Kerajinan Cantik dari Limbah Rumah Tangga - Ide Kreatif untuk Menyulam dan DIY
Berbagai Kerajinan Unik dan Keren dari Botol Bekas
Untuk mengubah limbah botol bekas yang ada dimana-mana ini cukup bermodalkan kreatifitas tanpa batas, keuletan, dan ide kreatif.
Kemungkinan besar barang ciptaan sesimpel itu bisa berfungsi sebagai fasilitas yang berguna untuk kehidupan tiap hari.
Mendaur ulang bahan limbah ini secara tak langsung ikut aktif berperan dalam mengkampanye penyelamatan lingkungan dari limbah. Berikut ini beberapa ide kerajinan dari limbah yang bisa jadi input untuk Anda.
1. Wadah Pensil Unik
Ide kerajinan dari limbah yang pertama adalah bikin wadah pensil dari limbah botol plastik. Bentuk wadah pensil kekinian yang lucu dan imut di letakkan di meja belajar untuk memberi efek refreshing saat anak Anda merasa jenuh ketika belajar.
Cara membuat wadah lucu ini sangat simpel, namun bagi sebagian orang menganggap kalau kerajinan ini sulit dibuat dan memakai bahan yang sukar ditemukan.
Padahal wadah tersebut terbuat dari botol bekas dengan sedikit bumbu kreativitas yang menjadikan botol olahan ini tak ingin dibuang.
2. Hiasan Berbentuk Pinguin dari Botol Plastik
Ide kerajinan dari limbah yang kedua adalah bikin pinguin dari botol. Bila hiasan berbentuk imut ini di rumah Anda, pasti banyak orang yang tak menyangka kalau hiasan lucu itu dibuat dari limbah botol plastik. Jadi jika Anda memiliki botol bekas jangan cepat membuangnya.
Coba saja untuk membuat kreatifitas dari sampah botol ini, dengan cepat, mudah, dan tak kalah unik hingga bisa menjadi produk bernilai jual tinggi hanya mengandalkan alat sederhana.
Hasil barang keterampilan yang Anda buat selain dapat dipakai sendiri, bisa juga untuk hadiah teman maupun adik yang ingin Anda beri hiasan lucu ini. Kado imut ini pasti sangat berkesan, jadi hadiah yang berkesan tidak selalu yang mahal. Kerajinan ini dapat mewakilkan hal itu.
Prinsip 4R dalam Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Agar Tidak Mencemari Lingkungan
Setiap rumah tangga lazimnya menghasilkan sampah rumah tangga. Karena itu, anggota keluarga tidak boleh abai terhadap proses pengelolaan sampah agar tidak mencemari lingkungan. Bagaimanapun juga, sikap tak peduli terhadap perkara sampah berdampak buruk pada lingkungan hidup dalam jangka panjang.
Untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah, harus diadakan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, misalnya dari setiap keluarga yang tentunya membuang sampah rumah tangga mereka.
Maka dari itu, yang dapat dilakukan masyarakat untuk berperan serta dalam pengelolaan sampah adalah dengan menerapkan prinsip 4R: reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (daur ulang) dan replace (mengganti).
Selain prinsip 4R, memisahkan sampah organik dan anorganik merupakan hal yang penting. Cara ini apabila dapat diterapkan dengan baik dalam setiap rumah tangga, nantinya akan berdampak sangat besar bagi lingkungan.
Pertama, prinsip reduce (mengurangi) mempunyai arti bahwa bahwa masyarakat dapat berusaha lebih sedikit dalam menghasilkan sampah.
Kedua, prinsip reuse (menggunakan kembali suatu produk dengan tujuan yang sama), yaitu masyarakat dapat memakai kembali wadah-wadah bekas.
Ketiga, recycle adalah prinsip mendaur ulang sampah, misalnya dengan cara membuat pupuk kompos sampah organik, membuat kerajinan dari barang bekas, atau kreativitas lainnya agar sampah tidak terbuang sia-sia.
Terakhir, prinsip replace berarti mengganti bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan dengan bahan ramah lingkungan.
Sebagai misal, lebih mengutamakan keranjang dibandingkan tas kresek dan tidak menggunakan styrofoam karena kedua bahan tersebut tidak dapat terurai secara alami.
Jenis-Jenis Limbah Rumah Tangga
Sesuai pengertiannya, limbah domestik atau limbah rumah tangga adalah bahan/zat sisa yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Selama kegiatan masih berlangsung di tiap rumah, limbah padat, cair, dan gas dari aktivitas domestik akan selalu ada.
Dari bentuknya, limbah domestik bisa dibedakan menjadi setidaknya 3 jenis, meskipun 2 di antaranya menjadi yang paling umum. Mengutip laman Waste 4 Change dan sejumlah sumber lainnya, berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis limbah domestik:
1. Limbah domestik cair
Limbah domestik cair adalah cairan limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Apa saja contoh limbah domestik cair? Di dalamnya termasuk air bekas cucian pakaian, air bekas mandi (air sabun), kotoran manusia (air tinja), hingga sisa minyak goreng.
Banyak limbah cair domestik mengandung bahan-bahan kimia. Bahan tersebut ditemukan pada produk sabun mandi, deterjen, minyak goreng, dan lain sebagainya.
2. Limbah domestik padat
Limbah domestik padat adalah limbah dari kegiatan rumah tangga dalam bentuk padat. Apa saja limbah padat domestik?
Jenis limbah padat domestik ini bisa berupa sampah organik dan anorganik yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh limbah padat domestik yang paling mudah ditemukan adalah sisa makanan, bungkus bumbu, kantong plastik, kasur atau spring bed bekas pakai, pakaian bekas, hingga barang-barang elektronik yang sudah aus.
Apa itu limbah domestik organik? Sampah organik merupakan limbah rumah tangga dari bahan-bahan alami yang mudah terurai. Contohnya sisa makanan, bungkus makanan dari daun, hingga limbah manusia.
Apakah kayu termasuk limbah domestik? Kayu-kayu yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dapat dikategorikan sebagai limbah domestik padat jenis organik. Agar tak terbuang jadi sampah, kayu bisa diolah menjadi karya kerajinan atau barang pakai lainnya.
Adapun sampah anorganik domestik merupakan limbah domestik yang tidak mudah terurai begitu saja di dalam. Limbah ini akan menumpuk di pembuangan sampah jika tidak dilakukan pengelolaan. Contohnya yaitu sampah plastik, sisa barang elektronik, perabot rumah yang tidak terpakai, baterai bekas pakai, dan lain sebagainya.
Limbah Medis
(Waste4Change)
Salah satu limbah medis yang kini jumlahnya banyak sekali adalah masker. Wajar saja karena kondisi pandemi menuntut kita memakai masker saat ke luar rumah.
Masker merupakan limbah non-organik yang tidak dapat didaur ulang. Lantaran mengandung bakteri ataupun virus, kamu perlu menyemprotkan desinfektan pada masker sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Limbah medis yang lain seperti obat sisa juga tidak boleh dibuang begitu saja. Alih-alih membuangnya ke tempat sampah, sebaiknya obat-obatan sisa kamu buang di toilet agar terurai oleh bakteri.
Jangan lupa mengeluarkan obat-obatan dari wadah pembungkusnya lebih dulu. Selain itu, sampah medis juga bisa kamu serahkan ke puskesmas atau klinik terdekat untuk ditangani dengan benar di insinerator limbah medis. Tentunya, selain limbah medis, pengolahan limbah elektronik hasil rumah tangga juga perlu untuk diperhatikan pengolahannya.
Nah, itu dia berbagai cara mengatasi dan contoh limbah rumah tangga. Yuk, sehatkan kembali bumi dimulai dari mengelola sampah sendiri.
Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.
Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Bagi kamu yang ingin punya rumah bersih dan terawat, pesan jasa kebersihan dan pemeliharaan rumah via Aplikasi Pinhome sekarang juga.
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.<
Tags: kerajinan dari limbah rumah