... 10 Ide Kerajinan DIY Kain Batik yang Mudah Dilakukan di Rumah

Keindahan Seni Kerajinan dari Kain Batik - Inspirasi dan Panduan DIY


JENIS BATIK

Sesuai dengan pengerjaannya, batik dibagi menjadi tiga jenis: batik tulis, batik cap, dan batik print. Sepintas, ketiganya hampir mirip sehingga terkadang sulit bagi awam untuk membedakannya. Berikut ciri-cirinya :

Batik Tulis

Ciri-ciri: Corak atau motif batik tidak terlalu rapi, karena batik dikerjakan dengan tangan (manual). Corak dan warna batik tulis antara kain bagian depan dan belakang terlihat jelas, meskipun antara corak yang satu dan yang lain terkadang tidak sama.

Batik jenis ini juga memiliki wangi yang khas karena proses pembatikan menggunakan lilin khusus. Bahannya dari kain katun, kain mori, atau kain sutra. Harga batik tulis relatif mahal karena pengerjaan selembar kain batik bisa memakan waktu lebih dari 1 bulan.

Batik Cap

Ciri-ciri: Corak besar-besar dan teratur (sama). Warnanya cenderung terang dan cerah (bukan warna-warna alam). Warna bagian depan kain terlihat jelas, sedangkan bagian belakang kain terlihat buram. Kain yang digunakan cenderung kaku meskipun terkadang batik cap juga menggunakan kain sutra dan kain katun mori.

Batik Print

Ciri-ciri: Umumnya mencontoh desain batik yang sudah ada, dari batik tradisional hingga batik modern. Warna batik printing kebanyakan tidak tembus karena proses pewarnaannya satu sisi saja yaitu bagian depan kain. Menggunakan berbagai macam kain namun jarang menggunakan kain sutra atau kain mori. Harganya cenderung murah.

Untuk melindungi konsumen atas ketidaktahuan terhadap keaslian dan mutu produk yang dibeli, pemerintah melalui Departemen Perindustrian Direktoral Jenderal Industri Kecil dan Menengah mengeluarkan Batik Mark.

Penggunaan label batik mark diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 73/M-IND/PER/9/2007, tetapi bersifat sukarela bagi pengusaha/perajin batik.

Batik mark ini bentuknya seperti label berukuran 2 cm ditandai dengan logo “batik Indonesia” di atas warna dasar hitam. Ada tiga jenis batik mark yang masing-masing dipakai untuk membedakan tiga jenis batik, yaitu menggunakan tulisan warna emas untuk batik tulis, warna perak untuk batik kombinasi cap dan tulis, serta tulisan warna putih untuk batik cap.

Cara Mudah Membuat Kerajinan Kain Perca

Berikut cara membuat kerajinan dari kain perca, untuk lebih lengkapnya kamu dapat menyimak sedikit penjelasan seperti di bawah ini:

Cara Membuat Tas dari Kain Perca

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa tas dapat dengan mudah sekali ditemukan dipasar-pasar tradisional maupun pasar modern. Untuk membuat membuatnya kerajinan tas, kamu bisa menyimaknya seperti di bawah ini.

Bahan-bahan Kerajinan Tas dari Kain Perca
  1. Kain perca
  2. Ritsleting
  3. Mesin jahit
  4. Kain polos untuk furing pada bagian dalamnya
Cara Membuat Kerajinan Tas dari Kain Peca
  1. Ukur dan potong kain perca dua buah dengan ukuran 50×50 cm.
  2. Siapkan pula kain perca dengan berukuran 5×50 cm.
  3. Jahitlah kain perca dengan ukuran 5×50 cm, nantinya ini sebagai bawahan pada tas.
  4. Jahitlah kain polos tersebut, karena nanti jahitan ini akan menjadi sebagai furing terutama pada bagian dalam tas.
  5. Jangan lupa pasang ritsleting untuk bagian atas tas, karena bagian ini akan menjadi penutupnya.
  6. Buatlah tali pada tas caranya dengan menjahit kain perca tersebut. Ukuran tali 100×5 cm atau bisa selera pada bagian sisi kanan dan kiri tas.

Dengan begitu kamu sudah dapat membuat tas sesuai dengan seleramu. Untuk membuat hasil yang lebih unik dan menarik kamu dapat menambahkan juga aksessoris-aksessoris lainnya.

Cara Membuat Kerajinan Kolase dari Kain Perca

Berikut contoh cara membuat kerajinan kolase dari kain perca. Untuk cara membuatnya simak ulasan di bawah ini:

Alat dan Bahan Kerajinan Kolase dari kain Perca
  1. Lem
  2. Gunting
  3. Siapkan Penggaris
  4. Kain Perca
  5. Benang dan juga Jarum
  6. Dan Papan.

Tags: kerajinan dari

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia