... 6 Ide Kreatif Kerajinan DIY dari Busi Motor untuk Dicoba di Rumah

Kerajinan Cantik dari Busi Motor - Kreativitas Jarum dan Benang dalam Dunia DIY

Jenis-Jenis Busi Motor

Nah sudah memahami Pengertian Busi Motor kan? nggak cuma bagiannya aja yang bervariasi, ternyata busi motor pun juga terbagi menjadi beberapa jenis yang berbeda-beda. Penasaran kan kamu, apa saja jenis-jenis busi motor yang tersedia dan seperti apa ciri masing-masing busi motor? Simak dulu yuk penjelasannya di bawah ini!

1. Busi Standar

Sesuai namanya, busi standar merupakan jenis busi motor yang dipasang oleh pabrik. Ini adalah tipe busi yang ada dalam sepeda motor saat pertama kali kamu membelinya. Tentu saja, kamu juga dapat dengan mudah mendapatkannya di toko suku cadang.

Lalu, apa saja ciri khas dari busi standar? Pertama, ukuran diameter elektroda pusatnya rata-rata sekitar 2,5 mm. Usia pakai busi standar diperkirakan antara 10 ribu hingga 20 ribu kilometer jika digunakan dalam kondisi pembakaran normal.

2. Busi Resistor

Selanjutnya, terdapat busi resistor yang berfungsi untuk melindungi perangkat elektronik digital pada sepeda motormu seperti speedometer. Ciri utama busi resistor adalah adanya huruf “R” pada bodinya.

3. Busi Platinum

Masih ada lagi, salah satu jenis busi motor yang perlu kamu ketahui adalah busi platinum. Inti elektroda pada busi ini terbuat dari platinum dan diameternya berkisar antara 0,5 mm hingga 0,8 mm.

Keuntungan menggunakan busi platinum adalah umur pakainya yang lebih panjang, mencapai 30.000 kilometer. Cocok sekali bagi para kalian yang gemar melakukan perjalanan touring!

4. Busi Iridium

Busi iridium ialah jenis busi motor yang memiliki inti elektroda terbuat dari iridium. Nah, usianya mampu mencapai jarak tempuh 40 ribu kilometer. Beberapa sumber bahkan menyebutkan bahwa usianya dapat mencapai 50 ribu hingga 70 ribu kilometer. Diameter inti elektroda berkisar antara 0,6 hingga 0,8 mm.

5. Busi Racing

Busi racing dirancang agar mampu bertahan pada suhu mesin dan tekanan kompresi yang tinggi. Meskipun usianya relatif singkat, yakni antara 20 ribu hingga 30 ribu kilometer, busi ini umumnya ditujukan untuk motor dengan mesin berkapasitas besar, seperti motor balap. Harganya pun cenderung cukup mahal.

Contoh Kerajinan dari Besi

">No">Hasil Kerajinan dari Besi
">1">Kerajinan Hiasan Meja dari Besi
">2">Kerajinan Bross dari Besi
">3">Kerajinan Burung dari Besi
">4">Kerajinan Furniture Kursi dari Besi
">5">Kerajinan Furniture Meja dari Besi
">6">Kerajinan Hiasan Dinding dari Besi
">7">Kerajinan Hiasan Dinding Hexagon dari Besi
">8">Kerajinan Lampu Hias dari Besi
">9">Kerajinan Miniatur Lampu Hias dari Besi
">10">Kerajinan Miniatur Motor dari Besi
">11">Kerajinan Miniatur Sangkar Burung dari Besi
">12">Kerajinan Patung Gajah dari Besi
">13">Kerajinan Patung Kalajengking dari Besi
">14">Kerajinan Patung Kuda dari Besi
">15">Kerajinan Pintu dari Besi
">16">Kerajinan Tempat Lilin dari Besi
">17">Kerajinan Rak Pot Bunga dari Besi

Bagian – Bagian Busi

Dalam sebuah busi, terdapat bagian-bagian yang ada bekerja sama untuk menghasilkan percikan api. Tentu bagian-bagian tersebut bekerja sama pentingnya, berikut ini adalah bagian-bagian yang ada dalam sebuah busi.

1. Busi Terminal

Busi terminal berperan sebagai penghubung antara busi dan koil pengapian. Umumnya, busi terminal memiliki konektor berbentuk plug, tetapi ada juga yang menggunakan konektor dengan model terminal kabel.

2. Ribs

Apa itu “ribs”? Ribs merupakan lipatan-lipatan yang terdapat pada bagian isolator. Fungsinya adalah sebagai penanda jarak antara inti elektroda dengan tanah. Semakin besar jarak antara inti besi dan tanah, semakin sulit tegangan untuk melompat dari inti besi ke tanah di sekitar busi.

3. Isolator

Isolator adalah bagian dari busi yang berfungsi memberikan dukungan mekanis bagi inti elektroda yang terletak di tengahnya, sekaligus berperan sebagai isolator listrik untuk menghadapi tegangan tinggi yang akan mengalir di inti elektroda. Biasanya, bahan pembuat isolator adalah keramik atau porselen.

4. Ujung Isolator

Ujung isolator terletak pada bagian ujung busi. Bagian ini akan mengalami pembakaran di dalam ruang bakar, sehingga bahan ujung isolator umumnya terbuat dari material yang tahan panas. Secara umum, ujung isolator akan tetap kuat menahan panas dari proses pembakaran hingga suhu 600 derajat Celsius, serta mampu menanggung beban hingga 60.000 Volt.

5. Seal

Seperti namanya, fungsi penyegel adalah untuk menjaga agar tekanan dalam ruang bakar tidak bocor keluar.

Baca Juga : Simak Perbedaan ABS dan CBS Honda : Ulasan Lengkap
6. Metal case

Selain dikenal sebagai casing logam, bagian ini juga disebut jaket. Fungsi pokok casing logam adalah sebagai pengikat busi pada kepala silinder. Selain itu, casing logam juga berperan dalam menghantarkan panas dari busi ke tempat lain, dan juga sebagai penghantar grounding pada busi.

17 Karya seni menakjubkan ini dibuat dari onderdil motor bekas

Quality time ayah dan anaknya. .

Contoh Prototype Produk BarangMelihat beberapa contoh prototype produk barang tentu akan membuat anda memahami beberapa kelebihan dan kekurangan barang jualan. Daftar Contoh Prototype Produk Barang Terlengkap dan AkuratBeberapa contoh prototype barang pada daftar kali ini memang sudah teruji serta memuat informasi yang lengkap. Contoh Prototype Produk FurnitureBerikutnya terdapat contoh prototype dari produk furniture atau mebel. Contoh Prototype Komponen ElektronikAdapun contoh prototype lainnya berupa komponen perangkat elektronik.

Cara Membuat Beberapa Contoh Prototype Produk BarangApabila beberapa contoh prototype di atas kurang memberikan ide, maka silahkan anda melakukan eksperimen. .


Tags: kerajinan dari motor

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia