... Kerajinan DIY Kreatif: Ide dan Panduan Kerajinan Cantik dari Hebel | Tutorial Hebel untuk Kerajinan Jahitan

Kerajinan Cantik dari Hebel - Ide Kreatif DIY untuk Karya Sulaman dan Rajutan

Cara Pasang Hebel

Di antara tahapannya adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan dan siapkan tempat yang akan dijadikan pemasangan batu bata ringan. Membersihkannya bisa dilakukan dengan cara menyapunya. Kemudian sirami atau basahi area pemasangan tersebut, sehingga nantinya penyerapan perekat bata bisa lebih optimal.
  • Rendam batu bata ringan tersebut dengan air satu ember penuh. Hal ini dilakukan agar batu bata nantinya tidak menyerap air secara berlebihan dari perekat yang ada. Pengerasan pemasangan batu bata pun nantinya bisa lebih optimal terjadi.
  • Buatlah adonan perekat. Adonannya ini dibuat dengan semen instan yang dicampur dengan air secukupnya. Pastikan adonannya sudah bersifat homogen. Bagi Anda yang masih awam, biasanya tersedia petunjuk pembuatan pada bungkus semen perekat.
  • Mulailah menyusun batu bata ringan ini dan berikan perekat di sela-sela batu bata yang tersusun ini. Perekat yang diberikan, sebaiknya diukur dengan ketebalan yang sama rata, sehingga hasil susunan batu bata juga bisa jadi lebih rapi dan kuat.
  • Keringkan susunan batu bata yang sudah direkatkan. Untuk memperoleh hasil yang kering, sebaiknya tunggu hingga sehari semalam sebelum memplester agar bangunan dinding bisa lebih halus dan tinggal dibaluri warna cat.

Jenis Hebel

Sebagaimana diketahui, hebel dapat dimanfaatkan sebagai material dinding sebuah bangunan, entah itu interior maupun eksterior. Selain itu, proses pemasangannya tergolong cepat dan mudah juga menjadikan bata hebel populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Hingga sampai saat ini, setidaknya bata ringan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu jenis AAC dan jenis CLC. Daripada penasaran apa saja perbedaan dari kedua jenis hebel tersebut, langsung saja simak baik-baik pembahasannya di bawah ini.

Hebel AAC

Bata hebel jenis AAC ialah beton seluler dengan gelembung udara yang terbuat dari reaksi kimia. Jenis AAC ini biasanya terbuat dari bahan dasar pasir kwarsa, semen, sedikit gypsum, kaour, air serta aluminium pasta sebagai bahan pengisi udara atau bahan pengembang secara kimiawi.

Salah satu hal menarik dari jenis bata ringan AAC yaitu proses pembuatannya menggunakan peralatan sederhana di sebuah industri rumahan. Karakteristik bata hebel AAC yaitu memiliki warna putih dengan bobot cenderung lebih ringan

Hebel CLC

Jenis hebel sselanjutnya yaitu ada CLC. Bata ringan CLC adalah beton konvensional yang menukar material krikil dengan gelembung udara. Proses pembuatannya menggunakan busa organik kurang stabil sebagai media pembungkus udara sehingga tidak ada reaksi kimia pada saat pencampurannya.

Umumnya bata jenis CLC memiliki warna abu-abu dan bobotnya lebih berat dibandingkan jenis AAC. Hal tersebut dikarenakan jenis CLC dibuat menggunakan bahan dasar pasir sungai atau pasir tambang.

Selain itu, bata ringan jenis CLC ini dibuat melalui proses pencetakan menggunakan peralatan canggih dan modern. Oleh karena itu, jenis CLC dinilai memiliki ukuran seragam serta kualitas lebih baik jika dibandingkan jenis AAC.


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia