sarung tangan.
3. Bulu Berang-Berang
Semua bulu berang-berang memiliki ketebalakan dan kerapatan yang sagat tinggi. Seratnya terdiri dari bulu yang panjang-panjang, bahkan di bagian bawah kulit serat terdapat bulu halus. Karakteristik inilah yang membuat bulu berang-berang sangat hangat.

Bahan Serat Hewan
Di bawah ini merupakan bahan serat dari hewan yang dapat diolah menjadi produk kerajinan. Pengolahan yang dilakukan cukup sederhana yaitu dikeringkan secara alami dengan sinar matahari langsung.
- Serat wol dari bulu domba
- Serat sutra dari kepompong ulat sutera
- Serat dari bulu alpaca
Bahan-bahan serat hewan dapat diolah dengan berbagai cara dan dilakukan dengan beberapa tahap pengolahan, seperti pencukuran, pembersihan dengan cara pencucian, pengeringan, dan kemudian dipintal. Hasil dari pemintalan diperoleh benang yang dapat dijadikan sejumlah produk yang bernilai jual tinggi.
Produk yang dihasilkan dari bulu domba sering diolah dengan teknik tenun. Serat bulu domba atau wol memiliki kelebihan di antaranya berat, hangat, dan halus. Oleh sebab itu, bahan serat ini cocok dimanfaatkan sebagai produk fesyen.

Kerajinan Tangan dari Serat Hewan
Gambar Kerajinan dari Serat Hewan
awsimages.detik.net.id
Kalian pernah menjumpai tas mahal di atas? Ya, tas di atas adalah tas hasil kerajinan dari serat hewan buaya sebagai produk brand Hermes. Tas ini cukup fenomenal pasalnya dibuat dari kulit buaya yang dibuat tidak banyak sehingga harganya cukup fantastis.
Tas Hermes di atas merupakan salah satu dari sekian banyak kerajinan yang berasal dari serat hewan. Karena ada banyak kerajinan di bawah ini yang terbuat dari bahan dasar serat hewan.
Tidak hanya indah, tapi juga unik dan fungsional sekali. Sehingga, tidak jarang banyak orang yang sangat antusias mengenakan pakaian atau aksesoris dari kerajinan hewan, meskipun memang merogoh kocek lebih dalam.

Tags: kerajinan dari domba