... Panduan Kerajinan DIY: Ide Kreatif Kerajinan dari Kulit Kacang Tanah!

Membuat Kerajinan Cantik dari Kulit Kacang Tanah - Panduan DIY untuk Seni Jahit

Morfologi Kacang Tanah

Kacang tanah banyak digemari oleh banyak orang karena memiliki aroma dan rasa yang khas.

Pada awalnya ia ditanam oleh suku Indian dan sekarang tanaman ini sudah tersebar di hampir seluruh dunia.

Negara pemasok kacang tanah terbesar di dunia yaitu Negara Brazil.

Di Indonesia sendiri kacang jenis ini banyak dimanfaatkan untuk membuat sambal, bumbu gado-gado, kue dan lain sebagainya.

Sebenarnya kacang tanah memiliki berbagai jenis, tetapi yang banyak kita temui di pasaran yaitu jenis yang memiliki nama latin Arachis hypogaea L.

Tanaman ini memiliki 3 bagian utama diantaranya yaitu daun, akar, serta batang.

Sedangkan untuk bagian organ reproduksi tanah yaitu bunga, buah serta biji kacang tanah.

Pada umumnya budidaya tanaman ini dibagi menjadi dua tipe yang sesuai dengan bentuk atau letak cabang lateral yaitu tipe menjalar dan tipe lurus.

Adapun morfologi dari tanaman kacang tanah yaitu:

Akar

Bentuk akar dari perakaran tanaman kacang ini yaitu tunggang dengan akar cabang tumbuh pada akar tunggang tersebut.

Adanya hubungan symbiosis mutualisme antara kacang tanah dengan bakteri N. Rhizobium Sp. menyebabkan akar pada tanaman ini memiliki nodul atau berbintil.

Batang, daun dan bunga

Tanaman kacang tanah memiliki batang yang pendek serta berbuku-buku.

Pada awalnya batang tumbuh tunggal tetapi lama-kelamaan batang tumbuh bercabang seperti berumpun. Tinggi tanaman ini mencapai 30-50 cm tergantung dari varietasnya.

Bentuk daun majemuk bersirip genap, terdiri empat anak daun berbentuk bulat, oval, atau agak lancip dan berbulu.

Sedangkan bunga dari tanaman ini berbentuk seperti kupu-kupu. Memiliki warna kekuningan, tangkai Panjang dan tumbuh dari ketiak daun.

Pertumbuhan Kacang Tanah

Tanaman kacang polong diperbanyak dengan cara generative atau menggunakan biji. Bentuk dari polongan kacang ini yaitu silindris dengan panjang mencapai 6 cm sampai 15 cm.

Polong muda kacang tanah berwarna hijau, namun ketika matang buahnya akan berubah warna menjadi hitam atau pun coklat.

Pertumbuhan secara sederhana dapat diartikan sebagai proses pertambahan ukuran sel atau organisme yang memiliki sifat lebih ke kuantitatif (bisa diukur) serta irreversible (tidak lagi kembali ke ukuran semula).

Pertumbuhan kacang tanah dibedakan menjadi dua kategori yaitu pertumbuhan primer dan sekunder.

Proses Pertumbuhan Kacang Tanah

Pertumbuhan primer merupakan proses dimana batang serta akar tanaman bertambah panjang.

Sedangkan untuk pertumbuhan sekunder merupakan proses dimana aktivitas sel eristem sekunder atau cambium serta cambium gabus mempengaruhi ukuran dari diameter batang pada tanaman.

Pertumbuhan kacang tanah dimulai dari proses perkecambahan yang merupakan tahap paling awal dari tanaman yang dilakukan kotiledon dalam biji.

Perkecambahan ini dibagi menjadi dua yaitu perkecambahan hypogeal dan epigeal.

Perkecambahan hypogeal yaitu ditandai dengan terjadinya pembentangan ruas batang teratas atau epikotil serta menjadikan daun lembaga tertarik ke atas tanah. Namun kotiledon tetap berada dalam tanah.

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kacang Tanah

Pertumbuhan tanaman ini dipengaruhi oleh beberapa factor, secara garis besar dipengaruhi oleh dua factor yaitu factor eksternal dan factor internal.

Factor eksternal merupakan pengaruh dari luar yang dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman ini. pengaruh dari luar tersebut meliputi air dan mineral, kelembaban udara dan tanah, suhu dan cahaya juga mempengaruhi.

Sedangkan factor internal berasal dari dalam tanaman itu sendiri. Factor internal mencakup hormone yang meliputi auksin, giberelin, gas etilen, asam absisat, kalin serta sitokinin.


Tags: kerajinan dari kulit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia