Kreasi Cantik dari Kulit Bawang Merah - Inspirasi Kerajinan Tangan untuk Dicoba
1. Berpotensi memulihkan kerusakan ginjal
Kulit bawang merah (Allium cepa) baru-baru ini diusulkan sebagai cikal bakal obat tradisional untuk masalah ginjal pada penelitian terbitan Journal of Agromedicine and Medical Sciences.
Manfaat kulit bawang merah ini berasal dari kandungan antioksidan flavonoidnya yang tinggi.
Dalam penelitian ini, antioksidan ekstrak kulit bawang merah diamati efeknya dalam menurunkan stres oksidatif akibat diazinon pada ginjal tikus Wistar ( Rattus norvegicus ).
Diazinon sendiri merupakan pestisida yang sering digunakan oleh petani. Residu diazinon yang terdapat dalam bahan pangan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti penyakit ginjal.
Akan tetapi, studi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Jember ini terbilang sangat baru dilakukan, sehingga membutuhkan pengamatan lanjutan.
5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular sering kali dipicu oleh kadar kolesterol yang tinggi, yakni kadar kolesterol jahat atau dikenal dengan l ow density lipoprotein (LDL).
Dalam sebuah riset selama 12 minggu, suplementasi ekstrak kulit bawang merah (100 mg/kg berat badan dan 200 mg/kg berat badan) dilakukan pada tikus.
Hasil riset ini menunjukkan penurunan kadar kolesterol LDL darah dan peningkatan kolesterol baik ( high density lipoprotein). Pada akhirnya, efek tersebut dapat mengelola penyakit terkait jantung.
Walaupun hasilnya menunjukkan manfaat yang baik, penggunaan kulit bawang merah dalam pengobatan herbal penyakit jantung perlu dievaluasi lebih dalam.
7. Mendorong pertumbuhan tanaman ubi
Terakhir, kulit bawang merah juga memberi manfaat pada tanaman ubi.
Penelitian yang dilakukan Septiani Ayda menunjukkan pengaruh ekstrak kulit bawang merah terhadap pertumbuhan akar stek batang ubi kayu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak kulit bawang merah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar stek batang ubi kayu.
Konsentrasi kulit bawang merah yang paling efektif untuk pertumbuhan jumlah akar adalah 20%, sedangkan untuk pertumbuhan panjang akar konsentrasi yang paling efektif adalah 30 persen.
Manfaat ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola tanaman ubi jalar agar dapat hasil panennya menjadi lebih maksimal.
Mengingat jumlah akar yang semakin banyak, menandakan jumlah ubi yang tumbuh dan bisa dipanen oleh petani.
Tags: kerajinan dari kulit