Kerajinan Cantik dari Limbah Rumah Tangga - Ide Kreatif untuk Menyulam dan DIY
Contoh Limbah Rumah Tangga dan Cara Mengelolanya
(Kompas)
Limbah rumah tangga yang satu ini mungkin terlihat sepele karena tidak akan terlihat jika dibuang bersama limbah lainnya. Hanya saja, membuang minyak jelantah sembarangan dapat menimbulkan bahaya besar bagi lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air.
Mungkin minyak jelantah yang kamu buang memang tidak seberapa. Namun, tahukah kamu bahwa volume minyak jelantah di Indonesia bisa mencapai 1,1 juta ton per tahun?
Bayangkan jika minyak jelantah sebanyak ini dibuang begitu saja hingga mencemari tanah dan perairan kita. Maka dari itu, mengelola minyak jelantah dengan baik mengurangi kontribusi pencemaran lingkungan.
Cara mengelola minyak jelantah pun mudah. Alih-alih membuangnya ke wastafel, kumpulkan minyak di dalam botol. Bila sudah banyak, salurkan ke pengepul minyak jelantah, seperti platform Beli Jelantah yang nantinya dimanfaatkan jadi biodiesel.
Daftar Contoh Limbah Domestik, Jenis, dan Dampaknya
Berikut daftar 25 contoh limbah domestik, jenis-jenis limbah rumah tangga, dan penjelasan tentang dampaknya terhadap lingkungan.
tirto.id - Contoh limbah domestik mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai limbah domestik ada hang jenisnya padat dan cair.
Limbah domestik adalah limbah yang berasal dari aktivitas rumah tangga di permukiman warga. Meski limbah domestik di setiap rumah tangga terlihat sedikit, jumlahnya cukup signifikan jika mencakup seluruh opermukiman.
Apa saja contoh limbah domestik? Berbagai sisa aktivitas mandi, mencuci pakaian, hingga buang air (tinja) merupakan contoh limbah rumah tangga yang paling mudah ditemukan.
Lebih luas dari itu, kegiatan rumah tangga juga mempergunakan berbagai barang untuk memenuhi kebutuhan. Dari urusan makan, misalnya, seseorang mungkin akan melakukan proses memasak yang menghasilkan berbagai contoh limbah rumah tangga.
Contoh limbah domestik padat yang terproduksi dari kegiatan memasak di rumah adalah bungkus bumbu, minyak goreng bekas, sisa makanan, asap dapur, dan lain sebagainya.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Agar Tidak Mencemari Lingkungan
Berikut ini tata cara pengelolaan sampah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
tirto.id - Sampah merupakan bagian tidak bisa dipisahkan dari peradaban manusia, mulai dari sampah plastik, limbah rumah tangga, sampai dengan limbah industri. Perkara sampah ini, apabila tidak dikelola dengan baik, akan berdampak pada pencemaran lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga permasalahan sosial ekonomi. Berikut ini tata cara pengelolaan sampah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Sampah pada dasarnya merupakan sisa bahan yang terbuang atau sengaja dibuang dari hasil aktivitas manusia atau proses alam. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah (PDF), yang dimaksud sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam.
Dari jenisnya, sampah dibedakan menjadi dua, yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
Sampah organik adalah sampah yang bisa membusuk dan terurai oleh lingkungan, misalnya sampah makanan dan dedaunan. Sementara itu, sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa terurai, contohnya sampah plastik dan kaleng bekas.
Kemudian, berdasarkan bentuknya, sampah dibagi menjadi dua juga: sampah padat dan cair.
Sampah padat merupakan material yang dibuang manusia, seperti plastik bekas, pecahan gelas dan kaleng bekas.
Sementara itu, sampah cair merupakan bahan cair yang tidak dibutuhkan lagi dari aktivitas manusia, seperti cairan dari toilet, sampah cair dapur, hingga cairan dari tempat cucian.
Jenis-Jenis Limbah Rumah Tangga
Sesuai pengertiannya, limbah domestik atau limbah rumah tangga adalah bahan/zat sisa yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Selama kegiatan masih berlangsung di tiap rumah, limbah padat, cair, dan gas dari aktivitas domestik akan selalu ada.
Dari bentuknya, limbah domestik bisa dibedakan menjadi setidaknya 3 jenis, meskipun 2 di antaranya menjadi yang paling umum. Mengutip laman Waste 4 Change dan sejumlah sumber lainnya, berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis limbah domestik:
1. Limbah domestik cair
Limbah domestik cair adalah cairan limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Apa saja contoh limbah domestik cair? Di dalamnya termasuk air bekas cucian pakaian, air bekas mandi (air sabun), kotoran manusia (air tinja), hingga sisa minyak goreng.
Banyak limbah cair domestik mengandung bahan-bahan kimia. Bahan tersebut ditemukan pada produk sabun mandi, deterjen, minyak goreng, dan lain sebagainya.
2. Limbah domestik padat
Limbah domestik padat adalah limbah dari kegiatan rumah tangga dalam bentuk padat. Apa saja limbah padat domestik?
Jenis limbah padat domestik ini bisa berupa sampah organik dan anorganik yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh limbah padat domestik yang paling mudah ditemukan adalah sisa makanan, bungkus bumbu, kantong plastik, kasur atau spring bed bekas pakai, pakaian bekas, hingga barang-barang elektronik yang sudah aus.
Apa itu limbah domestik organik? Sampah organik merupakan limbah rumah tangga dari bahan-bahan alami yang mudah terurai. Contohnya sisa makanan, bungkus makanan dari daun, hingga limbah manusia.
Apakah kayu termasuk limbah domestik? Kayu-kayu yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dapat dikategorikan sebagai limbah domestik padat jenis organik. Agar tak terbuang jadi sampah, kayu bisa diolah menjadi karya kerajinan atau barang pakai lainnya.
Adapun sampah anorganik domestik merupakan limbah domestik yang tidak mudah terurai begitu saja di dalam. Limbah ini akan menumpuk di pembuangan sampah jika tidak dilakukan pengelolaan. Contohnya yaitu sampah plastik, sisa barang elektronik, perabot rumah yang tidak terpakai, baterai bekas pakai, dan lain sebagainya.
Limbah Medis
(Waste4Change)
Salah satu limbah medis yang kini jumlahnya banyak sekali adalah masker. Wajar saja karena kondisi pandemi menuntut kita memakai masker saat ke luar rumah.
Masker merupakan limbah non-organik yang tidak dapat didaur ulang. Lantaran mengandung bakteri ataupun virus, kamu perlu menyemprotkan desinfektan pada masker sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Limbah medis yang lain seperti obat sisa juga tidak boleh dibuang begitu saja. Alih-alih membuangnya ke tempat sampah, sebaiknya obat-obatan sisa kamu buang di toilet agar terurai oleh bakteri.
Jangan lupa mengeluarkan obat-obatan dari wadah pembungkusnya lebih dulu. Selain itu, sampah medis juga bisa kamu serahkan ke puskesmas atau klinik terdekat untuk ditangani dengan benar di insinerator limbah medis. Tentunya, selain limbah medis, pengolahan limbah elektronik hasil rumah tangga juga perlu untuk diperhatikan pengolahannya.
Nah, itu dia berbagai cara mengatasi dan contoh limbah rumah tangga. Yuk, sehatkan kembali bumi dimulai dari mengelola sampah sendiri.
Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.
Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Bagi kamu yang ingin punya rumah bersih dan terawat, pesan jasa kebersihan dan pemeliharaan rumah via Aplikasi Pinhome sekarang juga.
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.<
Tags: kerajinan dari limbah rumah