Kerajinan Kaca Cermin - Seni dan Kreativitas dalam Sulaman dan Kerajinan Tangan DIY
Pengertian Produk Kerajinan dari Bahan Kerang, Kaca, Keramik dan Botol Plastik
Kerang merupakan salah satu jenis hewan air yang termasuk hewan bertubuh lunak (moluska). Definisi kerang bersifat umum dan tidak memiliki arti biologis, tetapi penggunaannya tersebar luas dan digunakan dalam kegiatan ekonomi.
Dalam arti luas, kerang berarti semua moluska dengan sepasang kerang, dan dalam pengertian ini lebih tepat untuk menyebutnya kerang dan sebanding dengan arti kerang yang digunakan di Amerika. Contoh penggunaan seperti ini bisa dilihat dalam istilah “Kerajinan kerang”.
Kata kerang berasal dari sebuah kata kerang-kerangan yang hidupnya menempel. Jenis kerang ini juga jenis hewan yang dapat dimakan, namun ada juga kerang yang tidak dapat dimakan seperti kerang darah dan kerang hijau (kupang awung), biasanya karag ini menggeletak di pasir atau di daerah perairan, seperti lokan dan remis.
Hasil kerajinan dari cangkang kerang merupakan kerajinan yang unik dan disukai banyak orang. Cangkang kerang memiliki ukuran kecil dan memiliki pipih yang dapat dibuat untuk pelapis tempat seperti sabun, penghias frame foto atau cermin, lampu, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi.
Pengolahan bahan adalah mengolah bahan baku dari berbagai material yang belum siap pakai menjadi bahan keramik plastis yang siap dipakai. Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah maupun kering dengan cara manual ataupun masinal.(Sumber)
Pengertian Kerajinan Keramik
Dalam pengolahan bahan ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan antara lain pengurangan ukuran butir, penyaringan, pencampuran, pengadukan (mixing), dan pengurangan kadar air. Pengurangan ukuran butir dapat dilakukan dengan penumbukan atau penggilingan dengan ballmill. Penyaringan dimaksudkan untuk memisahkan material dengan ukuran yang tidak seragam. Ukuran butir biasanya menggunakan ukuran mesh. Ukuran yang lazim digunakan adalah 60 –100 mesh. Bahan (tanah liat) yang digunakan untuk pembentukan benda keramik harus dipersiapkan dengan baik, hal ini perlu diperhatikan agar dalam proses selanjutnya tidak mengalami kerusakan. Untuk itu sebelum melaksanakan pembentukan benda keramik perlu penyiapan tanah liat. Penyiapan tanah liat melalui pengulian (kneading) dan pengirisan (wedging) satu atau lebih warna tanah sejenis. Tujuannya agar tanah liat tersebut memenuhi persyaratan pembentukan.
Tanah liat sebagai bahan untuk membuat benda keramik harus memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi agar benda keramik yang dibuat tidak mengalami kesuliatan.(Sumber)
7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
1. Teknik Pahat atau Ukir
Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.
2. Teknik Anyaman
Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.
3. Teknik Patri
Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.
4. Teknik Cor
Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.
5. Teknik Las
Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.
6. Teknik Menempa
Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.
7. Teknik Bubut
Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.
11. Kotak atau Tempat Pensil
Tentunya mengkreasikan rotan untuk dibuat kotak atau tempat pensil sangatlah keren. Kotak atau tempat pensil yang terbuat dari rotan dinilai estetik, unik, dan ternyata juga tahan lama. Tempat pensil ini juga akan membuat peralatan tulis-menulis menjadi lebih tertata rapi. Tak hanya itu, bisa juga membuat semangat belajar semakin meningkat, lho.
Selain itu, kotak pensil dari anyaman rotan ini juga dapat diberi warna agar semakin menarik. Rotan-rotan ini direndam dalam air yang sudah diberi warna dan didiamkan beberapa waktu. Nah, jika sudah, keringkan, dan mulailah menganyam. Berbagai macam bentuk kotak atau tempat pensil juga dapat dibuat. Misalnya, bentuk tabung atau kotak.
Penutupan
Mengisi waktu luang dengan membuat kerajinan dari kaca, untuk orang-orang yang memiliki kreatifitas yang tinggi bisa memberikan kesenangan tersendiri karena dapat menyalurkan hobinya. Disamping itu, jika banyak yang menyukai kerajinan ciptaannya bisa dijadikan ladang bisnis.
Tentunya bisa dijadikan sebagai penghasilan tambahan, m emilih kerajinan dari bahan kaca tersebut jauh lebih menghasilkan nilai estetika yang tinggi dibandingkan dari jenis kerajinan lainnya. Maka dari itu, perlu adanya keterampilan khusus untuk membuat kerajinan dari bahan tersebut.
Terlepas dari semua itu perlu memperhatikan keamanan ketika membuat kerajinan ini karena berisiko tinggi untuk terjadi kecelakaan kecil karena bentuknya yang tajam. Itu tadi beberapa contoh kerajinan dari kaca. Baik itu dari botol kaca maupun dari bahan pecahan kaca. Bisa dari pecahan kaca botol, piring, atau gelas.
Ternyata ada banyak sekali kerajinan yang bisa dibuat dari bahan kaca. Bagi yang ingin mencoba membuat kerajinan dari kaca silahkan tiru salah satu contoh di atas.
Tags: kerajinan dari