Kreasi Cantik - Kerajinan dari Kacang-kacangan untuk Hobi Sulam dan DIY
Contoh Soal Essay Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-Kacangan, dan Umbi Menjadi Makanan Khas Wilayah Setempat Kelas 8
1. Apa yang dimaksud dengan pengolahan bahan pangan setengah jadi dari serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat?
Pengolahan bahan pangan setengah jadi adalah proses pengolahan bahan pangan mentah yang belum sepenuhnya matang menjadi bahan pangan yang hampir matang. Pengolahan tersebut biasanya dilakukan dengan cara merebus, menggoreng, atau mengukus. Bahan pangan yang diolah bisa berupa serealia (seperti beras, jagung), kacang-kacangan (seperti kacang hijau, kedelai), dan umbi-umbian (seperti singkong, ubi jalar). Makanan khas wilayah setempat adalah makanan yang biasanya dibuat dari bahan-bahan lokal dan memiliki cita rasa dan keunikan tersendiri yang berasal dari daerah tersebut.
2. Apa manfaat dari pengolahan bahan pangan setengah jadi?
Pengolahan bahan pangan setengah jadi memiliki manfaat yang cukup banyak, di antaranya:
a. Memperpanjang umur simpan bahan pangan
b. Meningkatkan nilai gizi bahan pangan
c. Meningkatkan cita rasa dan aroma bahan pangan
d. Meningkatkan daya tahan bahan pangan terhadap hama dan penyakit
e. Memudahkan dalam pengolahan makanan menjadi sajian yang lebih variatif.
3. Bagaimana cara mengolah serealia menjadi makanan khas wilayah setempat?
Serealia seperti beras atau jagung dapat diolah menjadi makanan khas wilayah setempat dengan cara yang berbeda-beda tergantung pada daerahnya. Contohnya, di daerah Jawa Tengah, beras bisa diolah menjadi nasi liwet yang dicampur dengan santan dan diberi bumbu-bumbu tertentu. Di Jawa Barat, beras bisa diolah menjadi nasi tutug oncom yang dicampur dengan oncom dan diberi bumbu pedas. Sedangkan di daerah Sumatera, jagung bisa diolah menjadi ketan jagung yang dicampur dengan kelapa parut dan gula merah.
4. Apa saja jenis kacang-kacangan yang bisa diolah menjadi makanan khas wilayah setempat?
Pengertian Kacang Kacangan: Definisi dan Penjelasan Lengkap Menurut Ahli
Kacang-kacangan adalah jenis makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Makanan ini sering kali dijadikan sebagai camilan sehat atau bahan utama dalam masakan tradisional. Kacang-kacangan memiliki beragam jenis, seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kacang almond, dan masih banyak lagi. Selain rasanya yang lezat, kacang-kacangan juga kaya akan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pengertian kacang-kacangan dan manfaatnya agar kita dapat memanfaatkannya secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.
Pengertian kacang-kacangan secara umum adalah biji-bijian yang terbungkus dalam polong. Kacang-kacangan termasuk dalam keluarga Fabaceae atau Leguminosae yang memiliki lebih dari 18.000 spesies di seluruh dunia. Kacang-kacangan tumbuh dengan cara menempel pada tanaman lain atau dengan menyebar di permukaan tanah. Proses pertumbuhan dan perkembangan kacang-kacangan membutuhkan waktu yang relatif lama, sehingga membutuhkan perawatan yang baik agar dapat tumbuh dengan optimal.
Salah satu jenis kacang-kacangan yang paling umum dikonsumsi adalah kacang tanah. Kacang tanah memiliki ciri khas kulit yang keras dan biji di dalamnya yang berwarna kuning. Kacang tanah banyak diolah menjadi berbagai produk makanan, seperti kacang goreng, kacang rebus, atau bahan dasar dalam pembuatan saus dan mentega kacang. Selain itu, kacang tanah juga sering digunakan dalam masakan tradisional, seperti gado-gado atau pecel. Kacang tanah mengandung lemak sehat, serat, protein, dan vitamin E yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Selain kacang tanah, kacang hijau juga merupakan jenis kacang-kacangan yang sering dikonsumsi. Kacang hijau memiliki kulit yang hijau dan biji yang berwarna hijau pucat. Kacang hijau umumnya diolah menjadi bubur kacang hijau, kolak, atau digunakan sebagai bahan dalam pembuatan kue-kue tradisional. Kacang hijau mengandung serat, protein, vitamin C, dan zat besi yang baik untuk pencernaan dan menjaga daya tahan tubuh.
Kacang pistachio
Kacang pistachio mengandung beragam vitamin, mineral dan protein yang baik untuk tubuh. Dalam 1 ons kacang pistachio, kira-kira mengandung beragam zat gizi di bawah ini.
- 161 kalori
- 7,8 gram karbohidrat
- 6 gram protein
- 13 gram lemak
- 2,9 gram serat makanan
- 0,4 miligram tembaga
- 0,4 miligram mangan
- 0,4 miligram vitamin B6
- 0,2 miligram tiamin
- 137 miligram fosfor
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition menemukan bahwa makan dua hingga tiga ons pistachio per hari dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.
Sedangkan studi lain menemukan bahwa makan pistachio membantu menjaga kadar gula darah tetap normal sehabis Anda mengonsumsi karbohidrat seperti nasi atau roti.
Berbagai jenis kacang sehat untuk camilan
Kacang kedelai termasuk salah satu jenis kacang sehat yang sering dikonsumsi sehari-hari, terutama untuk orang Indonesia. Anda bisa menemukan kacang kedelai dengan mudah pada tahu, tempe, susu, dan bahkan tersedia dalam camilan sehat.
Dalam satu cangkir kacang kedelai terkandung zat gizi di bawah.
- 298 kalori
- 28,6 gram protein
- 10,3 gram serat
- 71 persen mangan
- 42 persen fosfor
- 41 persen vitamin K
- 29 persen vitamin B2
Kandungan senyawa antioksidan isoflavon pada kedelai dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker. P enelitian besar gabungan dari Tiongkok menemukan makan kedelai dapat menurunkan risiko kanker perut sebesar 15%, terutama pada wanita.
P enelitian lain dari Johns Hopkins School of Medicine Baltimore menyebutkan bahwa mengonsumsi kacang kedelai dapat menurunkan risiko kanker payudara pada wanita Asia.
Contoh Soal Essay Pengolahan Hasil Samping Serealia, Kacang kacangan, dan Umbi Menjadi Produk Pangan Kelas 8
1. Apa saja jenis produk pangan yang dapat dihasilkan dari pengolahan hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian? Jelaskan masing-masing!
Beberapa jenis produk pangan yang dapat dihasilkan dari pengolahan hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian antara lain:
a. Tepung: Bahan dasar pembuatan makanan seperti roti, kue, mi, dan lain-lain.
b. Makanan ringan: Contohnya keripik kentang, kerupuk, dan lain-lain.
c. Olahan daging: Produk seperti sosis, nugget, bakso, dan lain-lain.
d. Minuman: Bahan baku pembuatan minuman seperti kopi, teh, dan susu kedelai.
e. Suplemen pangan: Produk kesehatan seperti vitamin, mineral, dan serat tambahan.
2. Apa yang dimaksud dengan teknik penggilingan dalam pengolahan serealia menjadi produk pangan? Jelaskan tahapan penggilingan!
Teknik penggilingan dalam pengolahan serealia dilakukan untuk memisahkan bagian-bagian yang tidak digunakan seperti kulit, biji-bijian yang pecah, dan serat. Tahapan penggilingan adalah:
a. Pembersihan: Serealia dicuci dan disaring untuk memisahkan bagian yang tidak digunakan.
b. Pengeringan: Serealia dikeringkan agar lebih mudah diolah dan tidak mudah tercemar.
c. Penggilingan kasar: Serealia digiling dengan mesin penggiling kasar untuk memisahkan kulit, biji yang pecah, dan serat.
d. Penggilingan halus: Biji yang sudah bersih digiling lagi dengan mesin penggiling halus untuk menghasilkan tepung yang lembut dan halus.
3. Apa manfaat dari pengolahan umbi-umbian menjadi tepung?
Pengolahan umbi-umbian menjadi tepung memiliki manfaat, antara lain:
a. Tepung umbi-umbian dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu pada pembuatan roti, kue, mi, dan produk pangan lainnya.
b. Tepung umbi-umbian mengandung serat yang baik untuk pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
Tags: kerajinan dari