Kreasi Cantik dari Kulit Bawang Merah - Inspirasi Kerajinan Tangan untuk Dicoba
Ketahui, 3 Manfaat Kulit Bawang Merah untuk Tanaman dan Cara Pakainya
JAKARTA, KOMPAS.com - Kulit bawang merah adalah salah satu sampah atau limbah yang hampir setiap hari dihasilkan di dapur. Umumnya kulit bawang merah dibuang begitu saja ke tempat sampah. Akan tetapi, sebenarnya kulit bawang merah memiliki manfaat untuk tanaman sayuran yang kerap ditanam di pekarangan rumah, seperti tanaman cabai dan tanaman tomat. Dilansir dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Selasa (28/12/2021), berikut beberapa manfaat kulit bawang merah untuk tanaman. Baca juga: Simak, Cara Memperbanyak Anakan Aglonema Pakai Bawang Merah
FREEPIK/JCOMP Ilustrasi bawang merah.
5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular sering kali dipicu oleh kadar kolesterol yang tinggi, yakni kadar kolesterol jahat atau dikenal dengan l ow density lipoprotein (LDL).
Dalam sebuah riset selama 12 minggu, suplementasi ekstrak kulit bawang merah (100 mg/kg berat badan dan 200 mg/kg berat badan) dilakukan pada tikus.
Hasil riset ini menunjukkan penurunan kadar kolesterol LDL darah dan peningkatan kolesterol baik ( high density lipoprotein). Pada akhirnya, efek tersebut dapat mengelola penyakit terkait jantung.
Walaupun hasilnya menunjukkan manfaat yang baik, penggunaan kulit bawang merah dalam pengobatan herbal penyakit jantung perlu dievaluasi lebih dalam.
Kerajinan dari Limbah Organik Lainnya
| Daftar Nama Kerajinan dari Limbah Organik Lainnya |
| 1. Kerajinan dari Limbah Organik Kayu Kelapa |
| 2. Kerajinan Limbah Organik Kulit Bambu |
| 3. Kerajinan dari Limbah Organik Sisik Ikan |
| 4. Kerajinan Limbah Organik Serbuk Gergaji |
| 5. Kerajinan Limbah Organik Tulang Ikan |
| 6. Kerajinan Limbah Organik Tulang Ayam |
| 7. Kerajinan Limbah Organik Kulit Buah Durian |
| 8. Kerajinan Limbah Organik Kulit Petai Cina |
| 9. Kerajinan Limbah Organik Kulit Jeruk Bali |
| 10. Kerajinan Limbah Organik Biji Karet |
| 11. Kerajinan Limbah Organik Biji Kopi |
| 12. Kerajinan Limbah Organik Batang Pohon Pisang |
| 13. Kerajinan Limbah Organik Batang Singkong |
| 14. Kerajinan Limbah Organik Kulit Kacang Tanah |
| 15. Kerajinan Limbah Organik Kulit Kacang Arab |
| 16. Kerajinan Limbah Organik Kacang Kedelai |
| 17. Kerajinan Limbah Organik Daun Pandan |
| 18. Kerajinan Limbah Organik Daun Kering |
| 19. Kerajinan Limbah Organik Daun Mangga |
Pengertian dari Limbah Organik
Limbah organik ini berada di posisi pelapukan yang aktif dan dijadikannya sebagai mangsa dari serangan jasad mikro. Yang berakibat limbah tersebut mengalami perubahan terus-menerus hingga harus diperbaharui lagi dengan penambahan dari sisa-sisa tanaman dan hewan.
Adapun limbah organik yang digunakan untuk menjadi bahan dasar dari suatu kerajinan tangan ini dapat dibedakan menjadi dua sisi, yaitu:
1. Limbah Organik yang Kering
Pada sampah yang kandungan airnya sangat rendah, seperti:
Hampir semua limbah organik kering yang disebutkan di atas itu dapat di daur ulang kembali untuk dijadikan sebuah kerajinan yang unik, karena memiliki sifat yang sangat kuat dan juga bertahan lama.
Untuk memproses limbah organik yang kering tidak perlu membuat banyak persiapan, jadi limbah ini bisa langsung dipakai karena dia memiliki sifat yang kering. Akan tetapi hal yang perlu diantisipasi itu adalah jika bahan limbah organik yang kering ini terkena air, maka harus dikeringkan terlebih dahulu dengan cahaya matahari.
Selain menggunakan cahaya matahari tadi juga bisa menggunakan cara lain seperti memakai alat pengering agar kandungan air yang ada pada bahan kerajinan dari limbah organik itu bisa kembali seperti semula. Pada bahan limbah organik yang kering tersebut bisa dibuat beragam macam jenis kerajinan.
2. Limbah Organik yang Basah
Pada yang mempunyai kandungan air yang sangat tinggi, seperti:
- Kulit sayuran
- Kulit buah
- Dedaunan
Limbah organik basah dan bisa dijadikan sebuah kerajinan seperti biji-bijian, jerami, kulit jagung, kulit bawang, dan lain-lain.
Pemrosesan yang dilakukan untuk limbah basah ini bisa dilakukan dengan cara dikeringkan terlebih dahulu sampai kandungan air yang ada pada limbah tersebut benar-benar habis. Bahan yang sudah kering ini adalah bahan baku yang nantinya akan dibuat menjadi macam-macam kerajinan.
Kerajinan dari Kulit Jagung
Kerajinan dari kulit jagung – Kerajinan dari kulit jagung sudah ada sejak lama di berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah yang banyak menghasilkan jagung.
Salah satu contoh daerah yang terkenal dengan kerajinan kulit jagung adalah Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Di sana, terdapat banyak pengrajin yang membuat berbagai macam kerajinan dari kulit jagung, seperti bunga, boneka, tas, sandal, topi, dan lain-lain.
Kerajinan kulit jagung di Malang bahkan sudah menjadi salah satu ikon pariwisata dan budaya daerah tersebut.
Kerajinan kulit jagung memiliki banyak manfaat, baik bagi para pengrajin maupun bagi lingkungan.
Bagi para pengrajin, kerajinan kulit jagung dapat menjadi sumber penghasilan yang cukup menguntungkan, karena bahan bakunya mudah didapatkan dan murah, namun hasilnya dapat dijual dengan harga yang cukup tinggi.
Selain itu, kerajinan kulit jagung juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan para pengrajin, serta melestarikan budaya dan tradisi lokal.
Bagi lingkungan, kerajinan kulit jagung dapat mengurangi jumlah sampah organik yang dapat mencemari tanah dan air, serta menghemat penggunaan bahan sintetis yang tidak ramah lingkungan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 18+ Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung Beserta Cara Membuatnya.
Table of Contents
Tags: kerajinan dari kulit