... 10 Ide Kerajinan DIY Kreatif dari Limbah Rumah Tangga untuk Dihias dengan Rajutan

Kerajinan Cantik dari Limbah Rumah Tangga - Ide Kreatif untuk Menyulam dan DIY

Contoh Limbah Rumah Tangga dan Cara Mengelolanya

(Kompas)

Limbah rumah tangga yang satu ini mungkin terlihat sepele karena tidak akan terlihat jika dibuang bersama limbah lainnya. Hanya saja, membuang minyak jelantah sembarangan dapat menimbulkan bahaya besar bagi lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air.

Mungkin minyak jelantah yang kamu buang memang tidak seberapa. Namun, tahukah kamu bahwa volume minyak jelantah di Indonesia bisa mencapai 1,1 juta ton per tahun?

Bayangkan jika minyak jelantah sebanyak ini dibuang begitu saja hingga mencemari tanah dan perairan kita. Maka dari itu, mengelola minyak jelantah dengan baik mengurangi kontribusi pencemaran lingkungan.

Cara mengelola minyak jelantah pun mudah. Alih-alih membuangnya ke wastafel, kumpulkan minyak di dalam botol. Bila sudah banyak, salurkan ke pengepul minyak jelantah, seperti platform Beli Jelantah yang nantinya dimanfaatkan jadi biodiesel.

45 Ide Kerajinan Tangan dari Bahan Limbah Organik: Membuat Karya Seni Sambil Berperan dalam Pelestarian Lingkungan

Siapa bilang sampah selalu berarti sesuatu yang harus dibuang begitu saja? Dalam era kesadaran lingkungan yang semakin meningkat, penting untuk mencari cara kreatif untuk mengubah limbah menjadi barang yang bernilai. Apakah kamu tahu bahwa bahan limbah organik di sekitar kita bisa menjadi bahan mentah yang sempurna untuk membuat kerajinan tangan yang indah dan berguna?

1. Pot Bunga dari Botol Bekas: Ubah botol plastik bekas menjadi pot bunga yang menawan. Warnai dan hiaslah botol tersebut seindah mungkin untuk menghidupkan suasana ruangan.

2. Sarung Bantal dari Kain T-Shirt Lama: Kenapa harus membuang kain T-shirtmu yang lama dan tidak terpakai? Ciptakan sarung bantal yang nyaman dengan menggunakannya.

3. Lampu Hias dari Kerang Bekas: Ambil kerang-kerang bekas yang kamu kumpulkan dari pantai dan gunakan sebagai hiasan lampu unik dengan menyusunnya secara estetis.

4. Rak dari Koran Bekas: Koran yang kini tidak terbaca bisa kamu manfaatkan untuk membuat rak. Tidak hanya berfungsi untuk menyimpan barang-barangmu, rak ini juga memberikan sentuhan vintage yang menarik.

5. Tempat Tisu dari Botol Plastik: Jangan buang botol plastikmu begitu saja. Kamu bisa membuat tempat tisu yang praktis dan ramah lingkungan dengan bahan limbah ini.

6. Gantungan Kunci dari Kepingan CD: CD yang sudah tidak digunakan bisa menjadi gantungan kunci yang unik dan cemerlang. Cat dan dekorasi dengan glitter untuk menciptakan aksesori yang mencolok.

7. Topi dari Kertas Majalah Bekas: Kertas majalah yang sudah tidak dibaca bisa kamu lipat dan rangkai menjadi topi kertas yang keren untuk digunakan dalam tema pesta.

8. Kerajinan Dinding dari Daun Kering: Kumpulkan daun-daun kering yang jatuh di halamanmu dan buatlah kerajinan dinding menawan. Tempelkan daun-daun tersebut pada kain atau kanvas dan jadikan sebagai dekorasi sempurna di rumah.

Jenis-Jenis Limbah Rumah Tangga

Sesuai pengertiannya, limbah domestik atau limbah rumah tangga adalah bahan/zat sisa yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Selama kegiatan masih berlangsung di tiap rumah, limbah padat, cair, dan gas dari aktivitas domestik akan selalu ada.

Dari bentuknya, limbah domestik bisa dibedakan menjadi setidaknya 3 jenis, meskipun 2 di antaranya menjadi yang paling umum. Mengutip laman Waste 4 Change dan sejumlah sumber lainnya, berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis limbah domestik:

1. Limbah domestik cair

Limbah domestik cair adalah cairan limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Apa saja contoh limbah domestik cair? Di dalamnya termasuk air bekas cucian pakaian, air bekas mandi (air sabun), kotoran manusia (air tinja), hingga sisa minyak goreng.

Banyak limbah cair domestik mengandung bahan-bahan kimia. Bahan tersebut ditemukan pada produk sabun mandi, deterjen, minyak goreng, dan lain sebagainya.

2. Limbah domestik padat

Limbah domestik padat adalah limbah dari kegiatan rumah tangga dalam bentuk padat. Apa saja limbah padat domestik?

Jenis limbah padat domestik ini bisa berupa sampah organik dan anorganik yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh limbah padat domestik yang paling mudah ditemukan adalah sisa makanan, bungkus bumbu, kantong plastik, kasur atau spring bed bekas pakai, pakaian bekas, hingga barang-barang elektronik yang sudah aus.

Apa itu limbah domestik organik? Sampah organik merupakan limbah rumah tangga dari bahan-bahan alami yang mudah terurai. Contohnya sisa makanan, bungkus makanan dari daun, hingga limbah manusia.

Apakah kayu termasuk limbah domestik? Kayu-kayu yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dapat dikategorikan sebagai limbah domestik padat jenis organik. Agar tak terbuang jadi sampah, kayu bisa diolah menjadi karya kerajinan atau barang pakai lainnya.

Adapun sampah anorganik domestik merupakan limbah domestik yang tidak mudah terurai begitu saja di dalam. Limbah ini akan menumpuk di pembuangan sampah jika tidak dilakukan pengelolaan. Contohnya yaitu sampah plastik, sisa barang elektronik, perabot rumah yang tidak terpakai, baterai bekas pakai, dan lain sebagainya.

Pemanfaatan Sampah Organik

Jenis sampah organik yang dihasilkan oleh rumah tangga adalah sampah dapur berupa sisa sayuran, sisa makanan dan sampah guguran dedaunan pada pohon sekitar rumah.

Sampah dapur bisa dimanfaatkan kembali sebagai pupuk kompos. Cara pembuatan pupuk kompos tidak sulit, yaitu dengan cara mengumpulkan sampah organik, kemudian ditumpuk dalam suatu lubang di pekarangan dengan tujuan pembusukan.

Pembusukan ini menggunakan unsur alami, antara lain nitrogen, kalium dan fosfor. Pupuk kompos yang sudah layak pakai berguna untuk membantu menyuburkan tanaman.

Sampah ranting dan dedaunan juga dapat digunakan sebagai briket, yaitu bahan bakar pengganti minyak tanah.

Pembuatan briket dimulai dengan cara membakar bahan baku, berupa sampah organik sehingga menjadi arang.

Arang ini kemudian ditumbuk dan direkatkan dengan lem alami (daun talas, lem aci) serta dijemur selama 2-3 hari. Dalam jangka panjang, briket dapat mengatasi krisis energi bahan bakar yang saat ini marak terjadi.


Tags: kerajinan dari limbah rumah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia