Kreasi Cantik - 7 Kerajinan dari Daun Kering yang Mudah untuk Dicoba di Rumah
Rekomendasi Untuk Anda
- Tips serta Cara Membuat Kerajinan dari Daun Kering untuk Frame
- Cara Membuat Hiasan dari Daun Kering untuk Pajangan Dinding
- Cara Membuat Kerajinan Daun Kering Tas Pandan Super Mudah
- Tutorial Mudah Membuat Hiasan Gantung Unik dari Serat Alam
- Penting! Cara Mengolah Daun Kering untuk Kerajinan
- Contoh Super Menarik Kerajinan dari Daun Kering yang Bisa Anda Contoh
- Tutorial Membuat Bunga Kertas dengan Lem Kertas yang Bagus Ultra Phaethon!
- Hasilkan Bunga, Ini Cara Membuat Kerajinan dari Kulit Jagung!
- Cara Sukses Bisnis Crafting Kuncinya di Ultra Phaethon
- Usaha Apa ya? 7 Inspirasi UKM Bersama Ultra Phaethon
- Uniknya Meja Kecil Motif Daun Bersama Ultra Phaethon
- Lem Kertas Terbaik untuk Menciptakan Bunga Sakura dari Kertas Krep
- Jual Lem Kayu untuk Kerajinan Kayu Lapis Cantik!
- Ayo Bikin Bunga Kertas dengan Merk Lem Kertas yang Bagus ini
- Mudahnya Membuat Kerajinan dari Botol Plastik dalam 5 Langkah ini
- Lem untuk Membuat Jepit Rambut? Jelas Eva Phaethon Jawabannya!
- Begini Cara Membuat Kerajinan dari Batu Kali
- Wow! 5 Cara Kreatif Membuat Meja Hiasan dari Ban sampai Tutup Botol
Pilihlah Daun yang Tepat
Sebelum membuat kreasi kerajinan dari daun kering, langkah awal adalah dengan memilih jenis daun yang tepat. Seseorang bisa memilih daun yang menarik dari segi bentuk dan warnanya contohnya daun palem kering, daun pisang, daun pandan, daun salam dan lainnya.
Merendam daun kering dilakukan untuk menghilangkan noda-noda yang menempel di daunnya. Tapi ingat, jangan rendam daun kering terlalu lama, Cukup rendam 5-10 menit saja. Jika dilakukan dengan waktu yang lama, daun akan rusak dan kreasi tak bisa diciptakan.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengeringkan daun, mulai dari mendiamkan saja hingga kering sampai menggunakan wadah tertutup berisikan silica gel. Dengan memakai silica gel, warna daun tidak akan rusak dan warna keasliannya terjaga dengan baik.
Gambar Mozaik Kupu-kupu dari Daun
Pembuatan gambar mozaik kupu-kupu juga dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengasah keterampilan motorik halus dan kreativitas.
Dengan menggunakan bahan yang mudah didapatkan seperti daun, seni kerajinan tangan mozaik dapat dijadikan alternatif hiasan yang unik dan ramah lingkungan.
Proses pembuatan gambar mozaik ini melibatkan pemilihan, pemotongan, dan penyusunan kepingan daun secara terstruktur untuk menciptakan gambar yang indah dan realistis.
Proses pembuatan dimulai dengan menentukan sketsa atau desain gambar kupu-kupu yang akan dibuat, kemudian daun kering dipotong-potong dan disusun sedemikian rupa hingga membentuk gambar tersebut.
Latih Motorik Si Kecil, Dengan Berbagai Kerajinan Daun Kering Yang Mudah Dibuat
Tahukah Ibu? Ternyata perkembangan motorik anak menjadi salah satu tolak ukur yang penting, dalam menilai tumbuh kembang si kecil, lho! Bahkan, dengan kita melatih kemampuan motorik anak, kita juga turut membangun kemandirian si kecil.
Untuk itu, kemampuan motorik anak ini harus selalu diasah ya Bu. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan, salah satunya dengan rajin mengajak anak membuat prakarya di rumah (sensory play), contohnya seperti membuat kerajinan daun kering.
Membuat kerajinan daun kering ternyata bisa juga membantu mengasah kreativitas anak, lho! Selain itu, kegiatan membuat kerajinan daun kering juga bisa mengajarkan anak mengenai tekstur, warna dan juga bentuk.
Ada banyak sekali contoh kerajinan daun kering yang bisa jadi referensi. Yuk, simak dalam ulasan berikut ini.
Manfaat sensory play untuk si kecil
Secara keseluruhan sensory play berfokus pada aktivitas yang melibatkan panca indera anak, untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan bahasa dan keterampilan motorik. Permainan sejenis ini, juga membantu meningkatkan kemampuan kognitif, mendorong interaksi sosial dan bikin anak jadi lebih kreatif.
Permainan sensorik juga dapat mengatasi dua sistem sensorik yang sering bermasalah, yaitu sistem proprioseptif dan vestibular. Melansir dari Cleveland Clinic sistem proprioseptif mengacu pada kesadaran akan tubuh seseorang.
Bertujuan untuk membantu mengetahui peran bagian-bagian tubuh tertentu saat memegang, menggenggam, mendorong, menarik, atau mengangkat benda. Sementara sistem vestibular, juga dikenal sebagai indera pergerakan atau keseimbangan, memungkinkan anak menjaga keseimbangan saat melakukan aktivitas.
Sehingga, jika dijabarkan manfaat sensory play sendiri diantaranya adalah:
- Meningkatkan perkembangan bahasa anak
- Membantu melatih keterampilan motorik halus, mengikat sepatu, menulis, dan mengencangkan retsleting pada jaket
- Meningkatkan perkembangan kognitif, membantu anak menyelesaikan masalah
- Bikin anak lebih tenang dan fokus
- Mengembangkan keterampilan sosial. Terutama jika permainan ini dilakukan bersama orang tua ataupun saudaranya. Si kecil secara otomatis, bisa belajar beradaptasi dengan cara bermain orang lain.
Tags: kerajinan dari yang mudah daun