Kreasi Cantik dari Kulit Bawang Merah - Inspirasi Kerajinan Tangan untuk Dicoba
Boneka dari Kulit Jagung
Boneka dari kulit jagung sangat menarik dan cocok sebagai hiasan atau koleksi. Untuk membuat boneka dari kulit jagung, kita membutuhkan bahan dan alat sebagai berikut:
- Kulit jagung yang sudah kering
- Dakron atau kapas
- Benang
- Pewarna makanan
- Gunting
Cara membuat boneka adalah sebagai berikut:
- Potong kulit jagung yang panjang menjadi dua bagian, rebus potongan tersebut dengan pewarna makanan kurang lebih 3 menit.
- Ambil satu lembar kulit jagung panjang dan pelintir bagian tengahnya untuk membuat kepala boneka.
- Isi salah satu ujung kulit jagung dengan dakron atau kapas kemudian tutup dengan ujung lainnya.
- Ambil beberapa helai lagi untuk membuat badan boneka dengan menyelipkannya di bagian kepala dan ikat menggunakan benang.
- Siapkan beberapa helai panjang untuk tangan dan helai pendek yang sudah diberi pewarna untuk lengan baju.
- Gulung helai panjang kemudian tutup dengan helai pendek di salah satu ujung tapi jangan terlalu ke ujung dan ikat menggunakan benang.
- Balik helai pendek ke arah luar sehingga menutupi ikatan benang.
- Buat untuk lengan kanan dan kiri dengan gulungan helai yang sama namun di sisi lainnya.
- Satukan tangan, badan, dan kepala dengan menyelipkan gulungan tangan di bawah ikatan kepala.
- Ikat beberapa helai kulit jagung di badan menggunakan benang sebagai baju.
- Boneka perempuan cukup rapikan saja bagian bajunya sedangkan boneka laki-laki di bagi menjadi 2 pada bagian bawah untuk membentuk kaki.
10+ Kerajinan dari Kulit Jagung dan Cara Membuatnya [Lengkap + Video]
Kerajinan dari kulit jagung – Halo sobat Inspirilo, bicara soal jagung sepertinya sudah tidak perlu dijelaskan lagi ya. Pasti sobat sudah mengenal makanan yang satu ini. Jagung ini merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Bahkan di beberapa negara tertentu menjadikannya sebagai makanan pokok, pengganti nasi atau gandum.
Di masyarakat kita sendiri seringnya menjadikan jagung ini sebagai makanan pelengkap atau bahkan camilan. Banyak juga yang mengolahnya menjadi beragam macam masakan, seperti bakwan jagung, sup jagung dll. Kerap juga dijadikan pakan ternak.
Persediaannya pun boleh dibilang tidak pernah mengalami kelangkaan. Walaupun masa panennya juga agak lama, yakni kisaran 3-4 bulan per sekali panen.
Adapun bagian inti yang biasa digunakan dan diolah dari jagung yang pasti adalah biji jagungnya. Karena memang itulah bagian yang bisa dikonsumsi. Selebihnya kerap tidak terpakai. Padahal dari satu buah jagung itu kan kita tahu terdiri dari beberapa bagian. Dari yang paling dalam ada yang namanya bonggol jagung. Kemudian biji jagungnya itu tadi, lanjut ada bulu jagung dan terakhir yaitu kulit jagung yang letaknya paling luar.
Dan dari masing-masing bagian tersebut sebenarnya bisa kita maksimalkan manfaat dan kegunaannya. Selain dari biji jagunya itu sendiri tentunya. Untuk bonggol jagung sendiri, yang notabene seringnya jadi limbah sudah banyak yang memanfaatkannya sebagai kerajinan tangan. Kemudian untuk bulu jagungnya sendiri bisa juga dibuat sebagai ramuan obat.
Adapun untuk bagian kulit jagung, boleh dibilang masih terhitung jarang bentuk pemanfaatannya. Seringnya kulit jagung ini hanya jadi limbah yang dibuang atau hanya jadi bahan bakar untuk tungku
Padahal tahukah kamu bahwa kulit jagung ini bisa dijadikan kerajinan tangan yang unik? Serius.dari limbah kulit jagung ini, kita bisa bikin berbagai kreasi kerajinan yang menarik. Gak percaya? Lanjut baca coba.
√ 47+ Macam Kerajinan dari limbah organik yang mudah dibuat
Kerajinan dari limbah organik – Negara Indonesia ini memiliki banyak sekali limbah yang dapat dijadikan sebagai sebuah kerajinan. Para pembuat kerajinan yang terdapat di Indonesia ini sangatlah inovatif, kreatif dan selalu berkembang bahkan sudah di kenal di berbagai mancanegara.
Oleh karena itu negara Indonesia ini dikenal dengan julukan eksportir paling besar sebuah kerajinan tangan yang dibuat oleh (handmade). Ketererampilan serta ide-ide kreatif dan inovatif yang dimiliki oleh anak bangsa ini sudah membuat bangsa lainnya terkagumi.
Daftar isi Konten
Pengertian dari Limbah Organik
Limbah organik ini berada di posisi pelapukan yang aktif dan dijadikannya sebagai mangsa dari serangan jasad mikro. Yang berakibat limbah tersebut mengalami perubahan terus-menerus hingga harus diperbaharui lagi dengan penambahan dari sisa-sisa tanaman dan hewan.
Adapun limbah organik yang digunakan untuk menjadi bahan dasar dari suatu kerajinan tangan ini dapat dibedakan menjadi dua sisi, yaitu:
1. Limbah Organik yang Kering
Pada sampah yang kandungan airnya sangat rendah, seperti:
Hampir semua limbah organik kering yang disebutkan di atas itu dapat di daur ulang kembali untuk dijadikan sebuah kerajinan yang unik, karena memiliki sifat yang sangat kuat dan juga bertahan lama.
Untuk memproses limbah organik yang kering tidak perlu membuat banyak persiapan, jadi limbah ini bisa langsung dipakai karena dia memiliki sifat yang kering. Akan tetapi hal yang perlu diantisipasi itu adalah jika bahan limbah organik yang kering ini terkena air, maka harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cahaya matahari.
Selain menggunakan cahaya matahari tadi juga bisa menggunakan cara lain seperti memakai alat pengering agar kandungan air yang ada pada bahan kerajinan dari limbah organik itu bisa kembali seperti semula. Pada bahan limbah organik yang kering tersebut bisa dibuat beragam macam jenis kerajinan.
2. Limbah Organik yang Basah
Pada yang mempunyai kandungan air yang sangat tinggi, seperti:
- Kulit sayuran
- Kulit buah
- Dedaunan
Limbah organik basah dan bisa dijadikan sebuah kerajinan seperti biji-bijian, jerami, kulit jagung, kulit bawang, dan lain-lain.
Pemrosesan yang dilakukan untuk limbah basah ini bisa dilakukan dengan cara dikeringkan terlebih dahulu sampai kandungan air yang ada pada limbah tersebut benar-benar habis. Bahan yang sudah kering ini adalah bahan baku yang nantinya akan dibuat menjadi macam-macam kerajinan.
5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular sering kali dipicu oleh kadar kolesterol yang tinggi, yakni kadar kolesterol jahat atau dikenal dengan l ow density lipoprotein (LDL).
Dalam sebuah riset selama 12 minggu, suplementasi ekstrak kulit bawang merah (100 mg/kg berat badan dan 200 mg/kg berat badan) dilakukan pada tikus.
Hasil riset ini menunjukkan penurunan kadar kolesterol LDL darah dan peningkatan kolesterol baik ( high density lipoprotein). Pada akhirnya, efek tersebut dapat mengelola penyakit terkait jantung.
Walaupun hasilnya menunjukkan manfaat yang baik, penggunaan kulit bawang merah dalam pengobatan herbal penyakit jantung perlu dievaluasi lebih dalam.
Tags: kerajinan dari kulit