Karya Seni Rajutan dari Kemasan Makanan Ringan - Ide Kreatif untuk DIY
4. High Density Polyethylene (HDPE)
Jenis plastik kemasan makanan ringan selanjutnya adalah high density polyethylene atau HDPE.
HDPE merupakan plastik keras dan tidak tembus cahaya yang ringan, tetapi juga kuat. Plastik ini sangat banyak digunakan sebagai pembungkus makanan.
Karena HDPE tidak terlalu fleksibel, jadi plastik yang satu ini bisa mempertahankan bentuknya tetap kokoh dengan baik dibanding plastik lainnya.
Plastik HDPE biasanya digunakan dalam kemasan makanan untuk botol jus dan susu, botol peras mentega, cuka, wadah sirup cokelat, sereal, serta tas belanjaan.
Jenis plastik kemasan makanan ringan yang satu ini memiliki kode segitiga dengan angka 2 yang artinya plastik yang paling sering didaur ulang dan dianggap sebagai salah satu bentuk plastik paling aman.
Namun, plastik HDPE hanya boleh digunakan 1 kali pakai saja untuk makanan dan minuman.
Selain sebagai kemasan makanan dan minuman, plastik HDPE juga biasa digunakan sebagai bahan baku perabot rumah tangga.
Pasalnya, HDPE memiliki ketahanan terhadap paparan sinar matahari atau pemanasan atau pembekuan yang ekstrem.
Baca Juga: 10 Kerajinan dari Barang Bekas yang Bisa Dibuat di Rumah!
Desain Kemasan Makanan: Lebih Dari Sekedar Bungkus
Membuat desain kemasan makanan itu seperti karya seni. Ada perpaduan kreativitas dan visi yang diramu untuk membuat satu karya baru yang atraktif. Bedanya, karya seni dibuat berdasar subjektivitas desainer, sedang desain kemasan makanan harus berdasar pola pada pikir konsumen.
Sebuah desain kemasan harus punya guna, dan tentu saja harus diterima konsumen. Begitu banyak aspek yang musti dipikir saat mau membuat desain kemasan produk, sayangnya tak banyak yang bisa melakukan ini. Butuh skill dan intuisi tinggi untuk membuat desain kemasan makanan terbaik.
Bukan berarti membuat desain kemasan makanan itu sulit, ada sejumlah inspirasi trik mendesain packaging. Hanya saja butuh penelitian, latihan, dan pertimbangan lain menyangkut perkembangan produk. Intinya, membuat desain kemasan merupakan seni menampilkan keunggulan produk seperti agency desain kemasan.
Table of Contents
2. Poli Etilen Tereftalat (PET)
Jenis plastik kemasan makanan ringan yang berikutnya, yaitu poli etilen tereftalat yang lebih dikenal dengan plastik PET.
PET merupakan termoplastik bening berperforma tinggi sehingga memiliki perlindungan yang tinggi, penyerapan air rendah, dan stabilitas dimensi yang sangat baik di berbagai suhu.
Umumnya, plastik ini digunakan untuk botol plastik untuk minuman berkarbonasi, minuman ringan, minuman olahraga, air satu porsi, saus tomat, saus salad, vitamin, botol minyak sayur, pembungkus makanan ringan, wadah selai kacang, hingga toples.
Plastik berukuran ringan ini dapat dibuat menjadi kemasan yang kaku atau semi kaku yang membuatnya lebih tahan benturan, dan membantu melindungi makanan atau cairan di dalam kemasan.
PET memiliki simbol segitiga dengan angka 1 yang artinya harus digunakan untuk sekali pakai saja sehingga tidak bisa digunakan kembali sebagai wadah minuman atau makanan.
Hal ini karena penggunaan berulang meningkatkan risiko pencucian dan pertumbuhan bakteri.
Pot tanaman dari botol bekas
Mempunyai botol bekas air mineral di rumah, mungkin bisa Sedulur coba untuk dijadikan pot tanaman. Ya, kerajinan dari plastik bekas khususnya botol, memang bisa kamu manfaatkan untuk dijadikan pot tanaman. Selain mengurangi limbah plastik di tempat sampah, mengolah botol bekas menjadi pot tanaman adalah aktivitas menyenangkan yang bisa mengurangi stres.
Kerajinan dari plastik dan cara pembuatannya untuk pot tanaman botol bekas sebenarnya sangat mudah. Cara membuat kerajinan dari botol bekas beserta gambarnya bisa kamu lihat di atas. Namun, langkah pertama yang Sedulur siapkan adalah kumpulkan barang-barang bekas seperti botol plastik atau tutup botol plastik.
Lalu langkah kedua, buat pola elip pada bagian badan botol, untuk kemudian kamu potong pola tersebut hingga berlubang. Pastikan lubangi badan botol sebelahnya saja, baru kemudian kamu isi dengan tanah dan tanaman. Terakhir pajang di area pekarang rumah Sedulur.
Kumpulkan lalu bersihkan terlebih dahulu bungkus bekas kopi
Untuk pembuatan satu buah tas dengan ukuran kecil, maka anda perlu untuk mengumpulkan kurang lebih sekitar 100 sampai 150 sachet bungkus kopi bekas. Jika sudah maka segera bersihkan bungkus tersebut menggunakan air bersih dan juga sabun yang sudah disiapkan sebelumnya. Selain langsung mencucinya menggunakan sabun, anda juga bisa merendam terlebih dahulu bungkus kopi di dalam ember selama beberapa saat menggunakan air bersih guna melunturkan kotoran maupun sisi bubuk kopi yang masih menempel.
Jika bungkus kopi sudah dipastikan kering, maka langkah selanjutnya adalah dengan memotong bagian atas juga bawah bungkus sama besar. Pemotongan ini dilakukan agar sisi pada bungkus menjadi lebih simetris sehingga lebih mudah untuk disusun menjadi anyaman tas.
Tags: kerajinan dari