... 7 Kerajinan Tradisional dari Jepang yang Mudah Dibuat Sendiri: Panduan DIY

Keindahan Kerajinan Jarum dari Jepang - Inspirasi dan Keterampilan DIY

Discover Japanese Craftsmanship

Japanese aesthetic expression is best conveyed through the handiwork of its craftspeople. Traditional skills in kimono making, lacquerware, porcelain, blacksmithing and more have been handed down for generations based on the natural resources available in specific regions. Today, these inherited traditions are a base for the innovative crafts developed by Japan’s cutting-edge artisans. Across Japan, there are many opportunities to get involved with hands-on workshops and try some of these unique crafts for yourself. By traveling and experiencing the skills of artisans firsthand and directly purchasing traditional crafts, you can touch the spirit of these cherished forms of Japanese craftsmanship that have been cultivated over a long history.

Explore a family-owned dyehouse dating back over 400 years

Japanese indigo is an instantly recognizable color. The Nagara River Basin in Gifu Prefecture was selected as a Green Destinations Top 100 location in 2021, and this rich source of water has allowed indigo dyeing to flourish here. At a traditional dyehouse here along the river in the historic castle town of Gujo Hachiman, artisans have been expertly dyeing garments with indigo pigment for centuries. Learn from 15th-generation masters at the Watanabe Somemono Dyehouse how natural aizome indigo dye, which has natural insect-repelling and fabric-strengthening properties, is produced through a fermentation process. You’ll see first-hand how these expert dyers follow an ancient method of soaking, washing and drying pieces until only the most vivid indigo remains. Create your own indigo-dyed t-shirt to take home as a souvenir while experiencing traditional techniques that have been handed down through generations of master artisans.

Rekomendasi Kerajinan Khas Jepang

Terdapat banyak kerajinan khas Jepang yang bisa mina san lihat dan beli untuk dijadikan hiasan dinding khas Jepang, oleh-oleh dari Jepang, atau sekedar menjadi aksesoris kenangan dari Jepang. Namun, alangkah baiknya bila mina san mendapatkan rekomendasi kerajinan khas Jepang yang wajib dibeli saat pergi ke Jepang. Berikut rekomendasi kerajinan khas Jepang untuk mina san.

  • Yasegi merupakan kerajinan khas Jepang yang direkomendasikan untuk dibeli saat berkunjung ke Jepang. Menarik tentunya bila bisa mendapatkan kerajinan kayu Jepang satu ini.
  • Kirigami adalah kertas yang memiliki nuansa tiga dimensi. Sama halnya dengan origami hanya saja memiliki desain lebih nyata dan lebih menarik dari segi bentuk kerajinan khas Jepang.
  • Temari bisa dibilang sebagai kerajinan khas Jepang yang memiliki bentuk seperti bola tangan, dilapisi dengan desain sulaman indah membuat temari menjadi terlihat menarik. Cerita zaman dahulu kala disebutkan bahwa orang tua kerap kali meletakkan kertas harapan kepada temari. Hal ini bertujuan untuk memberikan harapan dan doa baik kepada anak-anak.

Demikian pembahasan sederhana dan singkat dari seni kerajinan khas Jepang. Mina san bisa memilih apa yang sekiranya cocok untuk dibeli atau hanya sekedar dinikmati. Semoga bisa membantu mina san untuk lebih memahami budaya kerajinan khas Jepang. Tidak hanya itu, bagaikan sebuah budaya, seni kerajinan pun memiliki cerita di belakangnya.

Karena diwariskan dari nenek moyang zaman dahulu, maka menarik tentunya untuk mempelajari dan mengetahui cerita apa yang terkandung dalam setiap jenis-jenis kerajinan khas Jepang. Poin penting dari pembahasan kali ini adalah untuk melestarikan kebudayaan dan menjaga seni budaya agar tidak punah. Hal ini akan menjadi harta berharga suatu saat nanti untuk anak serta cucu. Semangat selalu bagi mina san untuk mempelajari hal-hal baru, Ganbarimashou.

Ceramics and the tea ceremony

The rise of Buddhism in the Sengoku period of the late 16th century saw a return to simple earthenware bowls over the highly decorated and sophisticated styles of Chinese porcelain. Tea masters expressed a preference for the craftsmanship that went into rough and unglazed bowls used in their ceremonies, such as Raku ware.

At around the same time, the discovery of porcelain stone near Arita , in Kyushu, led to the production of the first Japanese porcelain. As a consequence, ceramics branched in two directions, the rough and simple work of potters who sought simplicity and asymmetry in their works—the wabi-sabi acceptance of transience and imperfection—in contrast to the perfectly executed shapes and colors of fine porcelain.

Blue-and-white porcelain was in high demand from the mid-1600s

Oleh-oleh Khas Jepang

1) Tokyo Banana

Tokyo banana adalah kue bolu berbentuk pisang dengan tekstur lembut nan empuk yang di dalamnya berisikan krim pisang asli.

Tersedia berbagai macam varian rasa, mulai dari original (krim pisang), cokelat, madu, hingga krim kacang almond.

Sponge cake ini merupakan camilan paling laris manis di Jepang yang mesti kamu bawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah

Harga

4 Pieces¥626 (termasuk pajak)
8 Pieces¥1,198 (termasuk pajak)
12 Pieces¥1,782 (termasuk pajak)

Dimana belinya?

Tokyo Banana biasanya hanya tersedia di Tokyo tepatnya di bandara, stasiun kereta api, dan toko souvenir. Tapi sekarang juga bisa dibeli melalui toko officialnya.

2) Wagashi

Wagashi, kue manis tradisional Jepang berbentuk unik yang biasa disajikan sebagai pendamping secangkir teh hijau.

Wagashi sangat cocok dinikmati sebagai penetralisir rasa pahit yang ditimbulkan teh hijau dan memberikan sensasi rasa manis legit yang umai !

Ditambah lagi kemasannya yang cantik dan elegan membuat Wagashi wajib masuk wishlist oleh-oleh khas Jepang yang harus kamu beli.

Harga

Dimana belinya?

Wagashi banyak dijual di confectionery store (toko manisan atau gula-gula) atau department store di Jepang. Salah satu toko yang paling terkenal dengan wagashinya adalah Toraya & Gunrindo.

3) Nama Chocolate


Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia