Kerajinan Cantik dari Limbah Keras Organik - Ide Kreatif untuk Menyulam dan DIY
Mengenal Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik
Foto: Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik (Akhanf.blogspot.com)Melansir buku Studi Pengajaran Prakarya yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kerajinan bahan limbah keras organik adalah kerajinan yang dibuat dari produk sisa buangan industri (limbah) yang sifatnya padat, keras, tidak mudah untuk diubah dan diolah bentuknya.
Limbah ini bisa menjadi bahan yang sangat potensial untuk dijadikan bahan pembuatan kerajinan.
Apalagi dengan menggunakan bahan limbah, Moms bisa menghemat modal bahan karena harganya pasti lebih murah.
Tak hanya itu, setiap jenis limbah padat pasti memiliki keunikan estetika tersendiri.
Contohnya Moms bisa melihat keindahan kulit kerang yang cenderung sulit untuk diduplikasi atau ditiru.
Dengan berbekal kreativitas, bahan limbah keras organik yang sebelumnya tidak memiliki nilai jual bisa diubah menjadi aneka kerajinan yang unik, menarik, dan diminati banyak orang.
Namun, untuk memastikan kerajinan bahan limbah keras yang dibuat menjadi menarik, diperlukan suatu acuan atau prinsip tersendiri mengenai berbagai pertimbangan dalam merancang hingga membuatnya.
Salah satunya adalah menggunakan prinsip dasar pengolahan limbah, yakni 3R: reduce, reuse, dan recycle.
- Reduce berarti mengurangi penggunaan bahan yang bisa menghasilkan limbah.
- Reuse berarti sebisa mungkin menggunakan sesuatu yang dapat dipakai ulang atau dipakai kembali tanpa membuangnya dan mengubahnya menjadi limbah.
- Recycle berarti mendaur ulang limbah yang terpaksa dihasilkan dari proses produksi.
Kerajinan bahan limbah keras organik bisa sejalan dengan tiga prinsip ini.
Teknik Pengolahan Limbah Keras
Hampir semua limbah keras organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk kerajinan. Hanya saja, diperlukan peralatan yang cukup kuat untuk membantu proses pengolahannya.
Demikian juga limbah keras anorganik turut membutuhkan suatu teknologi khusus untuk mengolahnya hingga dapat dimanfaatkan ulang, seperti teknologi pemanasan, pembakaran, dan penghancuran untuk memproses ulang limbah anorganik tersebut.
Meskipun begitu, tidak semua limbah keras dapat diolah kembali menjadi karya kerajinan karena keterbatasan alat dan teknologi.
Pada dasarnya pengolahan limbah masih berkaitan dengan prinsip 3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle. Di sisi lain, terdapat pula prinsip 5R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, dan Disposal.
1. Reduce
Prinsip reduce atau pengurangan dilakukan dengan cara mengurangi produksi limbah. Hal itu dapat dimulai dengan cara sederhana seperti dengan membawa kantung belanja sendiri.
2. Reuse
Prinsip reuse dilakukan dengan cara memanfaatkan kembali material yang aman untuk digunakan, salah satunya dengan cara membuat kerajinan tangan atau proses upcycle.
3. Recycle
Prinsip recycle dilakukan dengan cara mendaur ulang limbah, dilakukan dengan meleburkan, mencacah, hingga melelehkannya untuk dibentuk kembali menjadi produk baru yang dapat digunakan ulang.
4. Recovery
Selanjutnya, recovery dilakukan dengan cara menghasilkan energi atau material baru dari hasil proses sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang tersebut (residu).
5. Disposal/Pembuangan
Limbah produk sisa dari proses recovery yang umumnya berupa abu atau material sisa lainnya dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) untuk diolah dan diproses ulang agar tidak merusak lingkungan.
Limbah Pesisir Laut
Contoh limbah keras organik adalah kulit hewan laut keras, termasuk diantaranya sisik ikan, tulang ikan, kerang, hingga cangkang kepiting laut. Limbah bagian pesisir pantai ini memang menarik dan bisa dibuat kerajinan tangan juga lho! Namun, untuk dijadikan kerajinan tangan Pins harus mengerti bagaimana cara mengolahnya.
Pengolahan bisa dilakukan dengan cara membersihkan secara alami maupun menggunakan cairan kimia. Membersihkannya bertujuan untuk menghilangkan bau, kotoran hingga lapisan kulit yang mengganggu estetika dari kulit kerang itu sendiri.
Bagaimana Pins, cukup menarik bukan? Contoh dari limbah keras organik adalah sampah yang dibuang oleh masyarakat tanpa berpikir terlebih dahulu kegunaan selanjutnya. Bila Pins sudah mengetahuinya, tidak ada salahnya untuk lebih memperhatikan dan memilahnya. Namun, jika Pins tidak ingin menggunakannya, salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan atau lembaga yang bisa menangani.
Temukan beragam pilihan rumah, apartemen seperti Apartemen Padina Soho and Residence atau tanah seperti tanah di jual di Jember di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.
Kontributor: Salsa
Editor: Febrina
Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras
Produksi limbah yang terus meningkat setiap harinya menjadikan limbah menjadi salah satu sumber penyebab kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan proses yang dapat mengurangi produksi limbah sebagai sistem untuk menjaga lingkungan sekitar
Terdapat sebuah sistem dikenal dengan sebutan 3R (reuse, reduce, dan recycle) sebagai sistem untuk memanfaatkan limbah agar menjadi lebih berguna.
1. Reuse
Reuse dapat diartikan sebagai penggunaan kembali, artinya, limbah yang dihasilkan dipilih dan dipilah sehingga dapat memiliki manfaat lain. Sebagai contoh, pemanfaatan botol bekas untuk wadah minyak goreng, penggunaan kantong belanja yang dapat digunakan berulang kali, dan lain sebagainya.
2. Reduce
Reduce dapat diartikan dengan cara melakukan pengurangan penggunaan barang sekali pakai. Artinya, produksi limbah dapat ditekan dengan cara menggunakan barang yang dapat dilakukan berulang kali, seperti penggunaan baterai yang bisa diisi ulang.
3. Recycle
Recycle dapat diartikan sebagai pendauran limbah produksi menjadi barang yang berbeda. Sebagai contoh, mendaur ulang botol plastik menjadi sebuah keranjang.
7 Contoh Limbah Keras Organik yang Dapat Kamu Olah Kembali
Sampah organik merupakan sampah yang mudah terurai dengan sendirinya tanpa bantuan dari tangan manusia. Mayoritas berasal dari limbah pasar maupun pemukiman masyarakat, sampah organik dapat diolah kembali menjadi sampah yang berguna. Sampah organik pun terbagi atas dua jenis, yaitu sampah organik basah/ lunak dan kering/ keras. Apa Pins tahu apa saja contoh limbah keras organik dan mana limbah organik basah?
Untuk sampah organik basah tentu Pins sudah banyak mengetahui dari ciri khas tekstur yang ada. Seperti sayur mayur, sisa buah, hingga sisa makanan yang berasal dari rumah tangga. Semua sampah yang cenderung basah dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi dikategorikan sebagai sampah organik basah. Kotoran manusia dan hewan pun termasuk di dalamnya. Namun, untuk sampah kering, apa saja contoh limbah keras organik?
Dalam artikel di bawah ini, Pinhome akan menjabarkan lebih detail mengenai sampah yang merupakan limbah keras organik adalah sampah yang tingkat terurainya lebih lama dibandingkan limbah organik basah. Apa saja jenisnya? Simak yuk dalam ulasan di bawah ini!
Tags: kerajinan dari limbah keras organik