Karya Seni Rajutan dari Kemasan Makanan Ringan - Ide Kreatif untuk DIY
Siapkan alat dan bahan
Sebelum mulai untuk berkreasi untuk membuat tas dengan bekas bungkus kopi, tentu kita perlu untuk menyiapkan terlebih dahulu baik alat maupun bahan yang sekiranya dibutuhkan seperti berikut ini:
Alat:
Bahan:
- Air bersih: Digunakan untuk mencuci bekas bungkus kopi dari berbagai kotoran maupun sisa bubuk kopi yang masih tertinggal dan memungkinkan akan terasa lengket saat digunakan untuk membuat tas.
- Sabun: Untuk penggunaan sabun, bisa menggunakan sabun cuci piring guna memastikan bungkus kopi bersih dan tidak meninggalkan bau.
- Benang jahit: Benang jahit yang dipilih dalam proses pembuatan tas bungkus kopi bisa menggunakan jenis benang poliester maupun nilon dengan warna senda untuk mengikat antar bagian.
- Lem: Selain menggunakan benang, untuk merekatkan antar bagian bungkus kopi, bisa juga dengan menggunakan lem.
- Kain furing: Kain ini digunakan untuk melapisi bagian dalam tas, selain agar tampilan lebih menarik, sekaligus meminimalisir resiko barang jatuh dari celah anyaman yang kurang kuat.
- Resleting: Seperti fungsinya pada tas biasa, resleting dalam hal ini juga digunakan sebagai pengunci tas agar barang yang disimpan di dalam tas lebih aman.
Kemasan Memengaruhi Keberhasilan Sebuah Produk
Karena sifatnya begitu penting, kemasan produk bahkan bisa menjadi penentu gagal tidaknya sebuah produk. Untuk memahami ini, perlu diketahui juga jenis-jenis kemasan. Tapi bagaimana kemasan bisa berpengaruh ke sebuah produk? Uraian di bawah bisa membantu menjawab.
1. Berdasarkan struktur
Kemasan primer merupakan bungkus utama dari suatu produk, semisal botol minum, kaleng roti, dan plastik kopi bubuk. Kemasan seperti ini berpengaruh besar, karena kalau ada sedikit kerusakan saja, maka produk sudah masuk kategori gagal.
Beda dengan kemasan sekunder, bisa disebut kemasan dalam kemasan. Fungsi kemasan sekunder yaitu memberi perlindungan supaya produk tak saling gesek. Misal kue yang dilapisi kertas lalu dibungkus mirip desain kemasan Cinnamon Bakery di atas.
Jenis kemasan tersier biasa dipraktikkan jasa pengiriman. Contoh mudah, ponsel yang dibungkus plastik yang dilindungi kardus wadah hape lalu dibungkus lagi dengan papan kayu untuk mengurangi resiko rusak saat proses pengiriman sedang berlangsung.
2. Berdasarkan pemakaian
Jenis-jenis kemasan juga bisa dilihat dari pemakaiannya. Umumnya, kemasan produk cuma bisa dipakai sekali saja, atau biasa diistilahkan disposable. Kemasan semodel ini biasa dijumpai di bungkus plastik, kaleng makanan, bungkus daun, dan lainnya.
Kemasan produk kadang juga bisa dimanfaatkan lagi, terutama oleh pabrik pembuatnya. Ini yang disebut kemasan multi trip. Cara pemanfaatannya bisa langsung dipakai, atau didaur ulang lebih dulu. Contoh paling mudah yaitu botol kecap atau botol minuman.
Tapi tak sedikit konsumen menyimpan wadah untuk dipakai lagi, seperti kemasan Louiy Wafer Roll dan jenis botol tertentu. Jenis kemasan ini masuk kategori semi disposable, dan merupakan strategi pemasaran ampuh karena 90% konsumen akan memanfaatkan kemasan lagi.
15. Souvenir dari Plastik
Eigerian bisa membuat berbagai macam souvenir dari plastik bekas, seperti tempat tisu atau bingkisan untuk acara pernikahan atau ulang tahun.
kita bisa memotong plastik menjadi bentuk-bentuk yang menarik dan menambahkan hiasan seperti manik-manik atau stiker untuk membuatnya lebih menarik.
Selain mendaur ulang sampah plastik, kita bisa berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dengan menggunakan produk berkelanjutan.
Beberapa produk EIGER menggunakan campuran bahan daur ulang sebagai upaya mengurangi limbah di alam.
Selain itu, saat ini EIGER juga sedang mengadakan program Plastikpay sebagai upaya berkelanjutan untuk mengatasi permasalah sampah plastik di lingkungan.
Melalui program ini, EIGER menghadirkan Reverse Vending Machine atau mesin pengumpul sampah plastik di beberapa store EIGER Adventure.
Eigerian dapat mengumpulkan sampah botol plastik yang kemudian bisa ditukarkan menjadi poin EIGER Adventure Club.
Poin tersebut dapat digunakan untuk berbelanja berbagai produk EIGER baik di offline store maupun di Website EIGER Adventure Official.
Klik laman ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!
- Tags
- daur ulang plastik
- Kerajinan dari plastik
- kerajinan tangan
- sampah plastik
Desain Kemasan Makanan: Lebih Dari Sekedar Bungkus
Membuat desain kemasan makanan itu seperti karya seni. Ada perpaduan kreativitas dan visi yang diramu untuk membuat satu karya baru yang atraktif. Bedanya, karya seni dibuat berdasar subjektivitas desainer, sedang desain kemasan makanan harus berdasar pola pada pikir konsumen.
Sebuah desain kemasan harus punya guna, dan tentu saja harus diterima konsumen. Begitu banyak aspek yang musti dipikir saat mau membuat desain kemasan produk, sayangnya tak banyak yang bisa melakukan ini. Butuh skill dan intuisi tinggi untuk membuat desain kemasan makanan terbaik.
Bukan berarti membuat desain kemasan makanan itu sulit, ada sejumlah inspirasi trik mendesain packaging. Hanya saja butuh penelitian, latihan, dan pertimbangan lain menyangkut perkembangan produk. Intinya, membuat desain kemasan merupakan seni menampilkan keunggulan produk seperti agency desain kemasan.
Table of Contents
Peran dan Fungsi Desain Kemasan Makanan dalam Dunia Pemasaran
Saat bicara pemasaran, jalan pikiran pasti langsung menuju ke iklan sebagai satu-satunya cara. Padahal, praktik pemasaran itu sangat luas dan bisa dimulai dari pembungkus produk, yaitu kemasan. Selain untuk membungkus, desain suatu kemasan nyatanya punya fungsi lain terkait pemasaran.
1. Sarana komunikasi
Sebagai bagian terluar suatu produk, desain kemasan bisa memberi kesan pada siapa saja yang melihat. Ini yang dimaksud komunikasi visual. Artinya, kemasan yang baik bisa memberi impresi bagus sehingga mampu menampilkan kesan elegan, ekslusif, dan berkualitas.
Ambil contoh portofolio Sribu berupa desain kemasan keripik singkong. Desain kemasan camilan ini memakai kombinasi warna cerah, ada pesan kalau camilan ini bermetamorfosa. Dari yang ‘jadul’ jadi lebih kekinian menyesuaikan segmentasi yang disasar, yaitu kaum muda.
2. Simbol estetika
Salah satu hal yang bisa memberi pengaruh seseorang jadi atau tidaknya membeli suatu produk adalah dari desain kemasan makanan. Kemasan yang unik, entah dari bentuk atau desainnya, jelas bisa menarik perhatian. Ciri estetik bisa dilihat dari elemen desain seperti warna, tipografi, dan komposisi.
Desain kemasan Diva Cake seperti mengatakan kalau ada semacam nilai prestis tinggi saat beli kue ini. Kompisisinya sangat pas dan sederhana. Warna putih yang dominan memberi isyarat kalau kue ini punya ‘derajat’ tinggi dan lebih mewah dibanding lainnya.
3. Wadah pendistribusian
Tags: kerajinan dari