... 7 Ide Kreatif Kerajinan dari Bungkus Makanan Ringan untuk Hobi Jahit dan DIY

Karya Seni Rajutan dari Kemasan Makanan Ringan - Ide Kreatif untuk DIY

4. High Density Polyethylene (HDPE)

Jenis plastik kemasan makanan ringan selanjutnya adalah high density polyethylene atau HDPE.

HDPE merupakan plastik keras dan tidak tembus cahaya yang ringan, tetapi juga kuat. Plastik ini sangat banyak digunakan sebagai pembungkus makanan.

Karena HDPE tidak terlalu fleksibel, jadi plastik yang satu ini bisa mempertahankan bentuknya tetap kokoh dengan baik dibanding plastik lainnya.

Plastik HDPE biasanya digunakan dalam kemasan makanan untuk botol jus dan susu, botol peras mentega, cuka, wadah sirup cokelat, sereal, serta tas belanjaan.

Jenis plastik kemasan makanan ringan yang satu ini memiliki kode segitiga dengan angka 2 yang artinya plastik yang paling sering didaur ulang dan dianggap sebagai salah satu bentuk plastik paling aman.

Namun, plastik HDPE hanya boleh digunakan 1 kali pakai saja untuk makanan dan minuman.

Selain sebagai kemasan makanan dan minuman, plastik HDPE juga biasa digunakan sebagai bahan baku perabot rumah tangga.

Pasalnya, HDPE memiliki ketahanan terhadap paparan sinar matahari atau pemanasan atau pembekuan yang ekstrem.

Baca Juga: 10 Kerajinan dari Barang Bekas yang Bisa Dibuat di Rumah!

10+ Cara Membuat Tas Dari Bungkus Kopi Step By Step

Sampah plastik agaknya menjadi topik hangat yang tidak berkesudahan untuk selalu dibahas dibelahan bumi mana pun, terutama di Indonesia sendiri sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Menjadi salah satu negara tersebut, tentu membuktikan jika memang masih ada sistem pengolahan sampah yang kurang tepat di Indonesia, selain itu banyaknya kemasan yang beredar dengan bahan plastik dan juga kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan hidup di sekitar pun turut memperparah keadaan tersebut.

Merupakan jenis sampah anorganik yang seperti dapat kita ketahui bila sampah dari golongan tersebut merupakan jenis sampah yang sulit untuk terurai dan pastinya akan membutuhkan waktu lama bahkan hingga bertahun tahun agar dapat hancur secara sendirinya. Ketika hancur pun sebetulnya sampah plastik tersebut juga tidak murni terurai, melainkan berubah menjadi bagian lebih kecil atau biasa disebut sebagai mikroplastik dengan tingkat polusi yang masih tinggi.

Plastik sendiri sebetulnya baru mulai dikembangkan pada awal abad ke 20, namun siapa sangka bila ternyata pertumbuhan serta penggunaannya sangatlah luar biasa cepat, mulai dari yang awalnya hanya ratusan ton berkembang menjadi ratusan juta ton tanpa bisa dikendalikan. Namun tingginya penggunaan plastik tentu juga bukan tanpa alasan, mulai dari harganya yang terbilang murah, dirasa lebih praktis untuk digunakan juga mudah ditemukan adalah beberapa alasan yang menjadikan plastik sulit terlepas dari kehidupan manusia.

Sebetulnya tidak bisa disangkal juga bila penggunaan plastik bagi kehidupan sehari hari memang membawa beberapa manfaat, namun bila tidak bisa menangani serta mengolahnya dengan benar tentu dampak buruk yang fatal terhadap lingkungan juga tidak akan terhindarkan. Sebut saja seperti tersumbatnya saluran air bahkan yang paling parah adalah pencemaran lingkungan baik itu pada tanah maupun air.

Mainan edukatif

Selain bisa dibuat untuk membuat mainan edukatif ternyata botol plastik bisa digunakan juga untuk membuat perhiasan anting bekas. Kerajinan dari plastik dan cara pembuatannya manik-manik ini sangat mudah. Kamu hanya perlu menyiapka barang-barang bekas, botol plastik, cat khusus akrilik, kawat, gunting, lilin dan stiker berlian dan spidol.

Kemudian cara membuatnnya yang pertama gambar pola kelopak bunga di atas kertas, potong botol plastik mengikuti ukuran sama sesuai pola kelopak. Untuk membuat satu bunga, Sedulur membutuhkan lima kelopak. Selanjutnya rapikan potongan pada ujung kelopak dan gunakan gunting untuk membuat kelopak melengkung.

Jika kelopak sudah terbentuk, selanjutnya lakukan proses tumpang tindik ima kelopak untuk membentuk bunga. Kemudian untuk menyatukannya, maka lelehkan ujung kelopak di atas lilin. Lalu cat beri warna dasar terlbih dahulu seperti warna dasar putih dan tambahkan warna kontras. Baru kemudian lobangi ujung bunga dan dikaitkan denga kawat kecil dan tekuk kawatnya. Anting botol plastik siap mempercantik kamu.

2. Poli Etilen Tereftalat (PET)

Jenis plastik kemasan makanan ringan yang berikutnya, yaitu poli etilen tereftalat yang lebih dikenal dengan plastik PET.

PET merupakan termoplastik bening berperforma tinggi sehingga memiliki perlindungan yang tinggi, penyerapan air rendah, dan stabilitas dimensi yang sangat baik di berbagai suhu.

Umumnya, plastik ini digunakan untuk botol plastik untuk minuman berkarbonasi, minuman ringan, minuman olahraga, air satu porsi, saus tomat, saus salad, vitamin, botol minyak sayur, pembungkus makanan ringan, wadah selai kacang, hingga toples.

Plastik berukuran ringan ini dapat dibuat menjadi kemasan yang kaku atau semi kaku yang membuatnya lebih tahan benturan, dan membantu melindungi makanan atau cairan di dalam kemasan.

PET memiliki simbol segitiga dengan angka 1 yang artinya harus digunakan untuk sekali pakai saja sehingga tidak bisa digunakan kembali sebagai wadah minuman atau makanan.

Hal ini karena penggunaan berulang meningkatkan risiko pencucian dan pertumbuhan bakteri.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia