Kerajinan Cantik dari Busi Motor - Kreativitas Jarum dan Benang dalam Dunia DIY
Cara Kerja Busi
Cara kerja busi dimulai ketika arus listrik dihidupkan oleh koil pengapian. Koil pengapian memiliki kemampuan untuk menghasilkan sumber listrik dengan tingkat kekuatan yang cukup tinggi. Arus listrik yang dihasilkan oleh koil ini kemudian mengalir melalui berbagai komponen, termasuk distributor, kabel tegangan tinggi, dan tentu saja, busi.
Ketika arus listrik mencapai busi, proses penting mulai terjadi. Arus listrik ini tidak hanya merupakan sekadar aliran, tetapi juga membawa energi potensial yang besar. Di saat arus listrik berada di dalam busi, fenomena menarik terjadi. Arus tersebut secara spontan melompat dari elektroda tengah menuju elektroda negatif, juga dikenal sebagai massa. Proses lompatan ini melepaskan energi yang sangat intens dalam bentuk percikan bunga api.
Inilah momen di mana keajaiban pembakaran terjadi. Percikan bunga api yang muncul merupakan hasil dari pelepasan energi yang tiba-tiba, dan api inilah yang bertugas melakukan tugas krusial: membakar kabut bahan bakar. Saat bahan bakar yang ada dalam ruang bakar terkena panas dan api dari percikan tersebut, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan dorongan kuat untuk memulai gerakan piston. Inilah inti dari proses pembakaran dalam mesin.
Keberhasilan proses pembakaran ini adalah apa yang akhirnya memungkinkan mesin motor untuk hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya. Bukan hanya memulai mesin, tetapi juga memberikan daya untuk menjalankan seluruh siklus kerja mesin, dari langkah awal hingga keluaran akhir.
Contoh Kerajinan dari Besi
| ">No | ">Hasil Kerajinan dari Besi |
| ">1 | ">Kerajinan Hiasan Meja dari Besi |
| ">2 | ">Kerajinan Bross dari Besi |
| ">3 | ">Kerajinan Burung dari Besi |
| ">4 | ">Kerajinan Furniture Kursi dari Besi |
| ">5 | ">Kerajinan Furniture Meja dari Besi |
| ">6 | ">Kerajinan Hiasan Dinding dari Besi |
| ">7 | ">Kerajinan Hiasan Dinding Hexagon dari Besi |
| ">8 | ">Kerajinan Lampu Hias dari Besi |
| ">9 | ">Kerajinan Miniatur Lampu Hias dari Besi |
| ">10 | ">Kerajinan Miniatur Motor dari Besi |
| ">11 | ">Kerajinan Miniatur Sangkar Burung dari Besi |
| ">12 | ">Kerajinan Patung Gajah dari Besi |
| ">13 | ">Kerajinan Patung Kalajengking dari Besi |
| ">14 | ">Kerajinan Patung Kuda dari Besi |
| ">15 | ">Kerajinan Pintu dari Besi |
| ">16 | ">Kerajinan Tempat Lilin dari Besi |
| ">17 | ">Kerajinan Rak Pot Bunga dari Besi |
Bagian – Bagian Busi
Dalam sebuah busi, terdapat bagian-bagian yang ada bekerja sama untuk menghasilkan percikan api. Tentu bagian-bagian tersebut bekerja sama pentingnya, berikut ini adalah bagian-bagian yang ada dalam sebuah busi.
1. Busi Terminal
Busi terminal berperan sebagai penghubung antara busi dan koil pengapian. Umumnya, busi terminal memiliki konektor berbentuk plug, tetapi ada juga yang menggunakan konektor dengan model terminal kabel.
2. Ribs
Apa itu “ribs”? Ribs merupakan lipatan-lipatan yang terdapat pada bagian isolator. Fungsinya adalah sebagai penanda jarak antara inti elektroda dengan tanah. Semakin besar jarak antara inti besi dan tanah, semakin sulit tegangan untuk melompat dari inti besi ke tanah di sekitar busi.
3. Isolator
Isolator adalah bagian dari busi yang berfungsi memberikan dukungan mekanis bagi inti elektroda yang terletak di tengahnya, sekaligus berperan sebagai isolator listrik untuk menghadapi tegangan tinggi yang akan mengalir di inti elektroda. Biasanya, bahan pembuat isolator adalah keramik atau porselen.
4. Ujung Isolator
Ujung isolator terletak pada bagian ujung busi. Bagian ini akan mengalami pembakaran di dalam ruang bakar, sehingga bahan ujung isolator umumnya terbuat dari material yang tahan panas. Secara umum, ujung isolator akan tetap kuat menahan panas dari proses pembakaran hingga suhu 600 derajat Celsius, serta mampu menanggung beban hingga 60.000 Volt.
5. Seal
Seperti namanya, fungsi penyegel adalah untuk menjaga agar tekanan dalam ruang bakar tidak bocor keluar.
Baca Juga : Simak Perbedaan ABS dan CBS Honda : Ulasan Lengkap6. Metal case
Selain dikenal sebagai casing logam, bagian ini juga disebut jaket. Fungsi pokok casing logam adalah sebagai pengikat busi pada kepala silinder. Selain itu, casing logam juga berperan dalam menghantarkan panas dari busi ke tempat lain, dan juga sebagai penghantar grounding pada busi.
Tags: kerajinan dari motor