... Ide Kreatif: 10 Kerajinan Cantik dari Limbah Bengkel Motor untuk Anda Coba

Kreativitas Needlework - 7 Ide Kerajinan Cantik dari Limbah Bengkel Motor

17 Karya seni menakjubkan ini dibuat dari onderdil motor bekas

Brilio.net - Saat ini banyak orang kreatif yang tak melulu mengandalkan barang jadi tapi memilih memanfaatkan barang bekas sebagai bahan membuat karya seni. Begitu pula dengan Dave Monday, seniman ini memilih berkreasi dengan onderdil motor bekas, mengubahnya menjadi karya seni yang menakjubkan.

IDXChannel - Seorang pria paruh abad sukses meraup cuan jutaan dari hasil pengolahan limbah onderdil sepeda motor. Apalagi membuat kerajinan dari limbah onderdil sepeda motor merupakan pekerjaaan sampingan dari pekerjaan utamanya tukang las pagar.

Baca Juga: Kisah Mojang Bandung yang Sukses Raup Cuan di Tengah PandemiMenurutnya, onderdil bekas sepeda motor ini didapatkan dari teman-temannya yang memiliki bengkel sepeda motor. Pembeli asal Makassar itu dua kali membeli kreasi limbah onderdil sepeda motor dan mengirimkannya. Tetapi kendati berasal dari limbah onderdil sepeda motor ia memastikan membersihkannya dahulu sebelum diolah menjadi sejumlah kerajinan kreatif. .

Kerajinan Dari Ban Bekas : Kursi

Anda memiliki taman yang cukup luas namun tidak ada kursinya. Berikan sentuhan kerajinan di taman Anda dengan membuat kursi taman dengan menggunakan bahan ban bekas. Kerajinan dari karet ban ini ternyata bisa menghasilkan kursi taman yang cantik dan cocok untuk bercengkrama bersama dengan keluarga lho.

Jenis ban yang digunakan juga beraneka ragam, mulai dari ban mobil, ban sepeda, ataupun ban sepeda motor juga bisa. Buatlah kursi ini dengan kreativitas yang tinggi sehingga bentuknya akan terlihat lebih unik dan menarik.

Nah, untuk membuat kursi taman ini, maka Anda juga bisa menggunakan bahan yang sederhana seperti pisau, busa, kain untuk melapisi dan masih banyak lainnya. Dengan begitu Anda bisa membuat kursi taman sesuai dengan yang diinginkan.


Tags: kerajinan dari limbah motor

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia