Kerajinan Cantik dari Limbah Keras Organik - Ide Kreatif untuk Menyulam dan DIY
Rangkuman Materi Kerajinan Bahan Limbah Keras, Jenis & Prinsipnya
Limbah keras merupakan istilah yang ditujukan untuk bahan buangan yang memiliki konsistensi keras, padat, sulit diolah, dan sulit terurai di dalam tanah.
tirto.id - Limbah memiliki pengertian sebagai bahan buangan tidak terpakai sisa produksi yang dihasilkan oleh manusia dan dapat berdampak buruk bagi lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat.
Dikutip dari modul Limbah Bernilai (2018:10) limbah memiliki beberapa jenis berdasarkan pengelompokannya, yaitu terdiri dari limbah padat atau limbah keras, limbah cair, limbah gas, dan limbah suara.
Limbah keras merupakan istilah yang ditujukan untuk bahan buangan yang memiliki konsistensi keras, padat, sulit diolah, dan sulit terurai di dalam tanah.
Nilai Seni
Nilai seni merupakan aspek penting dalam kerajinan bahan limbah keras organik. Nilai seni tidak hanya mempengaruhi keindahan dan daya tarik suatu kerajinan, tetapi juga menentukan nilai jual dan statusnya sebagai karya seni. Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menilai nilai seni kerajinan bahan limbah keras organik, di antaranya:
- Estetika: Aspek estetika meliputi keindahan bentuk, warna, dan tekstur suatu kerajinan. Estetika yang baik akan membuat kerajinan lebih menarik dan bernilai seni.
- Kreativitas: Kreativitas merupakan kemampuan pengrajin dalam menciptakan desain dan motif yang unik dan inovatif. Kerajinan yang memiliki nilai kreativitas tinggi akan memiliki nilai seni yang lebih tinggi.
- Keahlian: Keahlian pengrajin dalam mengolah bahan limbah keras organik menjadi kerajinan yang berkualitas juga mempengaruhi nilai seni. Keahlian yang tinggi akan menghasilkan kerajinan yang rapi, halus, dan memiliki detail yang rumit.
- Makna: Makna atau filosofi yang terkandung dalam suatu kerajinan juga dapat mempengaruhi nilai seninya. Kerajinan yang memiliki makna atau filosofi yang mendalam akan lebih dihargai dan memiliki nilai seni yang lebih tinggi.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pengrajin dapat menciptakan kerajinan bahan limbah keras organik yang memiliki nilai seni tinggi. Kerajinan tersebut tidak hanya akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, tetapi juga dapat menjadi karya seni yang dapat dinikmati dan dikagumi oleh banyak orang.
Contoh Kerajinan Limbah Keras, Teknik Pengolahan, dan Pengertiannya
Limbah keras dibagi menjadi dua, yakni limbah keras organik dan limbah keras anorganik. Bagaimana teknik pengolahannya menjadi kerajinan bernilai ekonomis?
tirto.id - Dari pengertiannya, limbah keras mengacu pada limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah. Contoh limbah keras yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar adalah tulang hewan, pecahan kaca, hingga kaleng bekas.
Jika diolah dengan kreatif, limbah keras bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis.
Masyarakat dapat mengolah ulang sampah sisa tersebut menjadi bahan kerajinan berdaya jual, baik itu menjadi produk niaga, atau sekadar usaha sampingan.
Pada dasarnya, limbah keras relatif sulit terurai atau hanya sebagian saja yang dapat terurai, itu pun memerlukan waktu relatif lama, bahkan hingga puluhan tahun.
Kemudian, dari pembagiannya, jenis limbah keras dibagi menjadi dua, yaitu limbah keras organik dan anorganik.
Dengan mengetahui pengertian dan jenis limbah keras tersebut, individu yang tertarik memanfaatkannya dapat memilah limbah keras sesuai fungsi dan ketersediaan di lingkungan sekitar.
Selain itu, ia juga dapat memproyeksikan target sasaran konsumen yang kiranya potensial untuk membeli kerajinan limbah keras yang akan dibuat tersebut.
Limbah Pesisir Laut
Contoh limbah keras organik adalah kulit hewan laut keras, termasuk diantaranya sisik ikan, tulang ikan, kerang, hingga cangkang kepiting laut. Limbah bagian pesisir pantai ini memang menarik dan bisa dibuat kerajinan tangan juga lho! Namun, untuk dijadikan kerajinan tangan Pins harus mengerti bagaimana cara mengolahnya.
Pengolahan bisa dilakukan dengan cara membersihkan secara alami maupun menggunakan cairan kimia. Membersihkannya bertujuan untuk menghilangkan bau, kotoran hingga lapisan kulit yang mengganggu estetika dari kulit kerang itu sendiri.
Bagaimana Pins, cukup menarik bukan? Contoh dari limbah keras organik adalah sampah yang dibuang oleh masyarakat tanpa berpikir terlebih dahulu kegunaan selanjutnya. Bila Pins sudah mengetahuinya, tidak ada salahnya untuk lebih memperhatikan dan memilahnya. Namun, jika Pins tidak ingin menggunakannya, salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan atau lembaga yang bisa menangani.
Temukan beragam pilihan rumah, apartemen seperti Apartemen Padina Soho and Residence atau tanah seperti tanah di jual di Jember di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.
Kontributor: Salsa
Editor: Febrina
Mengenal Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik
Foto: Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik (Akhanf.blogspot.com)Melansir buku Studi Pengajaran Prakarya yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kerajinan bahan limbah keras organik adalah kerajinan yang dibuat dari produk sisa buangan industri (limbah) yang sifatnya padat, keras, tidak mudah untuk diubah dan diolah bentuknya.
Limbah ini bisa menjadi bahan yang sangat potensial untuk dijadikan bahan pembuatan kerajinan.
Apalagi dengan menggunakan bahan limbah, Moms bisa menghemat modal bahan karena harganya pasti lebih murah.
Tak hanya itu, setiap jenis limbah padat pasti memiliki keunikan estetika tersendiri.
Contohnya Moms bisa melihat keindahan kulit kerang yang cenderung sulit untuk diduplikasi atau ditiru.
Dengan berbekal kreativitas, bahan limbah keras organik yang sebelumnya tidak memiliki nilai jual bisa diubah menjadi aneka kerajinan yang unik, menarik, dan diminati banyak orang.
Namun, untuk memastikan kerajinan bahan limbah keras yang dibuat menjadi menarik, diperlukan suatu acuan atau prinsip tersendiri mengenai berbagai pertimbangan dalam merancang hingga membuatnya.
Salah satunya adalah menggunakan prinsip dasar pengolahan limbah, yakni 3R: reduce, reuse, dan recycle.
- Reduce berarti mengurangi penggunaan bahan yang bisa menghasilkan limbah.
- Reuse berarti sebisa mungkin menggunakan sesuatu yang dapat dipakai ulang atau dipakai kembali tanpa membuangnya dan mengubahnya menjadi limbah.
- Recycle berarti mendaur ulang limbah yang terpaksa dihasilkan dari proses produksi.
Kerajinan bahan limbah keras organik bisa sejalan dengan tiga prinsip ini.
Tags: kerajinan dari limbah keras organik