... 7 Kerajinan Tradisional dari Jepang yang Mudah Dibuat Sendiri: Panduan DIY

Keindahan Kerajinan Jarum dari Jepang - Inspirasi dan Keterampilan DIY

Jenis-Jenis Pita

Untuk membuat kerajinan dari pita tersebut, kalian bisa menggunakan beberapa jenis pita tertentu loh. Dimana memang pita ini bukan hanya terdiri dari satu jenis saja, melainkan terdiri dari berbagai macam jenis yang mempunyai karakteristik tersendiri.

Lalu apa sih jenis-jenis bahan pita yang bisa dijadikan sebagai kerajinan? Untuk menjawab rasa penasaran kalian, maka dari itu langsung saja yuk simak penjelasan di bawah ini!

1. Pita Beludru atau Velvet

Jenis pita yang pertama adalah pita beludru atau velvet, dimana pita jenis ini mempunyai bulu halus yang mempunyai ukuran pendek. Pita jenis ini pada umumnya mempunyai bentuk dengan warna yang polos tanpa adanya motif tetapi menggambarkan akan kemewahan atau kefeminiman.

2. Pita Grosgrain

Jenis pita selanjutnya adalah pita grosgrain, dimana jenis pita ini pada umumnya digunakan sebagai hiasan untuk hampers atau untuk kerajinan tangan. Pita jenis ini cenderung licin dan juga mempunyai garis, dimana kalian bisa menemukan berbagai macam warna dan juga ukuran pada pita grosgrain ini.

3. Pita Iridescent

Pita iridescent merupakan salah satu jenis pita yang mempunyai bentuk cenderung mirip dengan pita plastik. Tapi, tentunya dua jenis ini berbeda ya, dimana pita iridescent mempunyai bentuk yang cenderung mengkilap dan juga berkilau.

4. Pita Jacquard

Apakah kalian sudah tahu apa yang dimaksud dengan pita jacquard? Pita jacquard merugikan salah satu jenis pita yang terdiri dari bahan tenun, dimana pita ini mempunyai corak yang cenderung menonjol. Pita jacquard sendiri mempunyai karakter berupa pola berulang, pada umumnya pita ini sering digunakan untuk membuat pinggiran pada taplak atau hiasan pada baju.

GUIDE Japanese Ceramics From tea cups to state of the art toilets—discover the rich history of Japanese ceramics

The translucent outer glaze appears like a liquid flowing down the sides of the stoneware mug, collecting in slight dips and thinning elsewhere to reveal the gritty surface below. A delicate smattering of pink covers the perfectly white surface below.

This piece is handcrafted by an artisan in the town of Shigaraki —a community in Shiga Prefecture that is today synonymous with beautiful ceramics—using a combination of traditional and modern techniques.

Shigaraki is just one of dozens of towns dotted across Japan that have developed their own styles of ceramics, which can be traced back to earthenware pots that were crafted in the prehistoric Jomon period.

A traditional Japanese kiln

Ceramics and the tea ceremony

The rise of Buddhism in the Sengoku period of the late 16th century saw a return to simple earthenware bowls over the highly decorated and sophisticated styles of Chinese porcelain. Tea masters expressed a preference for the craftsmanship that went into rough and unglazed bowls used in their ceremonies, such as Raku ware.

At around the same time, the discovery of porcelain stone near Arita , in Kyushu, led to the production of the first Japanese porcelain. As a consequence, ceramics branched in two directions, the rough and simple work of potters who sought simplicity and asymmetry in their works—the wabi-sabi acceptance of transience and imperfection—in contrast to the perfectly executed shapes and colors of fine porcelain.

Blue-and-white porcelain was in high demand from the mid-1600s


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia